AUTHORITY OF ABYSS SYSTEM

AUTHORITY OF ABYSS SYSTEM
BAB 042 - Kuil Cahaya Membuat Konspirasi!


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian di Istana Kekaisaran Victoria.


“Memang benar, banyak penduduk kita yang menyembah Dewi Cahaya. Tapi kenapa harus sampai tunduk secara penuh padanya, bukankah jika masalah pasukan dan pemerintahan, kita yang mengaturnya?” tanya Ratu Charlotte pada para petinggi.


“Kita tidak bisa membuat Dewi Cahaya marah, Yang Mulia! Anda harus ingat bahwa Para Leluhur Keluarga Anda adalah orang yang taat pada Dewi Cahaya!” Ada Seorang Petinggi Victoria yang mengingatkan Ratu Charlotte.


“Aku tidak akan menyangkal hal itu, tapi kenapa mereka harus masuk ke dalam pemerintahan secara langsung, bukankah seharusnya mereka hanya memberikan beberapa saran saja?” Ratu Charlotte terlihat tidak terima.


“Mereka bahkan meminta pengorbanan beberapa gadis perawan dalam jumlah besar hanya untuk meningkatkan kekuatan mereka, bukankah hal ini sama saja dengan pembunuhan terstruktur?” sambung Ratu Charlotte masih marah-marah.


Ada beberapa orang Petinggi Victoria yang mendekat, mereka semua seperti ingin berdiskusi dengan lebih dekat dengan ratunya itu. Tapi di balik tangan mereka ada sebuah Jarum Cahaya yang akan ditancapkan ke kepala Ratu Charlotte.


“Kami sebenarnya tidak ingin melakukan ini, Yang Mulia! Tapi seharusnya Anda tidak mempertanyakan titah dari Dewi Cahaya yang sudah membantu kita selama ini! Sekarang lebih baik Anda tidur panjang saja, biarkan kami menggantikan Anda!”

__ADS_1


*JLEB!


10 Jarum Cahaya langsung tertancap dengan kuat di dada dan kepala Ratu Charlotta. Sebelumnya Ratu itu sempat memberontak, sayangnya tenaganya masih kalah kuat dengan 3 Petinggi Victoria yang menancapkan Jarum Cahaya tersebut.


Tak lama kemudian, Ratu Charlotte yang sudah jatuh ke lantai tiba-tiba kembali sadar dengan 10 Jarum yang masih menempel di tubuhnya.


“Salam Wahai Dewi Cahaya! Kami semua sudah melaksanakan perintah Anda.” 3 Petinggi Victoria sebelumnya langsung berlutut di depan Ratu Charlotte yang dirasuki oleh Dewi Cahaya itu.


“Kalian bekerja dengan baik! Mulai sekarang aku yang akan memimpin Kekaisaran Victoria ini! Apakah ada yang keberatan dengan hal ini?” tanya Ratu Charlotte pada seluruh petinggi yang ada.


*SLASH!


Ratu Charlotte menebaskan pedangnya pada salah satu Petinggi Victoria yang menolak perkataannya itu. Hal itu memberikan efek kejutan bagi semua Petinggi Victoria yang melihat hal kejam itu secara langsung.

__ADS_1


“Aku ingatkan sekali lagi! Kalian semua adalah Ras Hina yang tunduk pada manusia dan kekaisaran ini! Dan sekarang sebagai seorang dewi aku menurunkan diri agar bisa memimpin kalian!” sombong Ratu Charlotte.


“Dengan semua pengorbananku ini, kalian semua masih ingin menentangku! Sepertinya harus ada beberapa pembersihan di kalangan Para Petinggi Victoria sebelum aku meneruskan pemerintahan ini ya?” sambung Ratu Charlotte.


“Maafkan kami, Wahai Dewi Cahaya! Mulai sekarang kami tidak akan pernah mengingkari dan menolak perkataan Anda! Kami akan menjalankan semua perintah Anda tanpa banyak tanya lagi.” Seluruh Petinggi Victoria langsung berlutut.


Mereka semua tidak ingin memiliki nasib yang sama dengan apa yang sudah terjadi pada salah satu dari mereka tadi.


“Inilah yang aku mau! Sekarang aku memerintahkan kalian untuk mencari 10.000 Gadis Perawan dan kirimkan pada Kuil Cahaya Pusat! Aku juga memerintahkan kalian untuk mendirikan satu Kuil Cahaya di setiap kota yang ada! Paham?!” tegas Ratu Charlotte.


“Kami akan melakukannya, Yang Mulia!” jawab Seluruh Petinggi Victoria.


Mulai detik itu Kekaisaran Victoria melakukan sebuah reformasi besar-besaran. Dimana setiap corak keputusan mereka sekarang, pasti akan ada hubungannya dengan Kuil Cahaya.

__ADS_1


Bahkan seluruh penduduk Kekaisaran Victoria juga dipaksa untuk terus berdoa dan memberikan sebagian mana sihir mereka ke dalam kuil-kuil cahaya yang baru saja dibentuk.


Ini adalah perbudakkan dalam versi terbaru, sebuah skenario pemerintahan yang hanya menguntungkan para petinggi dan tidak memedulikan penduduk sama sekali.


__ADS_2