
Setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar dari Charles, Charlotte akhirnya mau menerima semua hal.
“Maafkan aku karena telah menyerang bawahanmu,” ucap Charlotte.
“Tidak masalah, yang terpenting Kakak sudah memahami apa yang terjadi sekarang, bagaimana kalau kakak ikut denganku menuju ke Kekaisaran Eternal Abyss?” tanya Charles.
Charlotte melihat istana dan tempat kelahirannya itu untuk terakhir kalinya. Kemudian dia berbalik dan mengikuti Charles yang juga sudah menerimanya menjadi kakak.
Mungkin di dunia ini, satu-satunya keluarga terakhir yang dimiliki oleh Charlotte adalah Charles. Jadi, dalam hatinya dia cukup senang karena dapat mengikutinya.
Tapi ada ketakutan tersendiri untuk Charlotte, dimana dia takut tidak bisa diterima oleh bawahan dari Charles, karena notabene dia adalah musuh terbesar mereka semua.
“Aku tahu apa yang Kakak pikirkan, tapi aku akan menjelaskan pada semua orang, jadi tenang saja,” ucap Charles.
Charlotte menurut saja, dia tidak membantah lagi apa yang dikatakan adiknya itu, dia hanya tersenyum ringan saja.
Mereka semua kemudian terbang kembali ke Istana Kekaisaran Eternal Abyss.
__ADS_1
***
Di Tempat Para Dewa.
“Kalian semua, kami perintahkan untuk pergi ke dunia itu! Gunakan semua kekuatan yang telah kami berikan untuk membunuh Calon Dewa Kegelapan di masa depan itu, paham?!” tegas Dewi Cahaya.
“Kami paham, Wahai Dewi Kuno!” jawab beberapa dewa yang mendapatkan tugas itu. Mereka semua kemudian masuk ke dalam sebuah portal dan langsung pergi ke dunia tempat Charles berada.
“Semoga mereka semua bisa menyelesaikan tugas ini,” ucap Dewi Bulan.
“Pasti mereka bisa melakukannya, bagaimanapun kita menurunkan 6 Dewa Sekaligus dengan Perintah Pembantaian pada mereka semua,” sambung Dewa Matahari.
***
Suatu Tempat di Dunia Pedang & Sihir.
“Kedatangan kita kemari adalah membunuh orang bernama Charles dan menghancurkan seluruh kekaisarannya!” ucap salah satu dewa.
__ADS_1
“Tepat sekali, lalu bagaimana cara kita untuk mengalahkannya? Seperti yang kita tahu dia sangatlah kuat, bahkan untuk ukuran para Dewa Kuno,” ucap salah satu dewa lainnya.
“Itu memang harus kita pikirkan, bagaimanapun kita turun ke dunia ini tidak dengan tubuh asli kita, jadi kekuatan kita hanya bisa digunakan setengahnya saja,” ucap dewa lainnya.
“Begini saja kita akan membagi wilayah kekuasaan demi mengumpulkan pasukan besar dan kita akan mengirimkannya ke Abyss,” usul Dewa Lautan.
“Baiklah kalau begitu, kami berlima akan menempati 5 Benua yang sudah bergabung menjadi satu ini, kita akan membuat banyak pasukan dalam waktu maksimal satu tahun,” ucap Dewa Benua Angin.
“Kalau begitu mari kita segera bergerak dan menanam semua parasit peningkat kekuatan ini pada bawahan kita nanti. Dengan begitu mereka akan sampai level kekuatan SSR dengan cepat,” ucap Dewa Tanah.
“Sampai jumpa semuanya, kita akan bertemu disini dalam waktu satu tahun lagi!” Dewa Api dan beberapa Dewa lainnya sudah meninggalkan tempat itu.
Para Dewa lainnya juga melakukan hal yang sama. Alhasil, mereka semua sudah memasuki wilayah kekuasaan masing-masing untuk membentuk pasukan besar.
Mereka tidak berani langsung melawan Charles karena kalah dalam kekuatan. Jadi secara logika, mereka akan melemahkan Charles dengan banyaknya pasukan ini. Setelah itu mereka baru melawannya.
Itulah yang dipikirkan oleh 6 Dewa yang baru saja datang ke Dunia Pedang dan Sihir ini. Mereka adalah Para Dewa Pembunuh yang dikenal sangat kuat dan kejam di Langit.
__ADS_1
Tapi entah mereka akan berhasil atau tidak di dunia ini. Karena yang mereka lawan adalah cikal bakal dari Dewa Kegelapan di masa depan. Sang Dewa Kuno yang mati.