
bau yang kurang sedap menghampiri hidung ku ternyata itu bau badan ku yang belum mandi sejak sampai asrama tadi. Sejam aku menunggu kamar mandi karna memang harus bergantian, memang bilik kamar mandinya banyak tetapi tidak semua kamar mandi teraliri air.
Dana pun ternyata baru selesai mandi, dia sedikit kesal karena harus menunggu lama untuk mandi. Aku hanya bisa mendengarkan saja karna aku takut kalo terlalu ikut campur, tiba-tiba Lusi memberikan ide yang menurutnya cemerlang,
Lusi : “Kan besok pagi masuk sekolah nih pasti bakal lama nunggu mandinya kalo kita mandi di jam biasa dan pasti
kita bakal telat gimana kalo kita kita mandi jam 3 pagi aja besok!”
Aku : “Hahh?” (aku coba mencerna ucapannya)
Lusi : “Iihh ketimbang kita besok telat hayooo gimana!”
Dana : “Iya juga ya kan gak asik kalo kita harus telat dihari pertama”.
Nesly dan aku hanya bisa terdiam saja.
__ADS_1
Belajar malam adalah kegiatan yang harus kami lakukan, aku pun mulai menyusun buku ku di lemari belajar ku dan ku selipkan foto bapak dan ibu agar menjadi sumber semangat dan pengingat jika suatu saat nanti aku kehilangan tujuan disini. Setelah belajar malam kami dipersilahkan tidur agar besok pagi kami memulai hari dengan
semangat baru. Ku pejamkan mata ku dan sambil membayangkan wajah orangtua ku, pasti enak ya kalo malam ini bisa cerita sama ibu sebelum tidur. Akhirnya aku pun terlelap tanpa ku sadari.
Dana : “Git......Gita....Gitaa bangunnnn hayuk mandi.”
Ku buka mata ku ternyata mereka semua sudah bangun dengan menenteng ember dan peralatan mandinya serta handuk di bahu mereka.
Aku : “Jam berapa ini?” Jawab ku
Aku : “Yakin mandi jam segini?” (aku terlalu segan untuk menolak mereka)
Dana : “Iya yakin, hayuk buruan!”
Aku pun mengambil peralatan mandi dan handuk ku dan mulai mengikuti langkah mereka. Sampai dikamar mandi air begitu melipah, bukan ide yang buruk fikir ku. Setelah selesai kami kembali ke kamar dan di subuh hari itu kita sudah berpakain seragam karna jam lima pagi nanti kita bakal belajar pagi lagi setelah itu ibadah pagi jadi yasudah langsung pakai seram saja fikir kami. Sekitar jam setengah tiga subuh kita sudah lengkap dengan pakaian seragam dan satu persatu mulai melanjutkan tidur lagi. Lonceng pagi tanda belajar pagi berbunyi, kami terbangun dan mulai naik ke lantai atas untuk belajar pagi. Setelah selesai melakukan kegiatan pagi kami pun sarapan. Setelah selesai sarapan ibu asrama mulai mengambil posisi untuk berbicara,
__ADS_1
Ibu asrama : “Tadi sekitar jam dua subuh saya dengar ada yang mandi, tolong yang merasa maju kedepan sekarang, saya tau siapa saja yang mandi tapi saya harap mereka berani mengakuinya dulu!”
Sial sekali fikir ku, niat hati mejauhui masalah malah kena masalah di hari pertama masuk sekolah. Kami berempat pun mulai memberanikan diri untuk maju kedepan, semua sorot mata memandang hina kami. Ibu asrama mulai memberikan teguran kepada kami dan berharap tidak melakukan hal yang sama lagi karna menurut beliau mandi di jam dua pagi itu tidak perlu dilakukan dan dapat mengganggu orang lain yang sedang tidur. Lega rasanya karna kami hanya diberi peringatan saja.
Dana : “Berarti besok kita mandinya di jam tiga aja ya, gimana?”
Lusi : “Jam setengah tiga aja!” Sahutnya serius
Nesly : “Kapok aku!”
Aku : “Aku juga kapok, besok mulai ngantri aja kayak yang lain aja!”
Lusi : “Kalo nanti kalian telat ke sekolah jangan salahin kita ya, iyakan dana!
Dana : “Betul itu!”
__ADS_1
Aku memutuskan untuk diam saja.