
...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...
Yang ke berapa ya?emm 20 deh kayanya"Ucap Adind kesal
Serius yang,aku tanya lo"Ucap Ray
Ya aku juga serius"Ucap Adind kesal
Kok bibirnya manyun-manyun gitu hm,nih minum minuman kamu,biar lega"Goda Ray sambil terkekeh,,,,,,
tiba-tiba
Ray"Panggil seseorang menghentikan tawa Ray
_______________________________
Adind melotot saat melihat siapa yang memanggil Ray,ada ketakutan yang membuncah di dalam hatinya
Ray"Panggilnya sekali lagi
Ray menoleh,Ray sangat mengenal suara yang ia dengar ini
Raut wajah Ray yang tadinya senang langsung berubah menjadi kecut
Lo ngapain di sini"Ucap Ray ketus saat Angel mendekat ke arahnya
Dia siapa Ray?"Tanya Angel,bukannya menjawab pertanyaan dari Ray malah mengajukan pertanyaan lagi kepada Ray
Ray langsung menarik tangan Adind dan membawanya pergi dari hadapan Angel,Angel adalah cewek yang keras kepala serta tipikal orang yang akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa pun yang ia inginkan
Ray"Teriak Angel berlari menyusul Ray dan Adind
Angel menghentak tangan Adind dan Ray yang saling menggenggam
Brengsek"Umpat Ray
Mau lo apa sih ngel?"Bentak Ray
Aku kangen kamu Ray,aku cuman mau kita bisa kaya dulu,itu aja kok"Ucap Angel memelas kepada Ray berharap Ray mengiyakan
Lo gak punya malu ya?"Sentak Ray menatap Angel tajam
Gue tanya!siapa yang salah di sini?"Tanya Ray
Angel berusaha mencari jawaban yang tepat untuk menjawab Ray
Ak,,aku emang salah,tapi Ray aku tau kamu masih sayang sama aku kan?kamu cinta sama aku kan?aku tau kamu cuman jadiin dia(menunjuk Adind)pelampiasan kan?"Ucap Angel
Adind yang sedari tadi menyimak di buat terkejut dengan cewek di hadapannya sekarang,,,,
Mulutnya lemes banget"Batin Adind
Lalu Adind berniat pergi meninggalkan mereka berdua tapi,,,
Tetep di sini,jangan kemana-mana"Ucap Ray menggenggam pergelangan tangan Adind dan menatap Adind tajam
Adind yang di tatap seperti itu oleh Ray langsung menciut
Gue udah peringatin ke lo ya ngel,jangan buat gue harus bertindak kasar sama lo!"Bentak Ray
Ray,emang harus ya kamu sama cewek model begini?cantik nggak,modis nggak,apalagi bodynya,lurus gini,jangan-jangan ni cewek jalang,yang bisanya manfaat-"Ucap Angel tak sesuai karena nyatanya body Adind jauh lebih bagus dari dirinya
PLAKK
Aw"Ringis Angel memegang pipinya yang terasa kebas
Ray"Bentak Adind kaget melihat tindakan Ray yang seharusnya tidak ia lakukan
Ray hanya menoleh ke arah Adind
Gue bisa lakuin yang lebih dari itu Ngel,itu cuman peringatan buat lo!kalo sampek lo muncul lagi di hadapan gue,habis lo!"Ucap Ray emosi mendengar ucapan Angel yang mengatakan Adind jalang
Lalu Ray meletakkan uang seratus ribuan sebanyak lima lembar di meja tersebut kemudian,,,,
Ray langsung menarik tangan Adind menuju motornya di parkiran
Sedangkan Angel yang diperlakukan seperti itu menggeram kesal,ia merasa malu berkali-kali lipat
Pakek"Ucap Ray menahan emosi menyodorkan helm bogo pink milik Adind
Adind menerima helm tersebut
__ADS_1
Ray sebenarnya masih sangat kesal dengan Angel,jika saja Angel cowok,sudah dipastikan ia meninggal atau paling minim cacat
Ray menambah kecepatan saat di perjalanan guna melampiaskan emosinya
By,jangan ngebut-ngebut,takut"Rengek Adind sambil menepuk-nepuk bahu Ray
Ray mengurangi kecepatan motornya saat mendengar rengekan Adind
Menepi dulu by"Ucap Adind menepuk-nepuk bahu Ray
Ray menepikan motor miliknya
Lalu Adind turun dari motor Ray,
By"Ucap Adind lembut menyentuh tangan Ray,Adind bisa melihat rahang Ray yang tegak,dan wajahnya yang masih setia datar
