Apa Itu Menikah

Apa Itu Menikah
12 - Pertemuan Keluarga


__ADS_3

Saat Sara sampai di rumah, ia sudah di suguhi aroma makanan yang sangat mengguncang perut. Ia berjalan menghampiri sang ibu yang tampak sibuk.


Melihat putri nya kembali, Bu Yessi tersenyum dan menghampiri sara. "sudah pulang sayang."Ucap Bu Yessi.


"Mama sibuk dari pagi sampai sekarang?."Tanya Sara saat ia melihat jam sudah memasuki jam sore.


"Iya dong sayang, kita akan bertemu dengan calon suami mu, Mama ingin semua nya berjalan baik baik saja."Kata Bu Yessi..


Mendengar hal itu, Hati Sara merasa sangat sedih karena membiarkan sang Ibu bekerja begitu sibuk sendiri.


"Maaf ya Ma, sara ga bantu Mama."Ucap Sara.


"Engak apa apa, kan ada Bibi, kamu sebaiknya masuk ke kamar dan segera bersiap." Balas abu Yessi.


"Mama mau kerjakan apa lagi, biar Sara bantu dulu."


"Udah, Mama sudah selesai, pergi lah masuk ke kamar." mendengar hal itu sara pun mengangguk dengan senyuman, lalu berjalan masuk ke dalam kamar.


Perlahan ia menaiki anak tangga, sembari melihat ke arah ibu nya yang masih terjangkau dari sudut mata nya. Keantusisan sang ibu membuat Sara merasa semakin bulat untuk di nikah oleh laki laki itu.

__ADS_1


•••


Saat Sara tengah duduk di depan cermin, meratapi nasib nya yang begitu menyedihkan. dengan mata yang sayu melihat diri sendiri, memikirkan seperti apa kelanjutan hidup nanti.


Tiba tiba sebuah ketukan pintu membuat menoleh ke arah pintu kamar dimana Disana sang ibu sedang berdiri tersenyum karena melihat putri nya tampak anggun dengan dress yang ia siapkan untuk makan malam hari ini.


"Mama."


"Cantik sekali kamu sayang." Puji Bu Yessi. berjalan melangkah menghampiri Putri nya dan berdiri di belakang nya.


Melalui pantulan kaca Sara tersenyum membalas ibu nya.


"Calon suami kamu pasti terpesona melihat kecantikan kamu."Ucap Bu Yessi lagi. dengan lembut ia mengusap rambut putri nya.


Sebentar lagi mereka datang, turun yuk!." Ajak Bu Yessi.


"Iya Ma." balas Sara.


Wanita itu lekas berdiri dari duduk nya, bersama berjalan keluar dari kamar dengan ibu nya.

__ADS_1


Saat ia baru saja menuruni anak tangga. terdengar suara pagar rumah yang di buka. Bu Yessi dan Sara saling melihat, tentu mereka satu pikiran kalau keluarga Julian sudah datang.


"Mereka pasti sudah datang."Ujar Bu Yessi.


dengan segera ia mengajak putri nya untuk turun menemui keluarga Julian.


Sara berdiri di belakang kedua orang tua nya, menyambut kedatangan tamu. Sara tampak sayu, namun ia masih menyelipkan senyuman di bibir nya untuk menyambut kedatangan tamu.


Tampak Pak Adam dan Julian turun dari mobil lalu menghampiri keluarga Sara.


Melihat Julian Sara merasa wajah nya sangat tidak asing, Ia pun mencoba mengingat apa kah ia pernah mengenal Julian sebelum nya.


"Selamat malam Ton, Mbak Yessi." Sapa Pak Adam bersalamanan dengan sahabat nya.


Malam itu Julian tampak gagah dan tenang, ia melihat Sara yang juga melihat nya. kedua nya sudah bisa saling melihat kalau kedua nya lah yang akan di jodohkan.


"Julian Ini sara anak Paman Toni dan Bibi Yessi." Ucap Pak Adam.


"Julian." Julian mengulurkan tangan nya pada Sara, sara dengan ragu dan perlahan membalas sapaan Julian. menyambut tangan Julian yang di ulurkan untuk berkenalan.

__ADS_1


"Sara."


Bu Yessi dan Pak Toni tersenyum melihat kedua nya saling berkenalan, begitu pun Pak Adam.


__ADS_2