
"Mama sudah baikan?" tanya Kinan dan diangguki Mama Tania, kondisi sang mertua saat ini sudah lebih baik.
"Mama membuat ku takut ma,aku kira aku tidak memiliki mana lagi" ujar Sela menghela nafas lega
"Kamu menyumpahi mama?"
"Bukan begitu ma, tiba-tiba saja asma mama kumat padahal sudah lama tidak kumat ya jelas aku takut secara aku masih butuh mama" jelas Sela cepat
"Jadi kalau nggak butuh lagi mama boleh mati?"
"Bukan begitu ma,mama selalu saja sensitif" jawab Sela cepat sambil memeluk sang mama
"Maaf kan mama sudah membuat kalian repot,mama tadi hanya kaget"
"Bukan repot ma tapi kami khawatir mama kenapa-kenapa, untung saja mama cepat mendapatkan penanganan dan kami pergi nya belum terlalu jauh jadi bisa putar balik" jawab Kinan yang juga sudah mulai lega melihat keadaan sang mertua.
"Kenapa mama bisa begini?" tanya Sela yang memang tidak tau apa-apa.
"Sel,mama jangan di tanya dulu,masih syock juga, biarkan mama istirahat dulu Sel,nanti kalau sudah lebih tenang baru di tanya "potong Kinan
"Iya, dokter juga bilang mama harus banyak istirahat dulu Sel jangan menanyakan hal yang aneh-aneh" sahut papa Yoga sedangkan Yoga hanya menunggu di luar dia belum berani masuk ke dalam ruangan mama nya ini.
"Ajak Yoga pulang dulu Ki,dengan dia ada di sini akan memperburuk keadaan mama" bisik Papa Yoga pada Kinan dan diangguki Kinan pelan,dia juga sudah lama meninggal kan Amora di rumah takut bayi nya itu menangis mencari nya.
Kinan berpamitan dengan sang mertua dan keluar mendekati Yoga.
__ADS_1
"Mas pulang dulu, kasihan Amora di rumah, pasti dia mencari ku"
"Tapi Ki,aku harus menjelaskan pada mama dulu"
"Mas bukan sekarang saat nya, tunggu mama tenang, sekarang hanya akan memperburuk keadaan mama saja"
"Ki,aku harus minta maaf"
"Mas percaya pada ku mama akan memaafkan mu tapi bukan sekarang, pulang dulu ya" ajak Kinan menarik tangan Yoga lembut.
****
"Memang nya dia siapa berani-beraninya memarahi ku, tunggu saja aku dan Yoga menikah akan aku minta Yoga meninggalkan keluarga nya" oceh Bella
Tiba-tiba ponsel Bella berbunyi
"Maaf ya say,mas Yoga lagi di Surabaya ATM nya lagi gangguan jadi belum bisa transfer"
"Iya nanti kalau sudah di transfer pasti aku segera kabari deh,maaf ya say bukan nggak mau ambil mas Yoga nya lagi sibuk nggak bisa pulang sekarang"
"Iya...iya...." jawab Bella sambil menutup ponsel nya,dia membuang ponsel nya ke arah sofa,dia benar-benar kesal dengan Yoga saat ini.
"Kalau aku nggak bisa dapat berlian nya kamu akan aku hukum mas"
****
__ADS_1
"Papa bilang apa?' tanya Yoga saat perjalanan pulang
"Nggak ada "
"Jujur"
"Iya nggak ada apa-apa mas,cuma beliau seperti nya kecewa sama kamu "
"Ki bantu aku untuk menyakinkan mama lagi Ki,hanya kamu yang bisa membuat kepercayaan mama pulih kembali pada ku Ki"
"Mas aku tidak tau bagaimana cara nya?"
"Aku mau kita selalu mesra di hadapan mama Ki"Kinan terdiam sejenak,dia bingung apa dia bisa bermesraan dengan Yoga?
"Bantu aku Ki, please" mohon Yoga
"Aku akan bantu sebisa ku mas,jangan berharap lebih ya"
"Terimakasih Ki... terimakasih" ujar Yoga reflek menggenggam tangan Kinan erat membuat Kinan cepat-cepat menarik nya.
"Maaf Ki"
"Di depan orang tua mu saja mas jika berdua tidak perlu"
"Anggap saja latihan Ki" jawab Yoga tersenyum kecil.
__ADS_1
Kinan masih trauma terhadap lelaki jadi dia harus menjaga jarak dari lelaki hidung belakang apalagi Kinan tau Yoga mencintai Bella dia tidak mau terjerumus terlalu dalam di kehidupan Yoga.