As-tu Le Bonheur: Dreams And Love

As-tu Le Bonheur: Dreams And Love
Bahagia? (6)


__ADS_3

tok... tok...tok...


"hey Kisha bangun mau sampai kapan kau tidur kau harus sarapan" ucap Xue Qian.


"mmhh..."Kisha mulai membuka matanya yang baru bangun tidur.


"heyy" ucap Xue Qian.


"iya iya aku sudah bangun aku mandi dulu baru sarapan" ucap Kisha dengan suara baru bangun tidur.


"cepatlah nanti kau telat makan ayahmu akan marah marah" ucap Xue Qian.


"iyaa" ucap Kisha.


Kisha langsung mengambil handuk dan bergegas mandi setelah memakai baju Kisha pergi ke ruang makan.


"ahh selamat pagi" ucap Kisha.


"pagi juga" ucap Keenan.


Kisha duduk di meja makan dan mulai memakan sarapannya.


"hey jangan lupa untuk melatihnya" ucap Xue Lian.


"iyaa aku tidak lupa" ucap Kisha.


"aku sudah selesai aku akan ke tempat latihan" ucap Xue Qian.

__ADS_1


"baiklah aku akan menyusul setelah aku melatih Keenan karena ada hal yang ingin kubicarakan" ucap Kisha.


Xue Qian hanya mendengarkan dan langsung pergi.


"mmhh sebenarnya aku ingin latihan apa?" ucap Keenan.


"bela diri karena Xue Lian ingin kau bisa melindungi dirimu sendiri supaya jika terjadi sesuatu padamu dan Xue Lian datang telat kau bisa melawan dulu dan mengulur waktu baru Xue Lian akan muncul sebagai pahlawan" ucap Kisha sambil tersenyum nakal.


"ppfttt" Lee Zhoyin dan Lee Ziyan menahan tawanya.


"lihat wajah dari Xue Lian sudah memiliki aura yang suram tandanya dia malu" ucap Kisha sambil menahan tawa nya.


"ppfttt" Lee Zhoyin dan Lee Zhiyan.


"sayang sekali Xue Qian tidak ada disini padahal ada pertunjukan yang sangat menarik" ucap Lee Ziyan.


"mmhh aku juga" ucap Lee Ziyan.


"tiga" ucap Kisha.


mereka bertiga meninggalkan Keenan dan Xue Lian berdua.


"mmhhh apa perkataan Kisha itu benar?" ucap Keenan.


"sebenarnya hanya ingin kau bisa melindungi dirimu sendiri agar tidak selalu bergantung padaku jadi jika aku tidak ada kau bisa menjaga dirimu sendiri" ucap Xue Lian dengan muka yang datar.


"yasudahlah" ucap Keenan sambil meninggalkan meja makan.

__ADS_1


Keenan menunggu Kisha setelah dia berganti baju.


"heyy kau sudah siap? karena aku akan sedikit lebih keras dibanding biasanya" ucap Kisha dengan tegas.


"yaa aku siap" ucap Keenan.


"baguslah sekarang kau putar lapangan 15 kali tanpa istirahat" ucap Kisha


"baik" ucap Keenan.


Keenan pun mulai berlari di putaran ke lima Keenan sudah mulai kelelahan dan Kisha terus menerus melihat performanya apakah layak jika langsung ke yang berat.


"baru putaran ke lima dia sudah sangat kelelahan dia sangat lemah apa Xue Lian benar benar yakin untuk melatihnya" ucap Kisha di dalam hati.


"hah.. hah.. hah... aku sudah tidak kuat lagi lapangan ini sangat luas😥" ucap Keenan.


"kau sudah bilang siap tadi apa kau menyerah secepat itu jika iya maka aku enggan untuk melatihmu" ucap Kisha.


"SEKARANG JIKA TIDAK MELANJUTKAN MEMUTARI LAPANGAN MAKA AKAN DI HUKUM PUSH UP 50 KALI" ucap Kisha.


Keenan langsung terburu buru berlari dan melanjutkan latihannya. setelah selesai Keenan terlihat sangat kelelahan.


"pelajaran pertama yang harus kamu pelajari adalah dilarang menyerah karena menyerah takkan membuatmu maju yang kedua atur pernafasanmu dan jangan berlari seperti orang dikejar anjing larilah sesantai mungkin dan terus atur pernafasanmu. karena kau sangat lemah lebih baik minta Xue Lian untuk memberimu banyak vitamin untuk menambah staminamu. hari ini aku hanya melihat kemampuanmu saja kau boleh kembali ke villa dan jangan langsung tidur streching dulu supaya ototmu tidak kaku setelah latihan" ucap Kisha.


Keenan akhirnya kembali ke villa dengan kakinya yang lemas.


...*Perhatian Novel ini dibuat hanya untuk menghibur para pembaca dan semua alur cerita hanya khayalan dan imajinasi penulis*...

__ADS_1


__ADS_2