As-tu Le Bonheur: Dreams And Love

As-tu Le Bonheur: Dreams And Love
Bahagia? (26)


__ADS_3

"tunggu lepaskan aku" ucap Kanya.


Zhoyin tak menghiraukannya dan tetap membawanya masuk ke mobil. ketika sampai dimobil Zhoyin langsung mendorong Kanya agar masuk ke mobil.


"AHHH" ucap Kanya.


Zhoyin menutup pintu dan masuk ke tempat sopir. Zhoyin langsung menyetir tanpa menghiraukan Kanya.


"heyy lepaskan aku" ucap Kanya.


"kau ingin membawaku kemana" ucap Kanya.


"ke rumahmu" ucap Zhoyin.


"tapi aku masih ingin bermain" ucap Kanya.


"memangnya kau ingin bermain kemana? kalau kembali kesana aku menolak" ucap Kanya.


"bagaimana kalau ke taman bermain? aku ingin kesana" ucap Kanya.


"baiklah jika kau ingin kesana" ucap Zhoyin.


Kanya dan Zhoyin akhirnya pergi ke taman bermain.


"waahh besar sekali. tapi kenapa sepi..." ucap Kanya.


"apa tutup?" ucap Kanya.


"tidak tutup aku mengosongkan taman bermain ini untukmu" ucap Zhoyin.


"benarkah😊" ucap Kanya.


"iya kau bisa menaiki apapun" ucap Kan

__ADS_1



Zhoyin dan Kanya pun bermain di taman bermain.


"ahh aku senang sekali" ucap Kanya.


Zhoyin sudah kelihatan capek.


"aku ingin naik bianglala ini yang terakhir" ucap Kanya.


"baiklah" ucap Zhoyin.


"yeayy" ucap Kanya.


akhirnya mereka menaiki bianglala.


"pemandangan ini sangat indah" ucap Kanya.


"kenapa kau bilang seperti itu dengan menatapku" ucap Zhoyin.


"memang iya?" ucap Kanya.


"cihh" ucap Kanya.


"heyy apa kau cemburu dengan temanku tadi?" ucap Kanya.


"kenapa aku harus cemburu? aku hanya membantumu jika kau masih disana mungkin keperawananmu akan hilang apa kau mau?" ucap Zhoyin.


"tapi disana ada banyak temanku memangnya kenapa tidak akan diapa - apain" ucap Kanya.


"kau tidak akan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya" ucap Zhoyin.


"memangnya kau siapa kau hanya kakak sepupuku kau tidak berhak mengatur hidupku" ucap Kanya.

__ADS_1


"karena aku sepupumu dan kau tidak punya kakak ayahmu sudah menganggap aku kakakmu" ucap Zhoyin.


"tapi aku tidak menganggapmu sebagai kakakmu" ucap Kanya.


"lalu apa pacarmu?" ucap Zhoyin.


"hmmpp mana mungkin" ucap Kanya.


"seterah kau saja mau kau menganggapku apapun itu aku akan tetap menjagamu seperri seorang adik" ucap Zhoyin.


"kenapa kau bilang gitu... kau kan jadi sangat jauh dari gapaianku" ucap Kanya.


"apa yang kau pikirkan kenapa begitu murung" ucap Zhoyin.


"itu karena kau membawaku aku jadi tidak bisa bermain dengan teman - temanku" ucap Kanya.


"lebih baik aku membawamu jadi kau bisa bermain disini" ucap Zhoyin.


"heyy aku ingin menjadi pacarmu apa tidak bisa?" ucap Kanya sambil gemetaran.


"kenapa kau ingin menjadi pacarku" ucap Zhoyin.


"tentu saja karena aku menyukaimu tentu saja" ucap Kanya.


"makanya kau dilarang menyukaiku" ucap Zhoyin.


"tapi aku sudah menyukaimu lalu bagaimana haruskah aku pacaran dengan orang lain!!" ucap Kanya.


Zhoyin hanya diam saja. tiba - tiba Kanya langsung menghampiri dengan cepat langsung mencium Zhoyin yang lengah. ciuman tersebut tak bisa dihindarkan dan Zhoyin hanya diam saja. setelah itu Kanya langsung mundur dan duduk kembali ke tempat duduknya dengan muka putus asa.


mereka pun larut dalam kesunyian. saat sudah selesai naik bianglala Kanya langsung pergi dengan cepat meninggalkan Zhoyin dan menaiki taksi untuk pulang. tangisan dari mata Kanya pun tak terhindarkan dia langsung menangis saat menaiki taksi dan Zhoyin hanya melihat kearah taksi Kanya sambil terdiam.


...*Perhatian Novel ini dibuat hanya untuk menghibur para pembaca dan semua alur cerita hanya khayalan dan imajinasi penulis*...

__ADS_1


__ADS_2