Apa yang Aku Lihat?

Apa yang Aku Lihat?
5


__ADS_3

Sesampainya di rumah, aku lekas mandi kemudian sholat ashar. Selesai mandi dan sholat, ku lirik meja makan rasanya lapar seketika.


Ku ambil piring lalu makan di meja makan sambil lihatin adek main.


Selesai makan, ku cuci piring nya. Lalu ku gendong sebentar adek ku yang masih lucu ini.


Ku ajak main ke kamar sambil memegang boneka.


Sambil menunggu Maghrib ku nyalakan tivi di depan kamar yang merupakan ruang keluarga.


Ku tekan tombol ke chanel yang menayangkan kartun kotak bernama Spongebob Squarepants.


Aku nonton bersama adikku.


Dia pun tertawa melihat film Spongebob.


Adzan Maghrib pun berkumandang. Aku bergegas berwudhu lalu sholat.


Ku berikan adikku pada mama. Aku langsung bersiap untuk berangkat mengaji.


Kalau lama, takut nanti di tinggalin. Hehehehe.


Repot kalo jalan sendirian melewati kebon yang gelap itu.


Ku tunggu kakak ku siap, sambil melihat keluar barang kali teman teman ku mulai lewat.


Dari kejauhan ku lihat suara berisik temanku.


"Kaakkk, ayooo. udah pada ngumpul tuh". Lama sekali dia, biasanya juga buru-buru.


"Iyaa bawel. Ma, pa ngaji dulu yaa assalamualaikum".


Aku pun juga salaman pada orang tua ku.

__ADS_1


"Waalaikumsalam, hati hati janga bercanda di jalan". titah orang tua ku.


Tau aja kalo anaknya suka pada bercanda yang berujung pertikaian, hihihi.


Kami semua berangkat setelah semuanya berkumpul.


Kami berangkat sambil ngobrol dan bercanda canda.


Melewati kebon yang gelap tak ada rasa takut kami karena jalan nya ramai-ramai.


Tapi kalo hanya berdua, apalagi sendirian...


duuuhhhh jangan harap kami bisa sesantai ini. hahaha


Sebentar lagi sampai di rumah bibi. Aku memanggilnya bibi, karena masih ada hubungan saudara. Mama ku bilang panggil nya bibi. Gitu.


Sampai lah kami di tempat menimba ilmu agama selain di rumah.


"Waalaikumsalam, ayo ayo masuk neng". jawab bibi.


Di sini memang hanya perempuan yang mengaji dengan beliau. Tidak ada anak lelaki nya.


Sebelum mulai mengaji, kami berbagi tugas untuk menyiapkan tempat kami mengaji.


Yang sudah besar ada yang menyapu, setelah itu ada yang pel lantai.


Tugasku dan teman teman, menggelar karpet di teras depan rumah bibi. Kami akan mengaji di sana.


Setelah menggelar karpet, di susunlah lekar atau meja untuk membaca Al Qur'an atau iqro bagi yang masih kecil.


Bibi memulai pengajian nya.


Dengan mengucapkan Bissmillah, kemudian di susul alfatihah untuk keluarga yang sudah tiada, kem--udian doa doa lain.

__ADS_1


Setelah itu barulah kami membaca Al-Qur'an satu per satu.


"Shadaqallahul 'adziim". Ucap bibi untuk menutup pengajian malam ini.


Sekitar pukul setengah sembilan malam kami selesai mengaji.


Selepas ngaji tentu nya pekerjaan rumah dari Bu guru sudah menanti di meja belajar, huuuhhh semangat.


Satu per satu kami salaman dengan bibi untuk pulang.


Bagian pulang mengaji inilah yang paling membuat ku kesal.


Karena biasa nya, di saat mulai melewati kebon ini kakak ku dan teman nya dengan sengaja berlari meninggalkan aku dan temanku yang masih kecil.


Kesal sekali, mereka semua menyebalkan.


"Satu,, dua,, tiga. Ciaaaaahhh". Benar dugaan ku mereka lari meninggalkan kami. Kami pun ikut berlari mengejar mereka.


buuuugghhh...


Tiba-tiba mereka ngerem mendadak.


Tentu aku dan teman teman yang sudah berlari kencang menabrak mereka, jatuhlah kita semua.


"Isshh apaan sih kak berenti mendadak gitu. Sakit tau gak". aku ngedumel sama kakakku.


Sakit tau....


"Eh,, itu karung pepaya kan yak?". ucap kak Imah sambil menunjuk ke kebon yang ada di sebelah kanan kami, atau yang berada di sebelah rumah ku.


Kami semua melihat ke arah yang di tunjuk kak Imah.


Tapi,, kemudiaannn.....

__ADS_1


__ADS_2