ARETRA

ARETRA
Bab 13 •| Reza berulah


__ADS_3

Selesai makan baso Ahdian mengantarkan Aretra pulang, pada saat di depan gerbang terlihat Reza yang baru keluar dari rumah Aretra.


"loh zaa?"kata Aretra kaget.


"Raaa aku nyari kamu loh, kamu udah janji buat pergi siang ini tapi kamu malah gak ada dirumah"balas Reza.


"Maaf zaa aku lupa bilang ke kamu, tadi siang aku ngerjain tugas kelompok sama Ahdi ini aja baru pulang kok" kata Aretra.


"Oh jadi kamu lebih milih jalan sama cowo yang udah buat kamu kecelakaan, dibanding aku pacar kamu gitu"balas Reza kesal.


"Gak gitu, tunggu apa? maksud kamu Ahdian yang buat ku kecelakaan?"kata Aretra bertanya-tanya.


"Rezaa lu jangan ungkit masalah lama yah, itu juga salah lu nuduh sembarang"kesal Ahdian.


"Kalo kenyataannya memang begitu lu harus nya sadar lu itu penjahat"balas Reza.


Reza dan Ahdian berdebat disana sedangkan mereka tidak menyadari, keadaan Aretra saat mengetahui itu semua.


Kepala Aretra mulai sakit dan dia terlalu memikirkan semua itu, yang membuat tubuhnya menjadi lemas dan akhirnya pingsan.


Untungnya Bunda Aretra datang melihat keributan juga melihat Aretra tergeletak di depan pagar, Bunda langsung menghentikan perdebatan mereka dan menyuruh mereka membawa Aretra ke kamar.


"Ada apa ini ribut-ribut? Ya alloh Aretra nak" tanya Bunda Aretra kaget.


"nak sadar nak, sudah cukup perdebatan kalian, cepat bantu bunda bawa Aretra ke kamar cepat"sambung teriak teriak.


"Aretra!!!"teriak mereka berdua.


Tanpa berpikir lama, Ahdian langsung mengangkat Aretra ke kamar nya dan menelpon dokter agar segera ke rumah untuk memeriksa Aretra.


"bundaa tolong buat kan Air hangat untuk Aretra, biar Ahdi yang menelpon dokter"kata Ahdian.


"iyaa-iyaa" balas bunda.


Sedangkan Rezaa dia tidak tau harus apa dia bingung, dia merasa bersalah dan mencoba duduk di samping Aretra akan tetapi dihalangi oleh Ahdian.


"Lu sebaiknya gk usah deketin dia gara gara lu, Aretra berpikir keras" kata Ahdian.


Reza hanya bisa berdoa semoga Aretra baik-baik saja, dia merasa bersalah membuat Aretra pingsan karena berpikir keras.


Tak lama dokter pun datang, dokter memeriksa keadaan Aretra dan dokter mengatakan bahwa Aretra berpikir terlalu keras untuk mengingat suatu hal yang membuat kepala nya sakit,


akan tetapi ada hal yang baik yaitu kemungkinan sedikit demi sedikit ingatan Aretra akan kembali pulih,


meski begitu dokter menyarankan agar tidak memaksa Aretra untuk mengingat hal yang dia lupakan kalo tidak kesehatannya bisa memburuk.


Maka dari itu jangan biarkan dia terlalu mengeluarkan tenaga, juga berpikir kerasa, suruh dia meminum obatnya secara teratur agar tidak terjadi sakit kepala,


setelah memeriksa keadaan Aretra dokter pun pergi diikuti oleh Reza dan Ahdian dia tetap dikamar Aretra menunggu Aretra sadar.


Bunda melihat keadaan dikamar ternyata masih ada Ahdian yang menjaga disana, Bunda pun bertanya kepada Ahdian tentang hal yang pernah membuat Aretra kecelakaan.


