As-tu Le Bonheur: Dreams And Love

As-tu Le Bonheur: Dreams And Love
Bahagia? (16)


__ADS_3

Kisha bersiap untuk menaiki kapal boat bersama Xue Lian dan Keenan. sedangkan Choyu masih ada urusan dipulau dan Xue Qian juga tetap harus melatih para Prajurit.


"sudahkan? tidak ada yang ketinggalan? aku tidak mau kembali lagi jika kau meninggalkan sesuatu" ucap Xue Lian.


"kau ini sensi banget dehh. tidak ada yang tertinggal semuanya aman sudah kuatur👍" ucap Kisha.


"baiklah kita berangkat" ucap Xue Lian.


"sampai jumpa hati - hati" ucap Choyu sambil melambaikan tanggannya.


Xue Qian hanya diam dan melihat.


"hmmm... untung saja dia tidak ada yang tahu siapa yang membawa Kisha ke kamarnya huh... dia memang sangat menyebalkan sangat bagus jika dia menjauh dariku supaya aku tidak terjerumus ke dalam hatinya" ucap Xue Qian dalam hati.


sedangkan para prajurit melambai dan menangis karena Kisha sangat jarang ke pulau.

__ADS_1


"huhuhu sampai jumpa Letnan kau harus sering sering kesini kami pasti akan merindukanmu" ucap para Prajurit.


Kisha, Choyu, dan Xue Qian hanya terbelalak😒😒.


"sepertinya kau jarang kemari dan juga sepertinya para prajurit sangat menyukaimu" ucap Keenan.


"yahh begitulah mereka memang seperti itu badan kekar hatinya sangat lembek😅" ucap Kisha sambil ditatap Keenan yang tersenyum.


sesampainya di pelabuhan Kisha sudah disambut dengan para pengawalnya dan juga asistennya Xue Lian juga sama.


"pesawatnya berangkat jam berapa?" ucap Kisha.


"jam 10 nona" ucap asisten Kisha.


"baiklah" ucap Kisha.

__ADS_1


Kisha masuk ke mobil dan pergi ke bandara.


"hmmm.... apa ada yang aneh disini selama aku pergi?" ucap Kisha.


"yaa nona berita berita tidak penting mulai bermunculan seolah olah ada orang yang menyetingnya bahkan berita itu masuk ke tv besar kota nona sepertinya demi mengalihkan sesuatu aku akan terus menyelidikinya sampai tuntas nona" ucap asisten Kisha.


"baiklah... dan satu hal lagi periksa semua perusahaan yang menyiarkan berita tersebut dan paksa mereka untuk memberi tahu siapa yang menyuruh mereka untuk melakukan dan membayar itu jika mereka tidak mau menjawabnya maka lakukan saja penyiksaan sampai mereka mau berbicara" ucap Kisha.


"baik nona" ucap asisten Kisha.


mereka pun sampai di bandara dan Kisha langsung bergegas menuju pesawatnya. Kisha masuk ke pesawat dan berjalan kearah kelas bisnis dan duduk ditempat duduknya.


"huh kalau aku menjauh dari Xue Qian apa dia akan mendekatiku? tidak mana mungkin aku sudah mencintainya dari kelas 2 SMA tapi dia sama sekali tidak menyadarinya apa benar? apakah manusia tidak sepeka yang kupikirkan? AKKHHHH huh... aku terus memikirkan bahwa suatu saat nanti ini akan jadi sebuah kegagalan yang berujung menyakitkan.... aku takut ini akan menjadi traumaku untuk yang kesekian kalinya🙁 takut tapi hatiku mengatakan untuk terus memperjuangkannya siapa tahu dia hanya menyembunyikan perasaannya padaku dan... aku harap seperti itu🙁" ucap Kisha dalam hati.


pemberitahuan pesawat akan lepas landas pun mulai terdengar dan beberapa menit kemudian pesawat pun lepas landas dan meninggalkan kota Centrava. pikiran - pikiran yang membuat Kisha takut mulai berdatangan dan akhirnya supaya dia tidak memikirkan hal aneh dia memutuskan untuk mendesain atau menggambar selama dia di pesawat.

__ADS_1


...*Perhatian Novel ini dibuat hanya untuk menghibur para pembaca dan semua alur cerita hanya khayalan dan imajinasi penulis*...


__ADS_2