
"Ehm......" lenguhan terdengar pelan keluar dari bibir mungil wanita cantik ini,Kinan menggeliatkan tubuhnya dia merasa sedikit berat mungkin tangan Sela yang sedang bertumpu di pinggang nya saat ini.
Kinan membuka mata nya perlahan tapi justru dia terkejut melihat tangan Yoga melingkar di pinggang nya membuat Kinan segera meminggirkan nya.
Kinan melihat kiri kanan kenapa dia jadi tidur di kamar tamu ini padahal semalam dia tidur bersama Sela,kenapa sekarang malah bersama Yoga,apa semalam lelaki tampan ini mengangkat nya lagi.
"Kamu benar-benar ya mas" kesal Kinan karena Yoga meletakkan Kinan di sebelah nya dan tidak ada Amora di antara mereka.
"Mas,,,bangun" ujar Kinan mendorong pelan lengan Yoga
"Masih ngantuk Ki"
"Mas,Mora mana?"
"Di kamar Sela"
"Jadi kamu menukar aku dan Mora mas?"
"Hmmmm,yuk tidur lagi" ajak Yoga menarik Kinan ke dalam pelukan nya,belum sempat Kinan berontak pintu kamar sudah di gedor.
"Tok....tok....."
"Mas,aku buka dulu pintu nya"
"Biar saja"
"Tok....tok...."
"Mas buka dulu" ujar Kinan mendorong pelan tubuh Yoga membuat Yoga mau tak mau bangkit dari tidur nya.
"Klek!"
"Papa!!! ini anak nya jangan enak-enakan molor kita mau pulang"
__ADS_1
"Astaga,aku lupa"
"Kenapa mas?" tanya Kinan mendekat ke pintu dan mengambil Amora
"Papa bilang semalam hari ini kita pulang"
"Kok kamu nggak bilang mas,aku belum beres-beres loe"
"Aku lupa Ki lagian kamu juga pergi sama Sela"
"Kan bisa telpon kamu ya! pakaian belum di bereskan loe mas"
"Ya sudah kasih Amora ke suster nya aku bantu kamu beres kan sekarang"ucap Yoga
Kinan segera keluar dari kamar nya sambil menggendong Amora dan memberikan ke suster nya.
"Kenapa telat bangun semalam em....em?" tanya Sela
"Elu tidur nya pules banget,kasian gue"
"Kakak adik sama aja" ketus Kinan meninggal kan Sela sedangkan Sela hanya terkekeh kecil melihat kemarahan Kinan.
"Mas baju kotor nya jangan di gabungin gitu "
"Kenapa?"
"Ya nanti susah nyari nya"
"Udah,ini juga baju kamu sama aku aja kok gampang lah,kamu susun yang lain aja"
"Tapi mas-"
"Bawel deh, kamu yang lain aja perlengkapan mandi kamu tu nanti malah ketinggalan"ucap Yoga membuat Kinan berjalan ke arah kamar mandi,Yoga menyusun kembali pakaian kotor dia dan Kinan bukan Kinan tidak mau di gabung kan tapi dia malu jika Yoga melihat ****** ***** nya nanti Yoga berpikir yang aneh-aneh lagi dan benar saja saat Kinan keluar dari kamar mandi melihat Yoga yang sedang mengangkat ****** ***** nya membuat Kinan terpekik.
__ADS_1
"Aaaaakkkkkk"
"Kenapa Ki?"
"Kamu yang kenapa,kenapa kamu angkat begitu"
"Cuma pengen lihat doang kok" cengir Yoga
"Sini!" marah Kinan menarik ****** ***** nya
"Baru lihat dalaman nya belum isi nya Ki"
"Nih" ujar Kinan mengepalkan tangannya dan memperlihatkan pada Yoga
"Galak bener"
"Biarin! siapa juga yang izinin kamu lihat dalam nya"ketus Kinan
"Siapa tau aja berawal dari luaran terus ke dalaman Ki"
"Enak aja kamu,minta tu sama selingkuhan kamu" kesal Kinan
"Kamu cemburu Ki?"
"Nggak! ngapain jug cemburu sama si Belle itu, nggak level"
"Kok kamu jadi sama kaya' mama"
"Biarin, sana biar aku yang lanjutin,kamu du luar aja" usir Kinan mendorong tubuh Yoga keluar
"Biar aku bantu Ki"
"Nggak usah" ujar Kinan mengunci pintu kamar nya.
__ADS_1