"nak Ahdian masih disini, apakah kamu tau kejadian sebelum Aretra kehilangan ingatannya, setau bunda kalian sangat dekat dulu" tanya Bunda.


"tau Bunda Ahdian gak tau itu kesalahan siapa yang jelas, pada saat itu Ahdian melihat Aretra sedang bertengkar dengan Reza dan temannya, lalu Ahdian kesal karena mereka mendorong Aretra dan terjadi perkelahian antara Ahdian dan teman reza, Aretra mencoba menghentikan Ahdian tapi Ahdian tak sengaja mendorong Aretra sampai terbentur" jawab Ahdian dengan jelas.


"begitu yah kamu anak yang jujur Ahdian, pantas Aretra dulu dekat dengan mu"kata bunda.


"bagaimana pun juga Aretra ini teman Ahdian, dan Ahdian gak mau Aretra kenapa-kenapa" balas Ahdian.


Bunda pun pergi dan meletakan teh hangat juga bubur agar nanti Aretra bangun memakannya, tak lama Aretra terbangun.


"emm" ucap Aretra.

__ADS_1


"taa kamu gakpapa?"tanya Ahdian.


"Ahdi kok masih disini?aku gakpapa kok kamu khawatir yah?" jawab Aretra balik bertanya.


"hemm gak kasian aja liat bunda jadi ya udah aku bantuin"jawab Ahdian.


"Ohh yah Rezaa mana?"tanya Aretra.


"ngapain nanyain dia mending kamu makan terus minum obat nih hadiah dari dokter karena tadi pingsan" jawab Ahdian.


"kok jadi bawel sih"kata Aretra.


"udah nurut sini aku suapin" balas Ahdian.


Ahdian pun menyuapi Aretra sampai habis dan melihat Aretra meminum obatnya sebelum dia pergi pulang, ternyata bunda sendiri tadi melihat mereka dari cctv dan seperti menonton film.


"oii bubur tuh dikunyah nya bentar aja langsung telen ini lama bet ngunyah nya kek ngunyah daging keras aja" kata Ahdian.


"ya sabar kenapa sih, udah sini aku makan sendiri aja, bawel banget "balas Ahdian.


"gak! udah cepet abisin dah tuh minum obat, aku mau pulang" kata Ahdian.


"pulang tinggal pulang dihh" balas Aretra.


"sebelum bubur ini abis dan obat belum kamu makan Ahdi gak mau pulang"kata Ahdian.


"dihhh nyebelin banget"balas Ahdian.


"mereka lucu sekali haha"ucap bunda.


Aretra pun menghabiskan bubur itu dan meminum obatnya, agar Ahdian cepet pulang karena ini hampir magrib, Aretra takut Ahdian di marahi mamahnya.


"dahh nih abiss, sana pulang udah mau magrib loh"kata Aretra.


"ya alloh, terserah deh" kata Aretra.


"hehe, iyaa-iyaa aku pulang okey istirahat yang cukup" balas Ahdian.


"iyaa bawel"kata Aretra.


Aretra pun mengantarkan Ahdian ke depan, dan berpapasan dengan ayah Aretra yang baru saja pulang dari pekerjaan nya.


"assalamualaikum ayah pula..."ucap ayah terdiam melihat Ada Ahdian.


"waalaikumsalam, ayah udah pulang" kata bunda sambil berjalan kearah pintu.


"waalaikumsalam om" kata Ahdian.


"waalaikumsalam yah"kata Aretra.


Dia pun salam kepada ayah Aretra begitu pula Aretra, ayah Aretra bukan nya marah malah bertanya.


"loh Ahdian kok udah mau pulang lagi, ayo makan malem bareng dulu dirumah"kata Ayah.


"ayah udah mau magrib takutnya dicarikan mamahnya"balas Aretra.


"halah anak cowo gakpapa kali"kata ayah.


"yahhh"keluh Aretra.


