Ayah Anakku

Ayah Anakku
Singa Betina Bangun Tidur


__ADS_3

"Huwaaa!!! Tinggi banget Vin! Gimana ini? Huuuu hiks hiks! Vin aku takut!" racau Windi sambil berteriak.


Hai, bagi yang cari kelanjutannya, aku mau cari rumah baru buat Ayah Anakku. Mungkin kalian bakal temuin nama penanya bukan lagi Ell Zeya, bisa aja Blue Rose atau Aubi Atmarini Aiza. Tapi aku mang punya beberapa nama pena. Hehe.... 😂😍


"Takut Vin! Hiks hiks, Vin..."


"Sssttt gak papa, aku di sini jagain kamu. Jangan takut yah?" bisiknya di telinga Windi sangat lembut.


"Tapi Vin, tolong kasih tau petugasnya buat nurunin kita!" teriaknya lagi.


Melvin mendadak budeg gara-gara teriakan istrinya yang ketakutan.


"Yah gak bisa sayang, kita harus tuntasin ini. Trista ada di sebelah tuh!" ia menunjuk kurungan di sebelah mereka dimana Tristan tengah menatap mereka dengan senyum kemenangan.


Windi tidak berani melihat ke samping. "Kamu ajarin apa sih anak aku sampe jail begitu?"


"Anak aku juga sayang. Yah aku ajarin yang baik-baik lah, gak tau itu dari mana. Mungkin nurun dari sikapku saat masih kecil."


Windi menatap Melvin cemberut, "ih kok jail diturunin ke anak sih!" kesalnya melupakan rasa takut.

__ADS_1


Melvin tertawa, perlahan bianglala turun dan satu persatu orang turun dari bianglala.


"Mana aku tau kalau jail bisa nurun. Kamu mau turun sendiri atau mau tetep kayak gini aku gendong?" goda Melvin kemudian.


Windi baru sadar kalau mereka sudah selesai, bahkan Vero dan Tristan sudah menyambut mereka, pintu juga sudah terbuka. Windi yang baru sadar buru-buru lepas dari pelukan Melvin dan turun dari wahana.


Ia langsung berlari memeluk Tristan dengan haru tak terbendung, "alhamdulillah nak, kamu kemana aja? Bunda bingung nyariin kamu. Hiks hiks bunda takut kamu hilang dan gak bisa ketemu kamu lagi...hiks!"


Tristan menghapus air mata ibunya dan senyum manis, "maafin Tan Bunda, tadi Tan main sama uncle Vero. Sorry buat Daddy sama Bunda khawatir."


Windi mengangguk dan memeluk putranya lagi lebih erat.


Melvin heran dengan istrinya, baru saja drama ketakutan naik bianglala, sekarang drama menemukan anaknya yang hilang. Bukankah wanita sangat ajaib? Tapi Melvin mencintainya, ia menghampiri anak istrinya ynag berpelukan kemudian menyusul memeluk mereka. Kedua orang tuanya jongkok sementara Tristan berdiri. Tubuh kecilnya diapit oleh tubuh kedua orang tuanya.


Vero membalas mengacungkan jempol dan tersenyum turut bahagia melihat keharmonisan keluarga majikan.



Di tengah-tengah kesibukannya Melvin menyempatkan meluangkan waktu untuk quality time bersama keluarga kecilnya begitupun dengan Windi yang selalu memprioritaskan anak dan suaminya di tengah kesibukan kuliahnya.

__ADS_1


Pasangan Melvin dan Windi berkomitmen untuk mengutamakan keluarga daripada yang lainnya.


"Jadi pekan besok, kita mau kemana?" tanya Windi pada jagoan kecilnya.


Tristan berfikir sejenak, kemudian menemukan ide. Ia berpose seolah ada lampu di atas kepalanya.


"Kita akan ke zoo!"


Windi beralih pada Melvin yang sibuk dengan Tabletnya.


"Daddy!" panggil Windi mewakili Tristan.


Tetapi Melvin tak menjawab melainkan bangkit dari duduknya, sebelum itu ia mencium kening Windi dan pipi Tristan.


"Ada masalah, nanti ku jelaskan."


Windi kadi khawatir melihat Melvin yang seperti mendapat masalah besar.


__ADS_1


Bersambung...


Kenapa up-nya lama? Karena signal di pegunungan susah buangeeeet! Jadi klo saya mau Update yo kudu ke Kota dulu atau dini hari baru nemu signal. So, maafkan saya...:(


__ADS_2