
Di Istana Kekaisaran Victoria.
“Sepertinya Abyss ini benar-benar tidak memandang kita dengan hormat sama sekali, mereka bahkan dengan terang-terangan membawa sejumlah pasukan kuat untuk datang ke wilayah kita,” ucap Ratu Charlotte melihat pergerakan musuh dari bola kristal.
“Aku perintahkan pada kalian semua untuk membawa sebagian besar pasukan untuk memperkuat Penjara Ilahi Victoria, kita tidak bisa membiarkan iblis-iblis itu bisa membuat kita malu untuk kesekian kalinya,” tegas Ratu Charlotte.
“Izinkan kami melakukannya, Yang Mulia! Setelah kita semua memasuki masa pelatihan selama ini, kekuatan kita sekarang sudah sangat besar dan mungkin bisa sebanding dengan mereka,” jawab Petinggi Victoria dengan pangkat Jenderal.
“Aku izinkan! Buat peperangan di Penjara Ilahi Victoria kali ini menang, buat para bajingan Abyss itu mundur dan tidak menginjakkan kakinya ke wilayah kita lagi!” tegas Ratu Charlotte melepas kepergian dari beberapa petingginya.
***
Pasukan Eternal Shadow yang dipimpin oleh Thomas sudah berada di Penjara Ilahi Victoria, mereka memberikan banyak informasi mengenai pasukan musuh yang semakin menguatkan benteng sekaligus penjara paling aman di dunia itu.
“Sepertinya pergerakan dari Pasukan Utama Abyss sudah disadari musuh, mereka semua melipatgandakan kekuatan di Penjaga Ilahi ini, kita harus melaporkannya pada Yang Mulia Charles,” ucap Thomas pada seluruh bawahannya.
__ADS_1
“Tolong sampaikan juga mengenai beberapa pasukan khusus Kekaisaran Victoria yang diturunkan kemari, Tuan! Para Petinggi Victoria yang datang bersama dengan mereka akan sedikit menyulitkan nanti,” ucap Pasukan Shadow.
“Tentu saja, kalian semua menyebarlah dan gunakan Skill Stealth agar tidak terdeteksi musuh! Berikan laporan padaku setiap 1 menit, setelah itu aku akan langsung memberikan laporan pada Yang Mulia Charles,” tegas Thomas pada semua pasukan.
“Baik, Tuan!” Seluruh Pasukan Eternal Shadow sudah bergerak ke segala arah, mereka semua mulai menyusup ke beberapa bagian dalam Penjara Ilahi dan memberikan laporan secara langsung pada Thomas.
Peperangan informasi dan peperangan fisik yang akan datang sebentar lagi sudah membuat rangsangan pada semua orang untuk mempersiapkan diri masing-masing.
Peperangan besar yang akan terjadi antara Kekaisaran Victoria dan Kekaisaran Abyss yang merupakan musuh bebuyutan akan terjadi lagi. Peperangan Suci, itulah namanya.
***
Dari kejauhan Pasukan Eternal Abyss yang dipimpin oleh Kaisar Charles sudah terlihat, mereka semua membawa banyak bendera dan menabuh genderang perang untuk mencoba menurunkan mental musuhnya.
Meskipun hanya membawa 1 juta pasukan saja, tapi kekuatan rata-rata dari mereka semua sudah berada pada Level Kekuatan SS-500. Sebuah kekuatan yang bisa meratakan sebuah kerajaan menengah dalam waktu satu jam saja.
__ADS_1
Kedatangan Charles dan seluruh bawahannya langsung disambut oleh Para Petinggi Victoria yang berniat melakukan perundingan sebelum perang sesungguhnya. Para Petinggi itu datang dengan cara terbang dan turun tepat beberapa meter di depan Charles.
“Berikan kami wakil dari kalian semua, kami ingin meminta diskusi sebelum perang yang sesungguhnya!” ucap Petinggi Victoria dengan sopan.
“Diana! Dracula! Ikutlah denganku, kalian adalah alasan kenapa kita akan melakukan peperangan ini!” Charles mengajak dua orang itu datang menemui para petinggi musuh yang berjumlah 3 orang di depan sana.
Pertemuan pun terjadi.
“Jadi, apa alasan kalian mengobarkan perang pada kami? Bukankah seharusnya kita tidak saling menyerang sejak kejadian dari Hutan Elf itu?” tanya Petinggi Victoria.
“Alasan kami datang kemari adalah membebaskan semua vampir yang ada di Penjara Ilahi! Kalau kalian bisa memberikannya pada kami secara sukarela, maka Perang Suci ini tidak akan pecah!” tegas Charles.
“Tapi kalau kalian tidak memenuhi tuntutan kami ini, maka jangan banyak bicara lagi, kami akan meratakan Penjara Ilahi sebagaimana kami meratakan Hutan Elf itu! Sekarang berikan jawaban kalian!” tegas Charles memandang 3 musuh itu.
“Sepertinya persyaratan itu terlalu tinggi, lebih baik kita…”
__ADS_1