Asrama Putri

Asrama Putri
Bab. 6 Wajah Oriental


__ADS_3

Pulang sekolah adalah hal yang selalu kami nanti-nantikan karena biasanya aku, Dana,Nesly dan Lusi akan mampir kebeberapa tempat dulu seperti mencoba beberapa makanan yang belum pernah kami coba sebelumnya, Pergi berbelanja ke Swalayan dekat Sekolah, Pergi ke warung internet (Warnet) atau kemana pun yang penting kami tidak akan langsung pulang ke asrama. Kami selalu begitu bukan karena kami tidak betah di asrama hanya


karena jika kami harus kembali dulu ke asrama maka untuk mendapatkan izin keluar asrama dari ibu asrama akan sangat sulit sekali butuh alasan yang amat sangat mendesak baru diberi izin keluar. Hari ini kami berempat sudah berjanji sepulang sekolah akan ke warnet, oh iya aku lupa memberitau bahwa diasrama kami tidak diperbolehkan untuk membawa barang elektronik seperti handphone, laptop dan sebagainya yang termasuk elektonik aku juga tidak tau alasannya mengapa yasudalah aku tidak terlalu memikirkan masalah itu toh lumayan orangtua ku tidak harus membelikan ku handphone ataupun laptop.


    Sesampainya di Warnet kami berempat mengambil tempat masing-masing, kita mulai fokus dengan layar komputer masing-masing dan perlahan mulai tenggelam dengan dunia masing-masing. Selang beberapa menit Dana menghampiri ku menyuruh ku untuk ke tempatnya, aku pun bergegas kesana perlahan dia mulai menunjukkan foto lelaki kepada ku lewat jejaring sosialnya.


Dana : “Gimana ganteng gak git?”tanyanya


Aku  : “Ganteng kok, Cuma berat!” jawab ku


Dana : “ Haa? Berat kenapa git? Beratmendapatkannya?” tanya sambil menatap ku


Aku  : “ Tas mu berat dana!” kata ku sambil meletakkan tasnya kebawah karena setelah dana mengajakku ketempatnya dana mempersilah kan ku duduk sedangkan dia berdiri sambil memegang Mouse komputer


dan dana meletakkan tasnya di pangkuan ku karena tasnya menghalangi tempatnya berdiri.

__ADS_1


Dana : “Hehe, gimana bagus kan selera ku? jawabnya


Lusi : “Ganteng betul Dana, kamu kenal orang ini darimana? Jawab Lusi, aku tidak tau sejak kapan lusi ada


dibelakang kami


Dana : “ Namanya Irwin, dia satu kelas kita loh git! Aku heran kenapa kamu gak kenal irwin ya, kamu dikelas


ngapain ajasih!” jawabnya


Lusi :“ Dana kita tukaran kelas aja yuk!” jawabnya sambil melotot ke wajah irwin


Nesly :“ganteng gila!!!!!!” sahutnya semangat “ tipe ku yang begini yang wajahnya oriental gitu!” sambungnya


Lusi :“Nasi goreng orinental kali ah” sahut lusi sambil tertawa

__ADS_1


Nesly: “ih lus gak lucu tau, ihh mauuuu! Sahutnya sambil menoleh dana


Dana :“ oke bungkus neng, yang pake karet dua pedes ya!” Sahut dana sambil tertawa, akhirnya kami semua pun


tertawa.


Aku : “udah ah itu karena di internet aja ganteng udah di edit pake beauty plu*!” jawab ku sambil tertawa


Dana : “wah parah nih si gita, betul-betul manusia apatis kamu git, sayang sekali waktu mu sebulan ini


terbuang sia-sia git padahal ada makhluk indah ciptaan Tuhan dikelas kita!”


Aku hanya tertawa sambil kembali kempat ku


Dana :“awas aja ya git kalo kamu sampe suka ke dia, dia jatah ku!” sahutnya

__ADS_1


Aku : “gak akan!” jawab ku sambil tertawa


    setelah puas menjelajahi dunia maya, akhirnya kami pun memutuskan untuk segera kembali keasrama. Hari ini ibu asrama kebetulan berada di teras depan, dan pasti kami akan dihukum karena terlambat pulang ke asrama. Betul sekali dugaan ku, kami akhinya disuruh membersihkan seluruh asrama, kami tidak membangkan sama sekali karena kami tau kami salah, berani berbuat maka harus berani bertanggujawabkan.


__ADS_2