ARETRA

ARETRA
bab 20 •| Hari istimewa Aretra


__ADS_3

Setelah perbicangan Aretra dan Ahdian soal pendaftaran osis, mereka pun setuju untuk melakukan kegiatan itu tanpa kecurangan atau bantuan dari orang tua Ciandra.


Ahdian pun langsung meminta formulir dari temannya dan memberikan formulir itu kepada Aretra.


//beberapa hari pembagian rapot


Aretra datang bersama orang tuanya, dia berdoa semoga ini semua sesuai dengan yang dia ingin kan, apa pun hasil nya Aretra akan bersyukur sekuat yang Aretra bisa.


Ahdian melihat muka Aretra dari kejauhan, muka yang gelisah dan ketakutan, Ahdian sangat kasian melihat Aretra seperti ini, Ahdian pun membawakan eskrim untuk Aretra.


"woii, muka kamu kusut sayang"ucap Ahdian


"sayangg sayang aku bilangin ke ayah yah!!!"jawab Aretra


"yah jangan dong entar aku sama ayah mu gak besti lagi"kata Ahdian


"besti gak tuh whahah" balas Aretra tertawa


Ahdian pun memberikan Eskrim itu kepada Aretra, membuat Aretra tersenyum kembali terasa seperti tugas bagi Ahdian, karena Ahdian tidak ingin Aretra gelisah seperti itu.


"Ahdi, emm makasih yah" ucap Aretra sambil membuka eskrim.


"makasih buat apaan?" tanya Ahdian sambil memakan eskrim.


Aretra menengok kan kepala ke arah Ahdian dan dia tertawa, melihat bibir Ahdian yang belepotan karena makan eskrim.


"ya karena...whahaha ya Alloh ngakak" belum selesai berbicara Aretra tertawa.


"heh? apa yang lucu?" tanya Ahdian dengan muka bingung.


"ya ampun kamu tuh kaya anak kecil yah, akan aja belepotan loh" jawab Aretra sambil mengeluarkan tisu dan memberikannya kepada Ahdian.


"nih" ucap Aretra sambil menyodorkan tisu.


"lap pin dong"balas Ahdian.


Aretra melempar tisu itu kemuka Ahdian, dan melanjutkan makan eskrim nya dengan penuh kenikmatan, sedangkan Ahdian mengelap eskrim yang belepotan di bibirnya mengunakan tisu yang diberikan oleh Aretra.


Dengan tatapan dan tersenyum Ahdian melihat Aretra yang memakan eskrim dengan menutupinya dengan satu tangan.


'emang nyebelin terkadang, lucu banget ngeliat dia makan eskrim, tapi dia tutup pake tangannya supaya gak keliatan' ucap Ahdian Dalam hatinya.


Setelah mereka makan eskrim mereka pun berjalan jalan, dan bertemu dengan orang tua Aretra, mereka mengucapkan selamat kepada Ahdian karena peringkat nya.

__ADS_1


"nahh ini dari tadi ayah cariin baru ketemu" ucap ayah Aretra.


"maaf yah om tadi Ahdian jajanin Aretra heheh, jadi lama" balas Ahdian sambil salam.


"iyaa gapapa asalkan sama kamu om percaya, oh iya selamat yah, kamu berhasil dapet peringkat ke 3" kata ayah Aretra


apa yang ayah Aretra katakan membuat Aretra semakin gelisah dan takut, pada akhirnya Aretra hanya bisa menunduk.


"ehh makasih om, tapi ini belum seberapa dibanding Aretra ya akan om?" tanya Ahdiandra


"kamu pintar, betul anak om yang cantik ini, sudah berjuang dan hasil yang dia dapat sangat sesuai" jawab ayah Aretra sambil mengelus kepala Aretra.


"berapa? peringkat Aretra ayah?" Tanya Aretra dengan kaget.


"peringkat dua cantik nya ayah" jawab ayah nya sambil mencium kening Aretra.


"yaa Alloh Alhamdulillah" ucap Aretra menangis bahagia dan kini kegelisahan nya hilang begitu saja.


"heiii kok nangis sih? udah udah kan apa aku bilang kamu tuh pasti dapet yang bagus" kata Ahdian sambil jongkok memandang Aretra.


Itu membuat Aretra tertawa dan kesal, tapi hal itu tidak akan menjadi hal yang mudah untuk dilewati Aretra, kejujuran dan perjuangan nya bisa sampai di titik ini tidak mudah, dengan orang-orang yang penuh dengan kecurangan.


