As-tu Le Bonheur: Dreams And Love

As-tu Le Bonheur: Dreams And Love
Bahagia? (11)


__ADS_3

Saat selesei makan Kisha mencari Keenan di kamarnya.


tok tok tok


"Keenan? Xue Lian? kalian di dalam?" ucap Kisha.


"masuk saja pintunya tidak di kunci" jawab Xue Lian.


"jadi... kenapa kau kemari?" ucap Xue Lian.


"ahh hanya ingin melihat Keenan aku khawatir jadi aku kesini dan memeriksa secara langsung" ucap Kisha.


"dia baik baik saja kau boleh keluar" ucap Xue Lian.


"he... kau tidak boleh pelit aku masih mau bertanya pada Keenan" ucap Kisha.

__ADS_1


"apa kakimu baik baik saja? seharusnya itu hanya sakit sementara karena aku tidak menendangnya terlalu keras" ucap Kisha.


"iya kakinya baik baik saja tadi kakinya tidak terasa sakit jidatku yang sakit" ucap Keenan.


"pantas saja jidatmu merah. tapi soal kakimu kau bisa memeriksa lagi ke rumah sakit" ucap Kisha.


"tidak apa apa aku baik baik saja jidatku juga hanya memerah besok juga sembuh" ucap Keenan.


"baiklah kalau begitu aku pergi dulu" ucap Kisha.


Kisha keluar dari kamar Keenan dan menutup pintunya. Kisha akhirnya kembali ke kamarnya.


saat di kamarnya Kisha memutuskan untuk menelpon timnya untuk ditanyakan apakah ada berita baru.


"bagaimana?" ucap Kisha.

__ADS_1


"tuan aku tidak dapat informasi apapun aku curiga itu bener bener keluarga Long karena tidak mungkin orang lain menyembunyikannya dengan baik. karena itu aku mencari tahu tentang keluarga Long dan pewaris utamanya tapi karena statusnya yang tidak rendah sangat sedikit hal yang bisa didapatkan. jadi keluarga Long punya seorang putra yang akan mewarisi keluarga tersebut karena tahun ini dia akan diangkat menjadi kepala keluarga dia sudah mengambil alih semua aset keluarga Long jadi aku berfikir pewaris yang baru inilah yang mencoba menduduki wilayah kota Centrava" ucap 111.


"hmm... pewaris utamanya ya.... bagaimana dengan tempat tersembunyinya" ucap Kisha.


"ada beberapa tempat tertinggal di pinggiran kota yaitu bekas pabrik minyak disana sangat luas aku menyuruh pasukan bayangan untuk melihat situasi disana dan apakah layak untuk dijadikan markas. sebenarnya pabrik itu tidak layak dijadikan markas karena pabrik itu masih memiliki minyak di dalamnya jadi akan mudah untuk terbakar tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan markas karena tempat yang paling berbahaya adalah tempat persembunyian yang paling bagus. ahh satu lagi aku juga meminta para pasukan bayangan untuk memasang P11+ untuk mencari tahu apakah ada tempat persembunyian dibawah tanah atau jebakan dari musuh" ucap 111.


"baiklah terus selidiki jangan sampai satupun terlewat tempat yang paling gak mungkin juga harus tetap di selidiki dengar aku tudak suka kelalaian jadi lakukan dengan teliti dan benar kau mengerti?" ucap Kisha.


"baik" ucap 111.


lalu Kisha menutup teleponnya dan berfikir sejenak.


"hmm... Xue Lian sangat membenci keluarga Long apa kedatangan keluarga Long itu untuk menghancurkan keluarga Xue? hah... sebenarnya kenapa dia membenci keluarga itu sebenarnya juga keluarga Xue dan Long berdiri dengan sama apa mungkin keluarga Long tidak puas dengan apa yang mereka dapatkan dan ingin merebut milik keluarga Xue? hah... apa ini kenapa otakku punya banyak sekali pertanyaan😔" ucap Kisha dalam hati.


"hah... sudahlah lebih baik aku tidur saja ucap Kisha.

__ADS_1


...*Perhatian Novel ini dibuat hanya untuk menghibur para pembaca dan semua alur cerita hanya khayalan dan imajinasi penulis*...


__ADS_2