
Di Tempat Para Dewa Berada.
“Ini benar-benar kekuatan dari Sang Dewa Kegelapan! Kita tidak boleh terpapar kabut ini terus menerus atau kita akan mati!” ucap Dewa Matahari.
“Demigod yang kamu berikan kekuatan itu sangat bodoh! Bagaimana dia bisa memberitahukan hal ini pada musuh, benar-benar bodoh!” teriak Dewi Bulan marah-marah.
“Lebih baik kita langsung membuat Para Demigod Bodoh itu keluar dari ruangan itu, semakin lama kita terpapar kabut kematian ini, maka bisa berpengaruh pada kekuatan takdir kita,” ucap Dewa Nebula.
“Benar, apa yang dikatakan oleh Dewa Nebula! Aku yang paling tahu mengenai kekuatan ini, lebih baik kalian memutuskan hubungan Demigod atau memindahkan Demigod kalian ke tempat lain!” tegas Dewi Cahaya.
Keempat Dewa Kuno ini langsung memutuskan hubungan dengan Demigod. Sejak saat itu, Para Demigod yang ada di dunia itu tidak akan mendapatkan perlindungan mereka lagi.
“Kita sudah memberikan banyak hal dan waktu yang cukup lama untuk melatih para demigod ini. Tapi aku tidak menyangka hanya karena salah dalam berbicara, kita harus kehilangan mereka,” ucap Dewa Matahari.
“Itu hanyalah waktu yang kecil bagi kita, tapi aku tidak menyangkal perkataan mengenai kerugian dari apa yang sudah kita berikan pada Para Demigod itu!” tangkas Dewa Nebula.
“Semua karena Demigod yang kamu pilih itu sangat bodoh, benar-benar bodoh!” teriak Dewi Bulan makin marah.
“Sudah-sudah! Jangan bertengkar lagi, lebih baik kalian menggunakan kekuatan takdir dengan cepat sebelum Kabut Kematian ini mengikis keberadaan kalian!” tegas Dewi Cahaya.
Keempat Dewa itu menyayangkan hal ini terjadi, tapi dengan itu juga mereka mendapatkan sebuah kesimpulan bawa cikal bakal Dewa Kegelapan yang baru sudah muncul.
__ADS_1
“Yang harus kita khawatirkan sekarang adalah bagaimana cara membuat Penguasa Dunia atau Dewa Kegelapan baru itu tidak menjadi kuat dan naik kesini, kalau sampai itu terjadi…”
Dewi Cahaya menghentikan kalimat terakhirnya dan memandang ketiga dewa kuno di depannya itu.
“Bahkan kita saja bisa mati olehnya, kita tidak boleh menutup mata bahwa Dewa Kegelapan adalah yang paling kuat diantara kita, kalian masih ingat dengan kejadian ribuan tahun lalu itu, bukan?”
Dewi Cahaya mengingatkan kembali ketika Dewa Kegelapan memiliki kekuatan yang paling kuat diantara 5 Dewa Kuno. Hal ini sampai membuat mereka berempat menggunakan sebuah konspirasi untuk menipu langit.
“Ya kami mengingatnya, kita harus segera melakukan sesuatu! Bagaimana kalau kita melakukan…” Para Dewa Kuno itu sudah masuk dalam pembahasan berat cara untuk memusnahkan Charles.
***
Kembali ke tempat Charles.
“Benar, sepertinya–”
“ARGH!”
“ARGH!”
Kabut kematian itu akhirnya membuat Para Demigod itu langsung sekarat, mereka semua tidak menyangka dampak serangan dari Charles akan sekuat ini.
__ADS_1
“Oh sepertinya kalian sudah dibuang ya oleh Para Dewa, sangat menyedihkan sekali!” ucap Charles menunjukkan wujudnya di depan Para Demigod yang sekarat.
“Ba– bagaimana kamu bisa tahu, kami–”
*SLASH!
*SLASH!
“Sekarang kalian semua sudah tidak penting lagi! Matilah saja, aku sudah tidak membutuhkan kalian lagi!” Charles membunuh 12 Demigod itu dengan Pedang Kegelapan yang ada di tangannya.
[Selamat! Master sekarang naik ke level Kekuatan SSR-1300.]
Charles menjentikkan jarinya kemudian dia kembali ke ruang bawah tanah tadi dan melihat 12 Demigod sudah tergeletak di tanah dengan kepala menghilang. Dia kemudian melihat sekitar, mencari dimana Charlotte.
Karena tidak menemukannya di ruang bawah tanah itu, dia kemudian naik ke atas.
Sesampainya disana dia melihat Kehancuran Istana Kekaisaran Victoria dan Charlotte yang sedang bertarung dengan Agnes.
“KENAPA PARA NAGA SEPERTI KALIAN MENGHANCURKAN KEKAISARANKU!” teriakan Charlotte terdengar parau karena kekaisarannya yang sudah hancur lebur.
Charles yang melihat itu segera mendekat pada mereka berdua.
__ADS_1
“Tenanglah, Kak! Ini semua adalah perintahku, karena…”