
Lord Parasit sudah bergerak sangat cepat ke arah orang yang berani meninggikan suaranya pada Charles. Hampir saja dia memenggal kepala dari Raja Demi Human itu, namun gerakannya ditahan oleh perkataan tuannya.
“Jangan terlalu agresif, Lord Parasit! Kita disini hanyalah tamu yang diundang oleh Ratu Elf dan semua orang penting di sini. Jadi jangan membuat kekacauan terlebih dulu,” ucap Charles sambil tersenyum penuh arti.
Lord Parasit yang sudah berada di belakang Raja Demi Human itu mengangguk paham dan kembali lagi ke samping Charles.
“Maafkan hamba, Yang Mulia! Tapi dia berani berteriak dan meninggikan suaranya. Saya hanya tidak rela Anda diperlakukan seperti itu,” jawab Lord Parasit meminta maaf.
“Sudah biarkan saja, dia melakukannya karena belum mengenalku, kalau dia sudah mengenalku, maka akan berubah dengan sendirinya,” ucap Charles sambil mengeluarkan tekanan dan hawa membunuhnya yang sangat pekat.
Hari cerah itu langsung berubah menjadi gelap hanya karena Aura Kematian yang dikeluarkan oleh Charles. Namun, semua itu sirna karena kedatangan Rombongan Ratu Charlotte yang sengaja baru datang sekarang.
*BLAAAR!
Bentrokan Aura antara Charles dan Charlotte membuat sebuah tekanan pada udara, hingga menyebabkan awan di atas mereka berdua menghitam dan mengeluarkan kilatan petir yang menggelegar.
__ADS_1
“Sepertinya tidak baik menggunakan aura kuat seperti itu di Forum Perundingan Dunia ini, bukan?” Ratu Charlotte berbicara ringan pada Charles, kedatangannya bersama dengan 100 Petinggi Kekaisaran Victoria yang terdiri dari berbagai ras.
“Memang benar, tapi setidaknya aku tidaklah sama dengan seseorang yang sejak tadi sebenarnya sudah datang, hanya saja dia bersembunyi dan ingin datang dengan keren saja,” jawab Charles sambil tersenyum.
Beberapa Petinggi Victoria merasa disindir dan berniat melakukan sesuatu pada Charles. Tapi, Ratu Charlotte menahan mereka untuk tidak melakukannya.
“Kami memiliki beberapa kendala dan perlu kami luruskan, bahwa kami tidak ingin keluar dengan keren atau sejenisnya, kami hanya sedang menunggu seseorang yang sangat telat,” balas Ratu Charlotte pada Charles.
Kedua Penguasa Tertinggi itu sangat lihai dalam berkata-kata dan saling menjatuhkan satu sama lain. Benar-benar layak menjadi seorang penguasa yang sama-sama kuatnya.
Charles mengangguk paham, dia kemudian menghilangkan Aura dan Tekanan miliknya. Kemudian masuk ke dalam Ruang Perundingan Dunia yang sudah disiapkan oleh Para Elf.
Sekarang mereka semua sudah duduk di kursi masing-masing dan siap melakukan pembahasan penting mengenai dunia ini. Terutama mengenai Kekaisaran Eternal Abyss milik Charles.
“Kenapa kalian sangat ingin tahu mengenai cara kami meningkatkan kekuatan dengan cepat? Apakah akan ada seseorang yang akan membeberkan rahasia terbesarnya begitu saja?”
__ADS_1
Charles membuka suaranya ketika semua orang terus memberondong dengan banyak pertanyaan mengenai kekaisaran miliknya.
“Karena kekuatan kalian yang terlalu cepat berkembang itu membuat keimbangan di dunia ini menjadi hancur. Sekarang banyak wilayah yang menyatakan diri bergabung dengan kalian, itu adalah hal serius, begitulah yang aku dengar!”
Ratu Charlotte memberikan alasannya atas nama dunia ini, padahal sebenarnya yang paling ingin tahu rahasia yang dimiliki oleh Charles adalah mereka sendiri.
“Bukankah jika aku menjawabnya, aku akan dikatakan sebagai penguasa paling bodoh yang pernah ada?” Charles menatap semua orang, terutama Ratu Charlotte yang kebetulan duduk satu garis di hadapannya.
“Tapi satu hal yang pasti, kekuatan kami ini untuk pembalasan atas semua perbuatan kalian pada Abyss. Dimana kalian terus berperang dan memfitnah kami melakukan kejahatan!” tegas Charles.
“Bahkan tidak jarang kalian mencatut nama kami atas kejahatan yang sama sekali tidak kami lakukan. Itulah cara kalian yang sangat tidak beretika dan benar-benar memalukan!” sambung Charles lagi.
“Intinya, kami akan membalas dendam atas semua perbuatan kalian, terutama tentang 20 tahun yang lalu, dimana kalian semua menyerang Abyss dan membuat kemunduran besar bagi Abyss! Itu saja!” tegas Charles tanpa takut pada siapapun di sana.
“Hmm … sepertinya kamu tidak sadar sedang berhadapan dengan siapa ya?” Salah Satu Petinggi Victoria mendekat ke Charles dengan tatapan penuh kebencian.
__ADS_1