Apa Itu Menikah

Apa Itu Menikah
07 - Kecelakaan


__ADS_3

Keesokan hari nya.


Pak Toni pun di izinkan pulang oleh Rumah sakit, karena sebenarnya ia sendiri tidak sakit sama sekali, semua sudah ia rencana kan untuk mendapatkan rasa iba dari putri nya, agar mau menerima perjodohan yang sudah ia rencana kan dengan sahabat nya.


terlalu lama di rumah sakit ia pun merasa jenuh dan bosan karena tidak bisa melakukan apa pun. Pak Toni pun hari itu pulang bersama sang istri tanpa di temani Sara yang memang ada di rumah menunggu sang ayah kembali.


Saat baru memasuki rumah, Pak Toni sudah di sambut dengan aroma kue yang sangat harum. Sara berjalan menghampiri ayah nya.


"Aroma apa ini?, Papa jadi lapar." Ucap Pak Toni.


Sara tersenyum lalu membawa sang ayah masuk. "Ini, Kue kesukaan Papa, Sara yang buatkan."Ucap Sara.


"Kamu memang Anak yang baik, Papa yakin, Kalau kamu sudah menikah, Suami kamu pasti akan sangat menyayangi kamu, Karena Kamu sangat pandai memasak."Ucap Pak Toni.


Walau tidak senang dengan ucapan sang ayah yang menyinggung perihal pernikahan nya nanti, Sara tetap tersenyum lebar untuk tidak mengacaukan suasana hari itu.


"Sara ada kuliah hari Ini Pa, Ma, Gak apa apa ya, Sara tinggal."Kata Sara.


"Tidak apa apa sayang, Kamu naik mobil kan berangkat nya?." Ucap Bu Yessi.


"Naik motor aja Ma, Soal nya Sara udah telat banget."Ucap Sara.


"Ya sudah, hati hati sayang." Bu Yessi mengusap rambut putri nya.

__ADS_1


Sara pun segera bersalaman dengan ayah dan ibu nya dan berangkat ke kampus dengan mengendarai motor.


•••


Di jalan, pikiran sara benar benar tidak konsen sama sekali, ia seharian terus memikirkan tentang pernikahan, Apa itu pernikahan?, seperti apa nanti setelah ia menikah?, bagaimana ia bereaksi pada orang yang baru ia kenal dan lansung menjadi suami nya. Pikiran tentang bagaimana kelanjutan hidup nya setelah ini membuat ia tidak konsen berkendara, hingga.


Bluk


Sara menabrak sebuah mobil yang ada di depan nya, membuat Ia terjatuh di jalanan. sara saat itu kesakitan karena terjatuh, pemilik mobil yang mengetahui Seseorang sudah menabrak nya segera turun dari mobil untuk memeriksa, Beberapa pengendara lain nya pun turut menolong Sara untuk berdiri.


"Kamu baik baik saja?."Tanya orang itu.


"Sara." Ucap nya lagi setelah ia tahu siapa yang menabrak mobil nya.


"Bagas."


"Kamu baik baik saja?, Ayo aku bawa kamu ke rumah sakit."Ajak Bagas.


"Tidak, Aku baik baik saja."Balas Sara.


"Benarkah?, kamu tidak terlihat seperti itu." Ucap Bagas lagi.


Setelah mengatakan hal itu, Sara pun jatuh pingsan. Bagas segera meminta seseorang untuk membawa Nya ke mobil dan membawa nya ke rumah sakit.

__ADS_1


Saat Sara terbangun, ia sudah berada di rumah sakit, dan tampak Bagas duduk di samping nya melihat wanita itu.


"Kamu sudah sadar, Syukur lah."Ucap Bagas.


"Aku dimana?."


"Kamu pingsan setelah kamu mengatakan kamu Baik baik saja, jadi aku membawa mu ke rumah sakit, apa ada yang sakit?."Tanya Bagas.


"Sedikit pegal saja."Ucap Sara.


"Aku tidak tahu harus menghubungi siapa, ponsel mu juga rusak mungkin habis terjatuh tadi."Ucap Bagas lagi.


"Tidak usah menghubungi siapa pun, aku baik baik saja. Papa ku sedang sakit, aku tidak ingin menjadi beban pikiran."Kata Sara.


Bagas tersenyum kagum melihat sosok wanita di depan nya.


"Seperti nya masalah kemarin belum kamu selesaikan ya, makanya Kamu sampai menabrak mobil ku."Ucap Bagas.


Perkataan Bagas seketika membuat Sara teringat ia sudah melakukan kesalahan.


"Aku minta maaf karena sudah menabrak mobil mu, aku akan menganti nya. maafkan aku."Ucap Sara.


"Tidak usah di pikirkan, pulihkan dulu tubuh mu."Ucap Bagas.

__ADS_1


"Motor mu juga ada di bengkel, Nanti kita kesana kalau kamu sudah keluar dari rumah sakit."Tutur Bagas.


__ADS_2