As-tu Le Bonheur: Dreams And Love

As-tu Le Bonheur: Dreams And Love
Bahagia? (28)


__ADS_3

"maksudmu?" ucap Xue Qian.


"coba saja kau pikirkan" ucap Choyu.


Choyu pun hanya diam saja dan kembali fokus menyetir. setelah sampai di rumah Xue Qian Choyu langsung menurunkannya.


"terimakasih sudah mengantarku" ucap Xue Qian.


"yahh sama - sama kalau begitu aku langsung pergi sampai jumpa" ucap Choyu.


"sampai jumpa juga" ucap Xue Qian.


Choyu langsung pergi meninggalkan Xue Qian.


"sebenarnya apa yang dimaksud Choyu tqkut ditinggalkan.... hmm... apa maksudnya dia takut diabaikan? hah... sudahlah ngapain aku memikirkannya" ucap Xue Qian dalam hati.


ternyata semaleman Xue Qian tidak bisa tidur dia terus memikirkan apa yang diucapkan Choyu.


"sii Choyu ini merepotkan" ucap Xue Qian sambil bangun dari tempat tidurnya.


Xue Qian lalu menyeduh teh dan meminumnya di kamar sambil memikirkan ucapan Choyu.


"kenapa aku malah memikirkannya cihh.. membuang waktu saja semua ini gara - gara sii Choyu itu" ucap Xue Qian.

__ADS_1


Choyu membuka hp nya dan mencari nomor Choyu tapi tanpa sadar yang dia pencet adalah nomor Kisha.


"mmhh... halo ada apa?" ucap Kisha.


Xue Qian langsung kaget dan mengecek kembali nomornya.


"halo?" ucap Kisha.


"ahh maaf aku kepencet" ucap Xue Qian.


"benarkah? lagian kenapa kau menelpon orang malam - malam begini" ucap Kisha dengan suara yang masih mengantuk.


"aku menelpon orang itu karena dia pantas kutelpon malam - malam dan tujuan lainnya karena aku ingin mengganggu" ucap Xue Qian.


"itu rahasia sudahlah kau lanjut tidur saja maaf mengganggumu" ucap Xue Qian.


"cihh kau ini" ucap Kisha lalu menutup telponnya.


"mengganggu saja dasar Xue Qian gak di dalam mimpi gak di dunia nyata sama - sama menggangu" ucap Kisha lalu kembali untuk tidur.


"ahh apa yang kulakukan kenapa malah kepencet nomer Kisha apa sebegitu kepikirannya?" ucap Xue Qian.


"tapi mana mungkin aku memikirkannya dia hanyalah teman biasa" ucap Xue Qian.

__ADS_1


Pagi hari pun tiba...


"si Xue Qian benar - benar mengganggu sekali gara - gara dia menelpon malem - malem aku jadi memimpikannya HIH lebih baik aku memimpikan Haechan daripada dia menyebalkan" ucap Kisha.


"ahh sudahlah daripada aku memikirkannya lebih baik aku mandi dan kembali ke perusahaan untuk latihan" ucap Kisha.


Kisha pun sampai di perusahaan. saat di perusahaan tiba - tiba Keenan datang bersama dengan Xue Qian.


"ahh haloo" ucap Keenan.


"halo juga kau kenapa datang kesini wawancarakah?" ucap Kisha.


"tidak aku datang untuk mendokumentasikanmu menari" ucap Keenan.


"ahh baiklah aku akan bersikap seperti tidak ada apa - apa" ucap Kisha.


"baiklah terimakasih" ucap Keenan.


Kisha pun memulai sesi latihannya dengan serius dan seoerti latihan biasa yang dia lakukan. saat tengah - tengah latihan Kisha melihat kearah Keenan dan Xue Qian.


"ekhh... kenapa mereka terlihat sangat dekat... apa yang kau pikirkan Kisha akhhh.... dia itu temanmu hanya teman ingat jangan mengganggap Xue Qian sebagai orang yang kau sukai bagaimana jika aku patah hati lagi itu akan memengaruhi mentalku jadi fokus saja pada latihanmu" ucap Kisha dalam hati.


Kisha terus berlatih dengan keras tanpa mengenal lelah dan hanya fokus berlatih karena dia akan konser setelah dia Comeback.

__ADS_1


...*Perhatian Novel ini dibuat hanya untuk menghibur para pembaca dan semua alur cerita hanya khayalan dan imajinasi penulis*...


__ADS_2