
Alexa menatap Sean lalu berkata,
" ini sudah tengah malam, aku mau tidur, Sean dan aku yakin kamu juga, jadi buka pintu ku dengan baik, keluar dan biarkan aku tidur." ucap Alexa.
" tidak ada c*uman selamat malam?" tanya Sean.
" tidak." balas Alexa.
" ayolah, pendek." ucap Sean.
Alexa mengerucutkan bibirnya lalu berkata, " dengan satu syarat, berhenti memanggil ku ' pendek', setuju?" ucap Alexa.
" ya, aku janji." balas Sean.
" oke." balas Alexa lalu dia berjinjit lalu mengecup bibir Sean.
" sudah, sekarang buka pintunya." ucap Alexa lagi.
" itu bukan sebuah kiss, Alexa." ucap Sean mengeluh.
" inilah sebuah kiss." ucap Sean lagi lalu ia membungkuk dan kiss bibir Alexa.
sontak membuat Alexa terkejut dan ia membuka mulutnya dengan cepat. Sean mengambil kesempatan itu dan menyerbu bibir Alexa.
Sean mengh*sap lidah Alexa yang membuat Alexa merasakan hal yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.
Setelah beberapa saat, Sean mengangkat kepalanya dan berkata,
" itulah sebuah kiss. selamat malam.....pendek, mimpikan aku." ucap Sean.
__ADS_1
Alexa terengah-engah dan dia menyadari bahwa dia telah di permainkan. Sean keluar kamar meninggalkan Alexa sendirian dengan pemikirannya dan iPhone 5s nya, hadiah ulang tahun dari orang tua Lizzie. Alexa membaringkan dirinya di atas kasur lalu mengirim pesan kepada Lizzie
Alexa : kamu gak dapat apa yang barusan terjadi.
Lizzie : apa? kamu membunuh seseorang dan mengirim tubuhnya ke Antartika?
Alexa : iss apa sih? tentu bukan lah..
L : lalu apa?
A : aku sudah kiss dengan bos ku... dua kali.
L : Arrrrrgggghhhh, jika aku bisa berteriak melalui pesan aku pasti akan melakukannya. Girl, kamu harus memberitahu ku semuanya.
A : besok aku akan mampir dan aku janji akan memberitahu mu semuanya.
A : LoL. selamat malam.
L : selamat malam juga, mimpiin dia.
Alexa tertawa karena Lizzie juga mengucapkan hal yang di ucapkan oleh Sean kepada Alexa. dia mengganti bajunya dengan piyama dan mengepang rambut merahnya yang tebal. Alexa berdoa dan segera memasuki alam mimpi yang indah.
*****
keesokan harinya Alexa bangun pagi, ia merasa sangat bahagia. Itu sungguh aneh karena seperti yang ia katakan sebelumnya, dia bukan orang yang biasa bangun pagi.
Alexa menatap jam dinding dan terlihat masih jam 6.30 pagi. Wow, dia tidak pernah bangun tidur sepagi ini. namun ia mengingat mimpinya dan itu membuatnya merona.
Alexa loncat dari kasur dan segera mandi karena ia ingin mencuci rambut merahnya yang tebal dengan benar. Dia keluar dari kamar mandi dengan perasaan segar dan cerah.
__ADS_1
lalu dia memakai pakaian yang tak pernah terpikirkan olehnya untuk dia pakai. celana jeans, hoodie bergambar mickey mouse dan sepasang sepatu kets.
Alexa memakai mascara dan eyeliner lalu mengepang satu rambutnya ke samping. dia menyemprotkan parfum Prancis merek Gaultier yang di hadiahkan oleh Lizzie saat ulang tahunnya.
Alexa segera keluar kamarnya lalu masuk ke dalam kamar Callie dan melihat gadis cilik itu masih tertidur. Hari ini gadis cilik itu tidak masuk sekolah jadi Alexa membiarkannya tetap tidur. Alexa segera turun ke bawah dan ia melihat pengganti bibi Hale untuk hari ini, Edith.
" Hai." Alexa menyapa dengan riang dengan senyum kecil di bibirnya.
wanita itu menata Alexa dengan tatapan dingin yang membuat Alexa kebingungan lalu wanita itu berkata dengan dingin.
" halo, Alexa." ucap Edith menekankan nama Alexa seolah Alexa tidak lebih baik dari dia.
Alexa mengerutkan keningnya lalu bertanya dengan riang.
" Apakah Se- maksud ku tuan Hendrick pergi ke kantor?" tanya Alexa.
" Tidak. dan menjauh lah dari Sean jika tidak kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi padamu." ucap Edith dengan nada mengancam.
" aku tidak mengerti maksudmu." ucap Alexa.
" Lihat lah dirimu, seekor anjing mencoba menjerat tulang yang lebih besar. Sean dan Ella itu milik bersama dan kamu tidak akan bisa melakukan apapun untuk menghentikan itu, j*lang." ucap Edith.
Alexa tidak membalas dia hanya menahan amarahnya dengan erat. lalu Alexa naik ke atas tanpa menjawab Edith yang tidak di ketahui apa yang dia inginkan.
Alexa menuju ruang kerja Sean lalu mengetuk pintunya dan terdengar suara Sean menjawab.
" masuk." ucap Sean.
# jangan lupa like dan komen
__ADS_1