"udahh gakpapa bener kata ayah kamu, suruh dia makan malem dulu, terus nanti sholat bareng di masjid sama ayah mu setelah sholat dia boleh pulang" kata bunda.


"ehkk kalo emang boleh Ahdian mau"kata Ahdian.

__ADS_1


"Ahdiii"kata Aretra.


Ahdian pun makan malam bersama keluarga Aretra, ayah Aretra menceritakan semua tentang Aretra, kenapa tidak Ahdian tau Ayah Aretra paling mencintai Aretra.


Mereka berbincang, makan bersama, tertawa dan diakhiri dengan sholat kemasjid bersama, Ayah Ahdian berangkat dengan Ahdian mengunakan motor.


"hati-hati"kata Bunda.


"jangan ngebut Awas yaa"kata Aretra.


"iyaa taa"balas Ahdian.


*Perkumpulan zxion.


di sisi lain Rezaa datang ke perkumpulan, dia Stres menangis dan hampir saja meminum alkohol, tapi untung nya sahabat perempuannya Gita datang mencegahnya.


"Rezaa kamu gila yah"ucap Gita melempar botol.


"Kalo iyah memang kenapa? gue tuh jahat git, gue bodoh"kata Reza.


"zaa lu kenapaa coba cerita jangan gini"tanya Gita.


"Lu tau Aretra kan"jawab Reza.


"Yaa cewe yang lu ceritain waktu itu, kenapa?"tanya Gita.


"gue suka sama dia git, gue ngerebut dia ingatan dia biar gue bisa dapetin dia gue jahat git"jawab Reza.


"maksud lu apa sih gue gak ngerti, ohh intinya cewe itu nyakitin lu, gue gak akan biarin dia"kata Gita.


Tiba-tiba Reza memeluk Gita dan menangis, Gita kesal cowo yang dia suka, dingin dan gak percaya soal cinta disakiti sama cewe.


Gita udah berusaha buat dapetin hati Reza, tapi Aretra tanpa perjuangan dia bisa ngambil hati Reza dengan mudah.


Gita gak akan tinggal diam, Reza itu milik dia dan Gita bakal hancurkan Aretra gimana pun caranya.


*Dirumah Aretra.


Setelah Ahdian pulang Aretra pun melaksanakan sholat diRumah, Aretra melaksanakan nya dengan khusyu dan setelah Salam dia teringat dengan Reza.


"Assalamualaikum warahmatullah" ucap Aretra.


'Reza udah sholat belum yah' pikir Aretra.


"astagfirulah kok aku malah mikirin Reza sih, Aaaa udah, ya alloh dimana pun ka reza berada semoga dia baik-baik saja dalam pengawasan mu" Kata Aretra berdoa.


"ya alloh sesungguh aku ingin berterimakasih, engkau mengirimkan seorang teman seperti Ahdian ke hidupku, Aku kira dia adalah orang jahat ternyata dia begitu baik, walau agak nyebelin hehe" sambung Aretra.


*di masjid.


Deg jantung Ahdian berdekatan kencang dia tidak tau kenapa itu bisa terjadi, tapi perasaannya menjadi sangat senang saat itu pun dia berdoa dalam hati.


"ya alloh perasaan apa ini, kenapa tiba-tiba jantungku berdetak kencang, dan perasaanku sangat lah senang ada apa sebenarnya"ucap Ahdian berdoa dalam hati.


"ya alloh sekali lagi hamba berterimakasih mungkin selama-lamanya Hamba mu ini akan berterimakasih kepada mu, karena jika bukan karena mu mungkin hamba tak akan merasakan kehangatan dari keluarga Aretra juga rasa bahagia yang hamba alami" sambungnya berdoa.


...****************...


Apakah Alloh menyatukan hati mereka? apakah Aretra akan mendapatkan ingatan nya kembali? dan apa Gita akan membuat Aretra celaka


semua jawaban pertanyaan itu ada di cerita selanjutnya


see you n thanks><

__ADS_1


__ADS_2