
Seminggu pun berjalan begitu cepat. Kisha sudah harus pergi keesokkan paginya dia menghabiskan malamnya dibawah bintang - binta ditemani ombak malam.
"hah... tidak terasa besok harus kembali ke inggris walau cuma seminggu tetap saja itu lumayan lama... akhir akhir ini penyelidikanku sudah mencapai batasnya semenjak itu Xue Qian tidak mengajakku berbicara kalau aku yang mulai duluan dia hanya diam saja menyebalkan sekali.... (menelan ludah) apa akan seperti ini terus? apa aku perlu menyerahkan semuanya kepada tuhan saja tapi aku penasaran apakah cinta itu benar - benar ada? hah... aku bahkan tidak tahu kapan aku merasa bahwa cinta itu tidak ada yang ada hanya perasaan yang dipaksakan... apa aku salah? atau benar? hah... kalau aku tanya ke Choyu juga dia bilang Cinta itu Rumit memang benar - benar rumit" ucap Kisha dalam hati.
tidak disangka Kisha tertidur pulas setelah memikirkannya. Xue Qian yang baru kembali dari tempat latihan melihat Kisha tertidur di bebatuan dekat pantai dan menghampirinya.
"heyy apa kau tertidur?" ucap Xue Qian dari jauh tapi tidak ada jawaban dan akhirnya dia mendekati Kisha.
"apa anak ini sudah gila? bisa bisanya dia tidur di bebatuan apa otaknya sudah terbelah dua karena melatih Keenan terus" ucap Xue Qian dalam hati.
Xue Qian mendekatkan wajahnya kearah bada Kisha dan tangannya melambai untuk melihat apa Kisha benar - benar tertidur atau tidak. Xue Qian melihat kearah bibir Kisha dan mengusapnya dengan tangannya
__ADS_1
"ini kenapa terlihat sangat manis...." ucap Xue Qian dalam hati.
wajah Xue Qian mulai memerah dan mulai mendekat kearah bibir Kisha. saat bibirnya hampir berciuman Xue Qian langsung sadar akan hal yang dia lakukan.
"aahhh apa yang kulakukan" ucap Xue Qian dengan wajah yang memerah.
Xue Qian langsung menggendong Kisha tanpa berfikir panjang dan membawanya ke kamarnya. sesampainya di kamar Kisha Xue Qian meletakkannya diatas tempat tidur. Kisha tidur dengan pulas karena dia merasa kepanasan dia mulai membuka perut dan lehernya yang terlihat sangat seksi.
"gaya tidur macam apa ini jelek sekali benar - benar menyusahkan" ucap Xue Qian sambil menutup wajahnya yang memerah dengan tangannya. dengan cepat Xue Qian langsung melipat selimut ke badan Kisha.
"panas yaa apa kunyalakan saja ac nya daripada membuka selimutnya dan memperlihatkan pose jelek tidurnya" ucap Xue Qian.
__ADS_1
Xue Qian langsung mencari remot AC dan menyalakan AC serta mengatur suhunya agar tidak terlalu dingin. setalah itu Xue Qian melihat kearah Kisha yang sedang tertidur.
"dia tidak menggeliat lagi baguslah... hm..." Xue Qian tersenyum kearah Kisha Yang sedang tertidur pulas.
malam hari yang panjang pun terlewati dan matahari pun mulai terbit. Kisha bangun dari tidurnya karena alarm dan bengong.
"hee... bukannya aku di pantai? kenapa tiba - tiba ada dikamar siapa yang membawaku kemari (melihat kearah pakaiannya) tidak masih utuh pakaianku jadi tidak mungkin diperkosa. lalu siapa?" Kisha terheran heran dan beranjak mandi dan sarapan.
"siapa yang mebawaku ke kamar semalam? apakau Choyu?" ucap Kisha.
"bukan aku" ucap Choyu.
__ADS_1
Kisha melihat kesekelilingnya mereka bermuka tidak mungkin membawa Kisha ke kamarnya. Kisha pun akhirnya terheran heran dan memutuskan untuk membiarkannya.
...*Perhatian Novel ini dibuat hanya untuk menghibur para pembaca dan semua alur cerita hanya khayalan dan imajinasi penulis*...