Apa Itu Menikah

Apa Itu Menikah
04 - Sandiwara


__ADS_3

"Baik lah Pa, Sara mau di nikahkan dengan Anak Om Adam."Ucap Sara.


Perkataan yang sangat sulit untuk ia utarakan saat itu, namun harus ia ucapkan walau berat. Sara Menundukkan kepala nya tak berani menatap sang Ayah.


Pak Toni yang saat itu mendengar jawaban sang putri nya begitu tidak percaya.


"Kamu benar mau nak?." Tanya Pak Toni lagi. Sara mengangguk dengan Ragu.


"Sara lakukan ini karena Papa menginginkan nya, Asal Papa Bahagia dan sehat untuk Sara dan Mama." ucap Sara.


senyum pak Toni lebar. Ia membuka tangan nya untuk memeluk sang putri. Sara pun tersenyum dan memeluk sang ayah pada saat itu.


Sara lebih takut kehilangan ayah nya dan tidak bisa membuat ayah nya bahagia karena ia tidak mau menikah dengan laki laki pilihan ayah nya. Bu Yessi tersenyum bahagia kala mendengar jawaban putri mereka.

__ADS_1


Setelah berkata, Sara pun harus pamit pulang untuk Mengganti pakaian nya yang sejak semalam belum ia ganti.


Saat Sara pamit pulang, Bu Yessi menghampiri ayah nya.


"Pa, Papa apa tidak kasihan dengan Sara anak kita, Dia pasti sangat sedih karena harus menerima perjodohan ini, dia anak yang baik pa, dia menerima ini pasti karena kondisi Papa."Ucap Bu Yessi.


"Ma, Papa lakukan ini juga untuk yang terbaik untuk anak kita, biarlah dia punya suami yang baik dan mapan. setahu Papa anak nya Adam itu baik."Ucap Pak Toni.


"Iya, Kita belum kenal sekali sama anak nya, ketemu terakhir juga sudah lama, Kalau Pak Adam memang baik, anak nya belum tentu."Bu Yessi sedikit khawatir ketika suami nya kekeh menjodohkan Putri semata wayang mereka dengan Laki laki yang bahkan tidak tahu seperti apa sifat asli nya.


Di tengah pembicaraan Pak Adam datang untuk menjenguk sahabat nya yang di dengar dari Pembantu rumah tangga pak Toni kalau berada di rumah sakit.


Saat pintu terbuka, Pak Toni tersenyum menyambut kedatangan Sahabat nya.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan mu Ton, kenapa kau bisa sampai masuk rumah sakit?, Aku lansung datang kesini saat aku dengar kabar dari rumah kalau Kamu masuk rumah sakit." Tanya Pak adam begitu khawatir saat mendengar kabar tentang Sahabat nya yang harus di rawat di rumah sakit.


Namun reaksi sahabat nya membuat ia bingung. karena Pak Toni tertawa Setelah pertanyaan itu di tanyakan.


"Aku baik baik saja Dam, Ini hanya sebagian dari Strategi saja agar putri ku mau menikah dengan Putra mu." Tutur Pak Toni.


Pak Adam menghela nafas lega dan mengelengkan kepala nya setelah mendengar penuturan sahabat nya.


"Kau sangat nekad Ton, Kau pakai alasan sakit untuk membujuk putri mu."Ucap Pak Adam.


"Mau bagaimana lagi, tapi sekarang dia sudah mau."Ucap Pak Toni.


"Benarkah?."

__ADS_1


"Kalau begitu kita akan segera berbesanan, anak ku Julian juga sudah menerima perjodohan ini, Tinggal kita atur waktu saja."Balas Pak Adam begitu antusias


"Besok sudah keluar. aku juga tidak mau berlama lama disini, Rasa nya jadi akan sakit beneran."Ucap Pak Toni di sambut gelak tawa pak Adam dan Bu Yessi.


__ADS_2