
setelah berlatih dance Kisha bergegas pulang untuk bersiap siap ke pulau Xue Lian menunggu Kisha pada jam 8 malam.
setelah mandi dan bersiap siap Kisha pun pergi ke pelabuhan. setelah sampai di pelabuhan Kisha melihat Xue Lian dan Keenan disana menunggu.
Kisha melambaikan tangan dan berlari kearah Xue Lian dan Keenan.
"cepatlah naik sebelum semakin larut" ucap Xue Lian.
Kisha dan yang lainnya pun naik ke kapal tersebut dan Xue Lian mulai menjalankannya.
setelah sampai di pulau mereka sudah di tunggu Xue Qian dan yang lainnya. Kisha tidak berbicara sedikitpun hanya bibirnya manyun karena muka datar Xue Qian.
"bagaimana keadaan disini" ucap Xue Lian.
"baik baik saja" ucap Xue Qian sambil berjalan menuju Villa.
"aku mengatuk aku ingin tidur duluan bye." ucap Kisha.
Kisha pun ke kamarnya tapi tiba tiba ada yang memanggilnya.
__ADS_1
"hey" ucap Xue Qian.
"apa?" ucap Kisha.
"ada yang tidak beres di kota Centrava kemungkinan ulah seseorang aku tidak tahu apakah ini ada hubungannya dengan keluarga long atau tidak sebaiknya suruh bawahanmu memeriksakannya" Ucap Xue Qian.
"pantas saja si Xue Qian itu menyuruhku melatih wanitanya" Kisha bergumam.
"apa yang kau bicarakan" ucap Xue Qian.
"ahh tidak ada apa apa nanti aku akan menyuruh bawahanku menyelidikinya tapi pasti butuh waktu yang lama sebaiknya kau mengantisipasi dulu sebelum mereka bertindak lebih dan menunjukan siapa mereka aku punya firasat mereka bukan orang yang bisa kita remehkan karena mereka berani berada di wilayahku" ucap Kisha.
Kisha kembali ke kamarnya dan tiduran di kasur.
"hah... apa sebegitunya ya... aku bahkan tidak tahu perasaannya padaku seperti apa... benar benar menyusahkan dasar Kisha kenapa selera mu begitu rumit sihh akhhh (mengacak-ngacak rambut)" ucap Kisha.
"hah... sebaiknya aku kerjain tugas desain musim panasku saja daripada kepikiran seperti ini terus malah membuatku semakin setres" ucap Kisha sambil manyun dan mengambil laptopnya.
waktu berjalan begitu cepat suara ketikan dan geseran mouse terdengar terus menerus dengan terpaan angin malam yang menyejukan di iringi suara jangkrik dan suara ombak laut yang sedang pasang. akhirnya Kisha memutuskan untuk ke dapur membuat makanan karena dia lapar.
__ADS_1
saat sedang memasak di dapur Kisha mendengar suara langkah kaki.
"he kau sedang ngapain?" ucap Xue Qian tiba-tiba.
"AAAA HEE KAU INI MENGANGETKAN SAJA" ucap Kisha sambil memegang spatula dan bersiap untuk memukul.
"huh... untung saja kau tidak kupukul dengan ini lain kali jangan suka mengangetkan dasar kau ini" ucap Kisha.
"kau tidak punya mata atau bagaimana sihh jelas jelas aku sedang memasak" ucap Kisha.
"bukan maksudku kau belum tidur?" ucap Xue Qian dengan muka datar.
"ahh aku sedang mengerjakan proyek musim panasku tapi tiba tiba aku lapar dan memustukan untuk masak lagian aku juga kepingin seblak🙂. kalau kau kenapa belum tidur?" ucap Kisha😑.
"ahh aku terbangun dan ingin minum" ucap Xue Qian dengan muka datarnya.
Kisha hanya mengangguk setelah Xue Qian minum dia langsung pergi dan Kisha juga pergi kembali ke kamarnya dan makan sambil menonton film untuk istirahat sejenak setelah makan Kisha melanjutkan tugasnya hingga pagi buta dan akhirnya ketiduran di meja.
...*Perhatian Novel ini dibuat hanya untuk menghibur para pembaca dan semua alur cerita hanya khayalan dan imajinasi penulis*...
__ADS_1