Baby Sister Untuk Amora

Baby Sister Untuk Amora
Makan malam


__ADS_3

"Kenapa makan di luar terus sih mas,kan bibi sudah masak di rumah" ujar Kinan


"Aku bosan dengan masakan rumahan"jawab Yoga cepat


"Biasa nya kamu juga makan aja tanpa protes"


"Ya kan biasanya sekarang luar biasa aku bosan!"


"Tapi kan mubazir mas kalau harus makan di luar terus,bibi juga sudah capek makan,mama papa keluar,kita keluar, mungkin Sela juga keluar" ucap Kinan lagi, sekarang Kinan sudah bisa menyadari hal yang mubazir dulu sewaktu dia kaya dia juga suka nongkrong dan makan di luar tapi sejak sejak semua nya hilang kehidupan Kinan berubah drastis.


"Kamu mau makan di mana?"


"Terserah!"


"Nggak ada makanan terserah Ki"


"Ya terserah kamu mau bawa ke mana dan makan apa"


"Makanan yang kamu suka?"


"Kata nya kamu yang bosan masakan bibi ya kamu donk yang pilih kenapa jadi nanya aku" jawab Kinan membuat Yoga menghembuskan nafas panjang,Kinan tidak bisa di ajak romantis mungkin efek mereka belum terbiasa.


"Restoran jepang?"


"Aku tidak suka!"


"Restoran Aceh?"

__ADS_1


"Aku tidak suka"


"Restoran padang?"


"Aku juga tidak suka!"


"Terus suka nya apa?"


"Restoran cepat saji aja" jawab Kinan karena dia tidak mau makan yang berat-berat malam ini.


"Ok" jawab Yoga cepat dia, memutar mobil nya kearah Mall


"Kenapa di Mall mas?"


"Di sini banyak restoran cepat saji sekalian aku mau belanjain kamu" jawab Yoga


"Belanja apa?


Sejak kematian orang tua nya membuat selera belanja Kinan menghilang meskipun Yoga memberikan nya Fasilitas sesuai perjanjian mereka tapi Kinan merasa uang Yoga hanya karena timbal balik dari apa yang dia perbuat berbeda dengan uang orang tua nya yang tidak pernah meminta kembali atau pum pamrih.


Tiba-tiba Kinan merindukan mama nya membuat nya tertunduk dan menangis.


"Hey...Ki.. kamu kenapa?" tanya Yoga khawatir


"Kamu nggak suka makan di Mall? kala nggak suka aku putar balik,di mana kamu mau"


"Bukan mas, a-ku-aku merindukan mama"

__ADS_1


"Mama?"


"Hmmmm,mama ku" aku Kinan


Yoga mengambil tisu dan menghapus air mata Kinan.


"Dia sudah tenang di sana Ki,aku janji akan menjaga kamu sampai titik darah penghabisan ku" ungkap Yoga menarik Kinan ke dalam pelukan nya dan mencium puncak kepala Kinan.


"Jangan nangis lagi Ki,ada aku,Mora dan Sela serta mama papa! kami semua menyayangi kamu"


Terdengar isak tangis dari bibir mungil Kinan,dia merasa kan kehangatan keluarga Yoga membuat nya berterima kasih meskipun ini tidak berlanjut lama tapi setidaknya keluarga Yoga sudah baik pada nya.


"Terima kasih mas" ucap Kinan pelan


"Sudah jangan menangis kamu kelihatan jelek" goda Yoga membuat Kinan memukul dada suaminya ini


"Senyum donk"


"Udah ah,malu"


"Malu sama siapa?"


"Sama kamu lah,jadi makan nggak nih"


"Iya...iya" jawab Yoga tapi saat Kinan akan turun Yoga menahan tangan Kinan membuat Kinan menatap Yoga seolah bertanya ada apa? tapi Yoga perlahan memajukan wajah nya dan mencium bibir Kinan pelan membuat tubuh Kinan membeku.


"Ayo Ki" ujar Yoga segera keluar mobil sedangkan Kinan masih terdiam,apa yang sudah di lakukan Yoga? kenapa dia tidak menghindar?

__ADS_1


"Ki...ayo" pekik Yoga dari luar membuat Kinan tersadar dari lamunannya dan keluar.


Yoga menggenggam tangan Kinan selayaknya pasangan yang sedang di mabuk cinta tak sedetikpun di lepaskan oleh Yoga sampai mereka masuk kedalam restoran cepat saji nya.


__ADS_2