Baby Sister Untuk Amora

Baby Sister Untuk Amora
Rindu


__ADS_3

"Ki,loe nangis?" tanya Sela yang melihat Mata Kinan yang memerah.


"Nggak Sel, kelilipan aja tadi"alasan Kinan lalu mencoba menghapus cepat air mata nya dan mengusap wajah nya dengan air kran dari wastafel pencuci piring karena saat ini Kinan tengah berada di dapur untuk mengambil minum.


"Nggak,loe nangis beneran ini Ki! kenapa? cerita sama gue, bang Yoga nyakitin loe atau godaan keluarga gue tadi bikin loe marah Ki, cerita dong gue sahabat loe kan?" cecar Sela khawatir


"Nggak Sel,cuma kelilipan doang,suer deh nggak ada apa-apa kok"


"Gue nggak percaya Ki,gue tau loe! Jujur Ki sama gue kalau Loe masih anggap gue ini sahabat loe?" pinta Sela membuat Kinan memeluk sahabatnya ini erat.


"Gue kangen sama mama gue Sel, kangen banget pengen cerita ke mama kalau gue udah nemuin keluarga baik kaya keluarga elu,gue bahagia sama kalian,gue nggak sendiri lagi dan mama nggak perlu khawatir karena udah ninggalin gue" isak Kinan membuat Sela terdiam,dia terenyuh melihat kesedihan sahabat nya ini.


"Hiks....hiks..."


"Ki,udah....ada gue Ki jangan nangis lagi" ujar Sela mengusap punggung Kinan lembut,dia tidak tega melihat sahabat nya ini bersedih.


"Gue janji akan selalu ada buat elu Ki,elu nggak bakalan sendiri lagi di dunia ini"


"Janji Sel"Ujar Kinan sambil mengisak


"Iya" jawab Sela menenangkan Kinan,Yoga melihat interaksi antara adik dan istri nya ini mereka memang sahabat yang sangat akrab,Sela selalu ada untuk Kinan begitu juga Kinan membuat persahabatan mereka langgeng hingga saat ini.


Sela mengusap air mata Kinan


"Udah ki,ada mama papa,gue dan Mora jadi loe nggak sendiri Ki,ada kita buat loe" bujuk Sela

__ADS_1


"Hmmmm....kok gue nggak di sebut si dek,elu lupa juga punya abang yang ganteng?" tanya Yoga sedikit kesal


"Narsis"


"Beneran ganteng gue dek, kalau nggak pasti Kinan nggak bakalan mau nikah sama gue"


"Emang nya elu selalu ada buat Kinan,nggak kan? kalau buat si Belle iya kali"


"Kinan istri gue kalau dia butuh apa-apa pasti gue ada lah,dia nya aja yang suka diam sendiri nggak mau cerita"


"Pegang omongan Lu bang jangan bikin anak orang berharap banyak,loe laki-laki omongan yang dipegang"


"Apaan sih Sel" potong Kinan


"Nggak lucu ah candaan nya"


"Kenapa Ki,Sela jahil lagi ya"? tanya mama Tania yang baru datang melihat anak dan menantu nya di dapur


"Itu Ma Bang Yoga ganggu Kinan"


"Lah kok gue Sel,elu yang buat Kinan nangis kenapa jadi gue"


"Ga" tegur mama Tania


"Sela ma, sumpah bukan Yoga,suer deh" ujar Yoga takut

__ADS_1


"Nggak ma bang Yoga yang sampai buat Kinan nangis"


"Astaga, benaran Ki karena Yoga kamu sampai nangis gini sayang"


"Nggak ma,Kinan cuma kelilipan bukan mas Yoga"


"Benar kan ma bukan Yoga"ujar Yoga cepat dia tidak mau di salah kan


"Cie...cie... yang ngebelain lakinya, udah mulai bucin nih" canda Sela,Sela sengaja terus mengganggu Yoga dan Kinan agar mereka semakin dekat dan merasa cocok antara satu sama lain apalagi Amora sudah mulai nempel pada Kinan dan Sela tidak mau keponakan nya justru hilang kasih sayang lagi.


"Sel,jangan di godain mulu deh kalau kamu iri ya nikah juga"


"Sama siapa ma?"tanya Sela


"Tau sama siapa"


"Danu ma" jawab Kinan cepat membuat Sela membelakan mata nya pada Kinan dia tidak ingin Kinan ember menceritakan kisah dia yang cinta sendiri pada Danu sedangkan Danu mencintai Kinan.


"Siapa Ki?"


"Nggak ada ma, Kinan ngarang,ayo kita jalan-jalan keluar" ajak Sela menarik tangan Kinan cepat membuat Kinan tidak bisa menghindar lagi


"Mas,lihat Mora ya di kamar" pekik Kinan saat Sela menarik tangan nya


Yoga ingin mencegah tapi Sela begitu cepat menarik Kinan hingga tak bisa di cegah lagi mau tak mau dia harus menemani Amora tidur di kamar saat ini.

__ADS_1


__ADS_2