*satu Minggu libur dirumah.


Aretra jarang keluar dan hanya menjalankan aktivitas dirumah, dia sering berpikir apakah Ahdian akan tetap menyebalkan seperti sebelum nya saat nanti mereka kembali sekolah.


*Tanggal 28 April hari ulang tahun Aretra.


Dimana banyak teman-teman yang menyiapkan kejutan untuk Aretra, Ahdian yang ikut ingin merayakan dan orang tua Aretra yang juga ikut dalam hal tersebut.


pagi hari jam 05.00, Aretra terbangun dan kesiangan sholat subuh karena semalam dia tidur jam 1 maraton anime.


"huaaa ehh, assalamualaikum diri ku dan hari ini" ucap Aretra baru bangun dia pun mengambil hp dan melihat jam ternyata dia kesiangan.


Dengan tenang Aretra pergi ke air mengambil wudhu dan menjalankan sholat subuh dengan khusyuk, lalu dia berdoa meminta kebaikan dan kemudahan untuk ke depan nya.


Selesai sholat Aretra pergi ke dapur dan melihat bunda sedang memasak, tapi Aretra kaget tidak biasanya bunda memarahinya karena bangun telat, begitu pula ayah nya.


membuat Aretra kebingungan dengan sabar Aretra melakukan aktivitas biasanya, dengan perasaan sedih dia berusaha tersenyum.


"pagii bunda" ucap Aretra


"kamu telat bangun? jam berapa ini kenapa baru bangun, pergi mandi dan siram tanaman sana cepat" balas bunda nya sambil memasak.

__ADS_1


"iya Bun" ucap Aretra menuruti dan segera pergi mandi, lalu menyiram tanaman.


Saat menyiram tanaman ayah Aretra marah karena Aretra menyiram tanaman yang sudah disiram sebelum nya oleh ayah nya.


"Aretra!" panggil ayah dengan nada tinggi.


"kenapa ayah?" tanya Aretra.


"kamu kenapa menyiram tanaman lagi? ayah sudah menyiram nya tadi bagaimana jika tanaman itu layu, seharusnya kamu bertanya terlebih dahulu sebelum melakukan kesalahan seperti ini"jawab ayah Aretra.


Aretra terdiam merasa bersalah, Aretra hanya bisa menunduk, dia pun berjalan masuk kedalam rumah dan bunda pun bertanya, disana lah air mata Aretra terjatuh lagi didepan mata kedua orang tuanya.


"ada apa sih yah kenapa ribut sekali" tanya bunda Aretra.


"tanya kan sendiri sama anak mu yang ceroboh ituu" jawab ayah Aretra.


"maaf Bun, Aretra hanya tidak tau-" ucap Aretra terpotong oleh ayahnya


"tidak tahuu apa ceroboh, kamu ini sudah dewasa kenapa masih saja ceroboh, sudah tau hari ini akan anehh karena ulang tahun kamu" bentak ayah Aretra


Aretra hanya mendengarkan dan meneteskan air mata, dia terjatuh kelantai dan menangis di depan kaki ayah nya.


dan semua teman-teman dia berdatangan sambil membawa kue ulang tahun, membuat Aretra menangis bahagia tidak menyangka.


"ya Alloh" tangis Aretra yang terjatuh kelantai


ayah dan bunda langsung memeluk Aretra yang berada dilantai sambil menangis.


"selamat ulang tahun anak ayah yang cantik" ucap ayah kepada Aretra sambil memeluknya.


"semoga diulang tahun kamu tahun ini menjadi hal baik buat kedepannya, dan putri bunda yang cantik ini akan mendapat rezeki yang melimpah"ucap bunda sambil mencium kening Aretra.


"A-amiin ya Alloh" ucap Aretra sambil menangis.


Datang lah Resyifa yang membawa kue, dengan teman-temannya dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun.


"Selamat ulang tahun untuk Aretra, selamat panjang umur semoga bahagia"ucap semua temannya


"makasih kalian" balas terimasih Aretra.


"akhirnya bisa liat Aretra nangis lagi wkwk" kata Resyifa.


"kamuu yah"balas Aretra sambil memukul tangan Resyifa

__ADS_1


Aretra pun Meniup lilin dan memeluk teman-temannya, dengan bahagia dia merasa hari ini adalah hari dimana dia merasakan kebahagiaan yang sangat indah yang tak bisa dilupakan.


...****************...


__ADS_2