
Charles sedang terbang di ketinggian yang membuatnya bisa melihat sebagian besar daratan yang ada di dunia itu, kemudian dia berkomunikasi dengan sistem dan menanyakan sesuatu.
“Jadi ini adalah daratan yang ada sekarang, seingatku dulu wilayah daratan tidak seluas ini,” batin Charles.
[Seperti yang anda pikirkan, Master. Daratan ini adalah penggabungan dari 5 Benua yang sebelumnya terbatas oleh pelindung kuno milik Dewa Cahaya. Mereka semua sudah menjadi satu.]
“Apakah ini berkaitan dengan kedatangan beberapa dewa itu?” tanya Charles.
[Benar sekali, para dewa yang berdatangan itu menggunakan kekuatan mereka untuk menggerakkan lempengan kerak bumi untuk membuat sebuah daratan luas.]
“Apakah ada alasan khusus mengenai hal itu?” tanya Charles.
[Mereka semua ingin menyamarkan keberadaan dari Anda dan Para Naga. Bahkan mereka membuat beberapa klon untuk mengelabui deteksi Anda.]
“Hmm … sepertinya musuhku kali ini akan sedikit merepotkan ya?”
[Dengan menggunakan ingatan yang Master terima sebelumnya, maka tidak akan ada hal yang sulit. Hanya membutuhkan perjuangan lebih besar saja.]
__ADS_1
“Itu saja saja dengan sulit, Sistem! Tapi tidak masalah, lebih baik sulit daripada tidak sama sekali,” ucap Charles.
“Kalau begitu lebih baik aku langsung bergerak saja ke tengah lautan itu, entah kenapa aku merasa dewa yang bersembunyi di lautan itu adalah yang terkuat diantara yang lain,” lanjut Charles.
[Memang begitulah adanya, Master!]
Charles mengangguk paham, kemudian dia meneruskan perjalannya ke tengah lautan. Dia menyusuri setiap lautan yang dilewati olehnya. Namun tak kunjung menemukannya.
Sampai akhirnya dia berhenti sejenak di sebuah lautan luas, yang sejauh memandang hanya ada air laut saja, disana dia merasakan ada sebuah energi aneh dari dalam laut.
Charles menciptakan sebuah bola energi dari Mana Kegelapan, dia menciptakan bola itu sedikit transparan dan memiliki ukuran sebesar tubuhnya.
Setelah itu bola energi itu membungkus tubuhnya dengan menyerupai lekukan yang ada. Lalu dia masuk ke dalam air dan bisa bergerak dengan bebas, serta masih bisa bernafas dengan normal.
“Aku merasakan energi besar dari sana!”
Charles menyusuri lautan itu semakin dalam, dia terus masuk ke dalam sana sampai tak terasa dia masuk ke sebuah palung dengan tekanan air yang sangat-sangat tinggi.
__ADS_1
Namun tekanan itu tidak bisa membuat Charles oleng, dengan penyesuain selama beberapa detik, dia sudah terbiasa dengan sangat cepat dan terus masuk ke dalam palung itu.
Setelah sampai di bagian terdalam dari palung laut itu, dia menemukan sebuah pintu misterius di salah satu dinding ujung palung itu.
Tak banyak bicara lagi, dia masuk ke dalam pintu itu, alangkah terkejutnya dia ketika melihat sebuah ruangan yang kedap dengan air dan memiliki kekuatan besar yang bisa menahan tekanan dalam laut itu.
Setiap dinding dari ruangan itu ada sebuah lingkaran sihir yang sangat rumit dan kokoh. Tapi semua lingkaran sihir itu terkesan sangat kuno dan tidak mungkin bisa dibuat oleh makhluk zaman ini.
“Ini adalah sebuah Relik Kuno, bagaimana bisa ada sebuah Relik Kuno dan Labirin disini? Siapa yang sebenarnya membuat ruangan ini di palung?” tanya Charles pada dirinya sendiri.
[Di arah jam 12 ada sebuah Mutiara Kehidupan yang merupakan harta paling berharga di tempat ini.]
Charles juga merasakannya, dari sanalah energi kuat yang dirasakan olehnya tadi muncul. Tentu saja dia mendekatinya dan melihat Mutiara Berwarna Biru Laut itu dengan seksama.
“Kenapa aku seperti ingin menyentuhnya?”
“Jauhi Inti Kekuatan yang seharusnya menjadi milikku, Bajingan!”
__ADS_1