
“Curse of Blood : Kutukan Darah Abadi!” Dracula sudah mengeluarkan seranganya, kini dia bertarung satu lawan satu dengan Thomas yang merupakan salah satu pemimpin terkuat Abyss.
“Sihir Nature : Kubah Penghalang Alami!” Thomas berhasil menyangkal semua kutukan itu dengan kekuatan dari alam. Meskipun kekuatannya bukan musuh alami kutukan darah, tapi dengan kekuatannya yang lebih tinggi, dia bisa menahannya.
Pertarungan dua orang kuat itu berlanjut dengan pertarungan jarak pendek. Dalam hal ini, Dracula sendiri menggunakan sebuah pedang darah sedangkan Thomas menggunakan sebuah pedang sedang.
Kedua orang itu terus bertukar serangan sampai memancing Para Lord Abyss yang merasakan ada yang tidak beres di sana datang. Kemudian mereka semua melihat pertarungan 2 Pasukan Besar.
Dimana 100 Pasukan Eternal Shadow sedang melawan Para Vampir yang berjumlah ribuan orang. Pertarungan yang seharusnya tidak berimbang sama sekali, tapi pada kenyataannya Pasukan Shadow berhasil menahan ribuan orang itu.
“Ras Darah? Apakah mereka masih memiliki hubungan dengan Sang Ratu?” tanya Lord Singa Lava yang tertarik dengan pertarungan di depannya itu.
“Bagaimana kalau kita menanyakan hal itu pada mereka, kamu tidak ingin bukan membunuh seseorang yang ternyata adalah keluarga ratu kalian sendiri?” ucap Lord Phoenix Ilahi.
“Masuk akal, kalau begitu mari kita bantu Pasukan Eternal Shadow untuk menangkap ribuan vampir itu. Setelah itu kita akan membawanya menuju ke Istana Kekaisaran Eternal Shadow,” ucap Lord Lebah Ungu.
__ADS_1
Dalam waktu yang singkat 10 Lord Abyss yang sudah sepakat untuk membantu Pasukan Eternal Shadow berhasil mengalahkan semua vampir yang menerobos masuk ke dalam wilayah mereka.
Kemudian Para Lord Abyss langsung menangkap semua orang dan menginterogasi mereka semua. Tapi tidak ada yang menjawab kecuali seorang pemuda yang bernama Dracula itu.
“Sepertinya semua vampir yang ada disini hanya menurut padamu, sekarang berikan kami alasan untuk tidak membunuh kalian semua, jangan buang-buang waktu lagi!” tegas Lord Singa Lava.
“Kami adalah Pasukan Elit Vampir yang ditugaskan untuk menyerap darah kalian semua agar kekuatan kalian melemah. Asalkan kalian tahu kami semua sudah menyebarkan kelelawar darah kami untuk membuat kerusakan di sini!” jawab Dracula.
“Oh apakah ini sebuah ancaman atau sejenisnya? Kalau memang kalian benar-benar ingin melakukannya, kenapa kami merasa bahwa kalian malah ingin kami tangkap? Jangan berbohong pada kami!” tegas Lord Phoenix Ilahi.
Para Lord Abyss sendiri juga tidak mau mengambil resiko kalau seandainya semua vampir ini masih keluarga dari Ratu Diana. Alhasil, mereka semua menggiring semua vampir yang tertangkap itu menuju ke Istana Kekaisaran Eternal Abyss.
***
Istana Kekaisaran Eternal Abyss.
__ADS_1
Dracula dan beberapa orang yang dianggap sebagai Tetua Vampir langsung digiring masuk untuk menemui Charles dan Diana.
“Kami ingin memberikan laporan, Yang Mulia! Ada beberapa Ras Darah yang menyusup ke wilayah kita dan sekarang mereka semua sudah tertangkap, jumlah mereka sekitar 10 ribu orang dan 5 orang disini adalah pemimpin mereka,” lapor Thomas.
“Ras Darah? Apakah kalian diperintahkan oleh Kekaisaran Victoria untuk datang kemari?” tanya Charles sambil meminta sistem untuk menganalisis para vampir yang ada di sana.
[Sistem mendeteksi kemiripan hampir 90 persen dengan gen yang ada dalam Diana, Master. Kemungkinan besar, para vampir ini adalah keluarga dekat dari kekasih Anda.]
Charles mengangguk paham dengan penjelasan sistem, kemudian dia mengalihkan pandangannya kembali pada orang yang memiliki nama Dracula tadi.
“Jawab pertanyaanku atau kamu akan mati dengan tanganku ini!” tegas Charles yang menghilang dan tiba-tiba muncul tepat di depan Dracula, kecepatan yang sangat cepat itu membuat suasana Ruang Tahta itu menjadi lebih mencekam tapi, tapi…
*BRAAAK!
“LEPASKAN PEMIMPIN RAS KAMI!” Beberapa vampir terlihat mendobrak pintu Ruang Tahta itu dan berlarian masuk dengan brutal. Mereka semua memiliki keinginan kuat menyelamatkan Dracula.
__ADS_1