AUTHORITY OF ABYSS SYSTEM

AUTHORITY OF ABYSS SYSTEM
BAB 023 - Undangan Perundingan Dari Elf.


__ADS_3

Satu bulan kemudian, tepatnya di Istana Kekaisaran Eternal Abyss, ada surat datang dari seorang utusan Ras Elf yang menghadap Charles, utusan itu menyampaikan ingin mengundang Charles bersama dengan para bawahannya.


“Kenapa aku harus datang sendirian, bukankah aku bisa mewakilkan pada salah satu bawahanku yang ada disini, apalagi kalian bukankah sebuah kekaisaran yang bisa mengatur kami seenaknya, apakah ini semacam penghinaan pada kami?”


Charles bertanya dengan mengeluarkan sedikit aura dan hawa membunuhnya, hal ini tentu saja membuat Utusan Elf itu bergetar hebat.


“Bu– bukan seperti itu, Yang Mulia Kaisar Abyss, saya hanya bertugas menyampaikan ini tanpa memiliki tendensi apapun, kalau memang Anda ingin melakukannya, saya tidak masalah sama sekali,” jawab Utusan Elf yang sudah ketakutan itu.


“Hahaha! Ternyata itu sebuah ancaman dari seseorang, atau bisa jadi undangan perundingan ini adalah permintaan dari beberapa orang yang berkuasa di dunia ini yang sengaja mengundangku untuk membunuh atau setidaknya menjatuhkanku, bukan?”


Semua tebakan Charles yang tepat sasaran membuat wajah Utusan Elf itu semakin tak karuan. Tidak ada lagi kebohongan yang bisa disembunyikan dari Charles yang memiliki berkah Sistem.

__ADS_1


“Sa– saya sama sekali tidak paham mengenai hal itu, Yang Mulia! Saya hanyalah utusan penyampai pesan dan surat itu saja, mengenai hal-hal rumit lainnya Ratu Elf kami yang lebih tahu. Kalau mau saya bisa menyampaikan pesan Anda pada Ratu kami mengenai balasan dari surat itu,” ucap Utusan Elf tertunduk lesu.


Charles memandang Utusan Elf yang benar-benar polos itu, dia hanya datang sendirian, hal ini bisa menandakan dua hal, kemungkinan pertama utusan elf itu memang dijadikan korban kalau-kalau Charles marah atau sejenisnya.


Mengenai kemungkinan kedua, hal ini ditujukan pada Charles, untuk menghinanya dengan hanya mengirimkan satu utusan lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk mempertahankan diri, tapi Charles tidak terlalu memedulikan hal itu.


“Baiklah-baiklah, katakan pada tuanmu itu, aku akan datang bersama dengan seluruh petinggi kekaisaran ini, aku akan menghormati Sang Ratu Elf,” jawab Charles membuat utusan itu lega.


Utusan Elf itu mengangguk paham, dia tertekan dengan ancaman Charles itu.


Beberapa saat kemudian, akhirnya dia dibiarkan kembali, dia langsung berlarian menuju ke hutan elf dengan kecepatan tinggi, misinya menuju ke Istana Kekaisaran Eternal Abyss itu sudah sangat menguras mentalnya, dia tidak akan melakukannya lagi.

__ADS_1


“Kenapa Anda menerimanya Yang Mulia? Bukankah sudah jelas ini hanyalah akal-akalan untuk membuat kita datang. Menurut hemat saya, sepertinya mereka akan mengepung dan membunuh kita semua jika kita benar datang,” simpul Lord Singa Lava.


“Aku tahu apa yang kalian pikirkan, oleh karena itu aku tadi mengatakan akan membawa kalian semua, karena sekalian saja kita buat pertunjukkan di sana,” jelas Charles sambil berjalan santai mendekati kursi para petingginya.


“Dimana hanya dengan 10 Lord Abyss, jutaan pasukan musuh tidak akan bisa mengalahkannya, di sana akan menjadi panggung kita pada dunia ini,” jawab Charles terlihat sudah memikirkan dengan matang semua ini.


“Kalau memang itu keinginan Anda, maka kami tidak akan bertanya lagi, kami akan mempersiapkan diri dan menguatkan diri kami sendiri, agar sesuai dengan ekspektasi Anda.” Para Lord Abyss sudah mulai bisa menebak kemana tujuan tuannya itu.


“Setelah di sana nanti, Anda tidak perlu bergerak, biarkan kami menghukum mereka semua!” ucap Lord Parasit Kuno yang paling bersemangat melakukan pembantaian.


“Baiklah, kalian semua boleh pergi. Kita akan langsung berangkat tepat 10 hari lagi. Persiapkan semuanya dengan baik, mari kita siapkan panggung besar pembantaian ras yang katanya netral itu!”

__ADS_1


Charles sambil tersenyum menakutkan, 10 Lord Abyss lainnya juga melakukan hal yang sama, mereka semua benar-benar memiliki karakter yang mirip. Hanya ada satu yang bisa menjelaskan pemikiran mereka, PEMBANTAIAN.


__ADS_2