Baby Sister Untuk Amora

Baby Sister Untuk Amora
Keterangan


__ADS_3

Yoga benar-benar marah dan dia tidak ingin melepaskan Angga begitu saja karena sudah melecehkan Istrinya dia tidak ingin berdamai saat ini.


Dia tidak ingin satu orang pun menganggu keluarga nya.


****


"Bagaimana Ga?" tanya mama nya


"Biarkan dia merasa kan enak nya jeruji besi dulu ma"


"Mana ada enak bang, sengsara iya" sahut Sela yang baru datang


"Iya Ga,apa nggak bisa di nego lagi kasihan juga dia kalau kuliah nya harus terputus hanya karena hal ini"


"Ma kalau Dion tidak datang sudah pasti Kinan akan di lecehkan oleh lelaki bejat itu,lalu bagaimana dengan masa depan Kinan?" marah Yoga membuat mama nya terdiam,ada benarnya yang di ucapkan Yoga tapi mama Yoga juga kasihan melihat Angga yang masuk penjara.


"Sudah lah ma, biarkan dia mempertanggungjawabkan perbuatannya dulu" sahut papa Yoga


"Kinan mama ma?" tanya Yoga yang tidak melihat Kinan berkumpul dengan keluarga nya


"Di kamar dengan Mora"


"Aku lihat dulu ya ma"pamit Yoga berjalan ke arah kamar nya,saat membuka pintu kamar Yoga melihat Kinan yang sedang terbaring bersama Amora dia ikut bergabung membuat Kinan terjaga karena Yoga memeluk tubuh nya dari belakang.


Ka-mu sudah pulang mas" ujar Kinan gugup


"Hmmm, tidur saja aku sedang mau begini"


"Ta-pi ada Amora mas"


"Tidak masalah,aku hanya ingin memeluk mu tidak lebih tapi kalau kau berharap lebih titipkan Mora pada mama" goda Yoga membuat Kinan malu


"Ayo berbaring" ujar Yoga menarik Kinan dalam pelukan nya,Yoga memberi kan tangan nya untuk bantal Kinan


"Mas nanti tangan nya pegal"


"Tidak usah di pikirkan tidur saja"sahut Yoga yang juga ikut memejamkan mata nya

__ADS_1


Jujur saat ini jantung Kinan berdetak kencang meskipun mereka sudah sering tidur satu ranjang tapi kali ini terasa berbeda,Kinan merasa dekapan Yoga sangat hangat.


****


"Tok....tok...." ketukan pintu membuat Kinan membuka mata nya dan melihat Yoga masih tertidur lelap di sebelah nya begitu juga dengan Mora anak sambung nya ini


"Tok....tok...."


"Iya...." sahut Kinan segera beranjak membuka pintu


"Kenapa?" tanya Kinan pada Sela


"Bang Yoga mana Ki?" tanya Sela sambil melirik kearah dalam


"Tidur" jawab Kinan


"Kalian ehem-ehem?"


"Gila loe,ada Amora!"


"Terus kalau nggak ada Amora iya?"tanya Sela sambil tersenyum


"Ada yang cari bang Yoga"


"Siapa?"


"Polisi"


"Polisi??? kenapa Sel?"tanya Kinan khawatir


"Mana gue tau mungkin mau nangkep laki loe"


"Sembarangan!" marah Kinan


"Cie....cie yang mulai bucin, ngebelain laki nya"


"Apaan sih Sel, nggak lucu!" marah Kinan

__ADS_1


"Sel,udah di bangunin" pekik mama Sela


"Iya ma,udah" sahut Sela


"Tuh mama nanya,cepet bangunin Ki"


"Iya-iya, sana loe"


"Kenapa? bang Yoga nggak pake baju ya"


"Loe benar-benar ya,sana! lihat nih gue pake pakaian lengkap" ujar Kinan lalu menutup pintu kamar nya dan berjalan ke arah Yoga


"Mas,,,mas bangun ada yang cari" bisik Kinan pelan takut mengganggu Amora


"Mas" panggil Kinan lagi tapi Yoga justru menarik tangan Kinan dan masuk kedalam pelukannya


"Mas-Hmmmmp" saat Kinan bersuara Yoga justru mencium bibir istrinya ini membuat Kinan seketika terkaget.


"Kenapa diam, di balas sayang" ujar Yoga


"Mas,ada yang cari kamu di luar"


"Siapa?"


"Kata Sela polisi"


"Jam berapa sayang?"


"Tuh jam Empat sore"


"Astaga aku lupa"


"Kenapa mas? ada masalah?" tanya Kinan khawatir


"Aku ada janji sama cipto, untuk keterangan dari kamu,kamu mandi dulu sana nanti turun ke bawah ya,aku tunggu di bawah"


"Keterangan apa mas?" tanya Kinan

__ADS_1


"Tentang mantan kamu" jawab Yoga membuat Kinan menghela nafas berat,dia tidak mau mengingat kejadian itu lagi tapi kenapa harus ada polisi,tapi untung saja bukan menangkap Yoga seperti yang di katakan Sela.


"Kenapa aku malah peduli pada mas Yoga sih" gumam Kinan pelan sambil berjalan ke arah kamar mandi.


__ADS_2