
~~2 Hari kemudian
(Hubungan Ray dan Adind sudah membaik dan ke salah pahaman yang sempat terjadi sudah terselesaikan,Ray berjanji tidak akan terbakar oleh emosi dan ego untuk kedepannya,begitupun Adind yang berjanji untuk percaya dan selalu jujur untuk menceritakan apapun keluh kesahnya)
Lanjutt!!!
~~Di Rumah Sakit
Sayang"Panggil Ray yang berada di sebelah Adind
Adind dan Ray masih berada di Rumah Sakit dan hari ini Adind sudah diperbolehkan pulang
Iya?"Tanya Adind
Kamu sekarang pulangnya sama aku yang,aku udah bilang sama ibuk sama bapak,biar aku yang anter kamu pulang"Ucap Ray sembari tersenyum manis
Manis banget sih"Batin Adind
Ihh kok gitu sih?"Ucap Adind pura-pura ngambek hahaha padahal dalam hatinya seneng ga ketulung
Iya ga apa-apa supaya kita bisa lebih banyak dapet waktu berdua,dan aku bersyukur bapak sama ibuk kamu setuju"Ucap Ray tersenyum-senyum tanpa dosa
Dasar (memutar bola matanya jengah) oh iya Ray,makasi ya buat semuanya aku ga enak sama kamu tapi kamu nya kekeh banget keras kepala dasar kepala batu"Ucap Adind lembut tetapi di akhiri dengan umpatan
Flashback On
Nak Ray,bisa bantu bapak buat urus perpindahan kamar Adind?"Tanya Pak Raka di saat Anya dan Axcel sudah balik pulang,dan Ray kekeh tidak akan pergi dari Rumah Sakit dan akan menginap tidak peduli tidur di lantai yang terpenting dia bisa memastikan Desay nya baik-baik aja,bahkan Ray sampai ijin sekolah hanya untuk menemani Adind di Rumah Sakit padahal Ibuk Adind dan Pak Raka sudah tidak mengijinkan dengan tegas karena mereka tidak ingin merepotkan Ray,tetapi Ray si kepala batu tetap tidak mengindahkan ucapan bapak dari pacarnya tersebut
Loh pak?kenapa di pindah?emangnya jelek ya kamar ini?jujur Ray gak tau selera Ade bapak dan juga ibuk,Ray minta maaf"Ucap Ray merasa bersalah
Ngga,justru bapak mau pindah Adind ke Ruang rawat yang biasa saja,kalau yang seperti ini bapak tidak akan bisa membayarnya"Ucap Pak Raka
__ADS_1
Ngga pak,biar semua urusan biaya Rumah Sakit Ray yang bayar,gak minta kok dari mama papa Ray mereka lagi di London soalnya(sembari cengengesan)Ray pakek uang jajan Ray yang Ray kumpul-kumpulin"Ucap Ray
Nggak nak,bapak ibuk dan Adind gak mau ngerepotin kamu,udah cukup kamu bayar biaya donor darah Adind aja,bapak ngerti kamu ingin turut membantu soal musibah yang sedang Adind alami tapi bapak bakal bayar biayanya yang lain"Ucap Pak Raka memberi pengertian kepada Ray
Nggak pak,selama Ray masih bisa bantu kenapa gak?"Ucap Ray semangat
Hah(hembusan nafas berat Pak Raka)dalam hatinya,ternyata nak Ray ini serius dengan anakku dan juga dia sangat keras kepala,tetapi aku senang dia perduli dengan anakku)
Baik,kali ini saja ya cukup nak Ray bantu bapak dan keluarga lain kali beri kesempatan buat bapak hahaha"Ucap Pak Ray yang diakhiri tawa
(Adind dan ibuk nya sedari tadi memperhatikan perdebatan mereka tetapi tidak ada yang turut campur,lebih memilih diam,dan akhirnya mendengar tawa Pak Raka mereka berdua ikut tertawa)
Flashback Off
Iya sayang,anything for you,bahkan duniaku juga kalau bisa aku kasi kamu"Ucap Ray sembari mengecup kening Adind
Chup
Sayang,,,"Rengek Adind manja,malu dengan perlakuan Ray terhadap dirinya,padahal sudah tergolong sering tapi masih saja malu hadehh dasar Adind
Hah?ehh siapa juga ya bilang sayang"Elak Adind,karena dia keceplosan mengatakan sayang tadi dan baru sadar setelah Ray yang mengatakannya
Ray terus saja menggoda Adind membuat Adind kesal,,
Jangan gitu ahhh,gasuka ngambek nih aku"Ucap Adind kesal sembari berbalik badan membelakangi Ray tak lupa tangannya terlipat berada di dada
Ehh,,,jangan ngambek dong sayang,janji ga gitu lagi deh"Ucap Ray membujuk Adind
Ngga mauk"Ucap Adind kesal ingin memberi pelajaran kepada pacar jailnya itu
Yahh"Ucap Ray pasrah
__ADS_1
Tiba-tiba terpikir di kepalanya untuk menjaili Adind lagi harap-harap bisa buat dia ngga ngambek lagi
Auhhh ahh geli Ray,aakkhh lepas hahahah"Ringis Adind diselingi dengan jeritan dan tawa saat Ray menggelitik dirinya
Jangan ngambek lagi ya?hm"Tawar Ray tetap dengan aktivitasnya,menggelitik Adind
Ahh iya hahahha,tapi-"Ucap adind terpotong
Ceklek
Ups maaf mengganggu waktu romantis kalian"Goda Dokter Yudi kepada dua sejoli yang dengan posisi tangan Ray berada di perut Adind dan posisi mereka yang mepet terkesan ambigu
Hihh Dokterr jangan gitu"Rengek Adind manja
Ray yang mendengar rengekan Adind langsung memelototkan matanya ke arah Adind tidak suka jika Adind merengek kepada cowok lain
Hehe mak,,,sudnya,kita orang lagi bercanda kok dok tadi ga kayak yang dokter pikir"Ucap Adind gugup setelah mendapat pelototan dari Ray
(Adind dan Ray memang sudah dekat dengan Dokter Yudi karena mereka sering berbincang-bincang dan bercanda di saat Dokter Yudi memeriksa Adind)
Kalian sudah boleh pulang"Ucap Dokter Yudi
Yeyyyy(melompat ke tubuh Ray dan melingkarkan kakinya dipinggang Ray)aku boleh pulang,aku males disini ga suka"Ucap Adind semangat yang berada di pelukan Ray dan masih tak sadar juga dengan posisinya saat ini,untungnya tadi saat Adind melompat ke tubuhnya Ray dalam kondisi sigap akan beban hahah jadi mereka tidak limbung
Hm"Dehem Dokter Yudi
Kalau mau romantis-romantisan di rumah dong,jangan di sini ada yang jomblo nih nih"Goda Dokter Yudi
(Adind langsung sadar dan gugup setelah mendengar ucapan dokter Yudi terlebih setelah menyadari bahwa dirinya melayang,eittss di gendong maksudnya,muka Adind saat ini sudah seperti kepiting rebus)
Ehh,,, hehe Adind kesenengan makanya deh,aduh maap ya ga maksud"Ucap Adind malu bercampur gugup
__ADS_1
Gimana Author Up banyak nih,ceritanya seru ga?jangan lupa buat kasi saran terus ke Author supaya ceritanya juga makin bagus dan Riderin❤️juga pada suka,jangan pernah bosen buat baca cerita Author semua dan jangan lupa pantengin teruss ya cerita ini🥰🥰
YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️