Baby Sister Untuk Amora

Baby Sister Untuk Amora
Egois


__ADS_3

"Mas lain kali kalau aku di kampus jangan di susul gitu"


"Kenapa? malu kalau orang tau kamu sudah menikah! atau karena Amora anak aku?"


"Bukan begitu mas"


"Lalu apa? kamu mau pacaran di kampus tanpa gangguan?"


"Mas!"


"Kenapa mau marah?"


"Nggak jelas banget kamu mas" kesal Kinan


"Kamu yang nggak jelas,ke kampus bukan nya belajar malah pacaran"


"Kamu lupa dengan perjanjian kita mas kalau di luar rumah aku boleh dengan dunia ku,kita tidak boleh saling mengganggu,aku nggak pernah ganggu kamu mau sama perempuan mana pun"


"Tapi bukan juga pacaran, ingat tugas utama mu adalah Amora"


"Siapa yang pacaran"bentak Kinan tak terima dengan tuduhan Yoga.


"Lalu tadi apa kalau bukan pacaran jalan bersama begitu, ketawa-ketiwi"


"Kan ada Sela mas, pikiran mu pendek sekali! jadi setiap lelaki dan perempuan yang jalan berdua itu pacaran,lalu kamu apa? selingkuhan karena sudah tidur bersama"


"Jangan sama kan aku ya Ki,aku yang memegang kendali dengan perjanjian ini,aku yang membayar mu jangan lupa itu!"

__ADS_1


"Egois!"kesal Kinan menghentak kan kaki nya lalu berjalan ke arah ranjang dan berbaring,Kinan lebih memilih menemani Amora dari pada terus berdebat dengan Yoga yang tidak akan mau mengalah.


Ntah kenapa Yoga tidak suka melihat Kinan berdekatan dengan lelaki lain apa dia sudah mulai merasakan kalau Kinan sebagai seorang istri jadi membuat Yoga menyalahi aturan yang sudah dia buat sendiri.


"Kamu nggak ke kantor Ga?" tanya mama Tania saat Yoga keluar dari kamar langsung duduk di ruang keluarga.


"Lagi males ma,tadi Amora nangis mulu mau ketemu Kinan jadi nya aku antar ke kampus aja"jawab Yoga sambil menguyah biskuit di hadapan nya


"Masa' Amora atau kamu" goda mana Tania


"Huks.....huks...."


"Pelan-pelan makan nya Ga, nggak ada yang ambil juga" ucap Mama Tania sambil menyodorkan air putih dan tersenyum simpul


"Mama seneng deh Kinan bisa menyatu dengan Amora secepat ini ya Ga jadi Amora nggak kehilangan kasih sayang mama nya,Kinan perempuan yang cantik,baik dan keibuan padahal masih sangat muda mama bangga sama dia" puji mama Tania dan tanpa sadar di anggukki Yoga,Kinan memang cantik memiliki tubuh langsing dan putih,bibirnya tipis dan mata nya sedikit sipit jika Kinan berdandan sedikit saja sudah seperti Artis Korea karena sejatinya perempuan itu pintar mengurus dirinya apalagi Kinan memang berasal dari keluarga kaya raya dulu nya.


Hari ini Yoga tidak berniat keluar rumah dia ingin menunggu Sela pulang dan meminta maaf pada adik perempuan nya itu tapi ini sudah sore Sela belum juga keluar,Yoga takut kalau Sela mengatakan pada mama nya bisa-bisa dia di pecat sebagai anak kalau mama nya tau dia masih berhubungan dengan Bella.


"Hiks.....hiks...." Kinan terbangun saat mendengar isakan dari Amora, mungkin anak sambung nya ini haus atau pun popok nya sudah penuh, sejak bersama Amora Kinan sudah bisa menggantikan popok bayi, padahal dulu nya dia sangat manja tuntutan hidup membuat Kinan benar-benar mandiri saat ini.


"Sayang,cup...cup...mama di sini, sebentar ya mama buatkan susu nya" bujuk Amora sambil memukul pelan bokong Amora agar bayi nya itu diam,Yoga yang mendengar tangisan Amora segera ke kamar.


"Kenapa Ki?"


"Mora mau nyusu mas, tolong jaga sebentar ya,aku ke bawah dulu buat susu Amora"


"Iya" sahut Yoga ikut berbaring di sebelah Amora

__ADS_1


Yoga membujuk sang anak mengajak Amora bermain selagi Kinan turun ke bawah.


"Kenapa Amora Ki?"


"Baru bangun ma,mau nyusu"


"Yoga mana?"


"Jaga Amora di kamar,mama mau ke mana?"


"Mama mau ke rumah eyang Uti"


"Kok dadakan ma?"tanya Kinan heran melihat sang mertua sudah rapi dan bersiap pergi


"eyang sakit"


"Bukan nya mama baru sampai,nggak capek ma?" tanya Kinan


"Mau bagaimana lagi,papa tidak bisa kalau mama nya sakit dia berdiam diri saja di rumah,oh ya sekalian bilang sama Sela mama nggak pulang takut dia malah nyariin mama lagi,nanti mama hubungi dia,papa sudah nunggu di mobil mama berangkat ya sayang" pamit mama Tania


"Pulang nya kapan ma?"


"Belum tau,kalau Eyang bisa di tinggal ya mama pulang"


"Kenapa nggak di bawa ke sini saja ma eyang nya"


"Dia sudah tua, nggak mau! di sana dia juga tinggal sama adik papa yang paling bungsu,kamu belum kenalan kan? kapan-kapan mama ajak ke sana,biar bisa kenalan,ya sudah mama berangkat dulu sayang,ntar keburu malam lagi di jalan nya"

__ADS_1


"Iya ma, hati-hati ya" sahut Kinan sambil mencium punggung tangan sang mertua.


__ADS_2