Ray menoleh sekilas lalu kembali melihat ke depan
Kamu ga boleh emosi kaya tadi by,apa lagi sampek nampar Angel kaya tadi di hadapan banyak orang lagi,cewek itu perasa by,dia bakal mengingat apa yang udh kamu lakuin tadi ke dia sampe kapanpun,,"Ucap Adind lembut berusaha membuat Ray mengerti,Walaupun tak bisa dipungkiri bahwa Adind juga sangat kesal dengan Angel,yang seenaknya mengatainya jalang
Bodo"Ucap Ray sekenanya,ia tak peduli Angel akan mengingat itu yang penting ia bisa melampiaskan emosinya ke Angel tadi
Kenapa sih yang,dia kurang ajar seenaknya ngatain kamu jalang,dia ga ngaca apa dirinya kaya gimana,dia ngatain kamu di depan banyak orang lagi,gimana aku bisa diem aja hm?gimana bisa aku biarin mulut brengseknya itu bilang kamu yang nggak nggak"Sentak Ray dengan mata melotot
Adind tersentak
Huft
Iya aku paham,aku juga kesel Ray,tapi ga harus dengan main fisik dong kamunya,ga enak di liat orang tadi"Ucap Adind geram
Susah banget sih di bujuk kalo udah jadi raja hutan"Batin Adind
Ray menatap Adind dengan rasa bersalah
Maafin aku,gara-gara Angel pernah ada di hidup aku,kamu jadi dikata-kata in sama dia"Ucap Ray tulus menatap Adind sembari mengelus pipi Adind
Adind tersenyum
Gak apa ini bukan salah kamu,tapi ini takdir By"Ucap Adind memegang tangan Ray yang mengelus pipinya
__ADS_1
Ray tersenyum lalu mengecup kening Adind
Percaya sama aku ya by,apapun yang terjadi kamu harus tanya ke aku dulu"Ucap Ray yang semakin khawatir,mengingat ada orang yang ingin mereka berpisah
Iya by,aku percaya sama kamu selama kamu ga ngecewain aku"Ucap Adind
Entah kenapa perasaan Adind akhir-akhir ini tidak enak,,,,
Ya udah naik gih,kita balik keburu sore ntar ditanyain sama ibuk"Ucap Ray
Lalu Adind memakai helm miliknya dan naik ke motor Ray
1 TAHUN KEMUDIAN
Hari-hari kian berlalu,Ray dan Adind sudah semakin dekat bahkan mereka sudah berencana untuk bertunangan di saat lulus nanti,karena papah Ray akan memberikan perusahaan sepenuhnya ke tangan Ray,Ray tinggal menjalankan saja,kini mereka akan menjalani Ujian Nasional,,detik-detik mereka meninggalkan kenangan di sekolah ini
Sayang kita beda ruangan,nanti istirahat jangan ke kantin duluan ya,tunggu aku ntar aku ke sini"Ucap Ray,Adind dan Ray pisah Ruang Ujian karena absen mereka yang berjauhan
Iya by,Semangat ya Ujiannya,jangan nakal, jangan suka ngebantah omongan guru,jangan ribut Chup hihi"Ucap Adind memberi semangat kepada Ray tak lupa satu kecupan mendarat di pipi Ray,serta di bumbui kekehan dari bibir mungil Adind
Memang selama satu tahun terakhir Adind menjadi lebih terbuka dan lebih agresif dengan Ray,Ray sangat senang melihat perubahan Adind walaupun tidak langsung tapi sedikit-sedikit pun tak apa "Pikir Ray
Kamu juga semangat yang,jangan nakal,fokus sama Ujian jangan larak-lirik sana-sini,awas"Ucap Ray mengacak rambut Adind,Ray memang selalu mengatakan itu,seperti dulu Adind dan Ray juga pisah pada saat Ujian kenaikan kelas,Ray selalu berpesan seperti itu
Adind terkekeh
Iya-iya emang kapan aku kaya gitu?yang ada kamu yang kaya gitu"Ucap Adind cemberut bersidekap dada
Ray terkekeh melihat bibir Adind yang manyun
Chup
Jangan manyun-manyun gitu di sekolah aku suka khilaf soalnya"Ucap Ray terkekeh setelah selesai mengecup bibir Adind sekilas
Ya udah sana,bye sayang"Ucap Adind tersenyum,sebenarnya tadi dia hanya pura-pura kesal saja
Selalu begini mereka akan mengawali hari mereka dengan senyuman canda dan tawa,Ray pastinya yang akan selalu memulai untuk menjahili Adind yang berujung pertengkaran manis madu *Hahaha pertengkaran di selingi tawa maksud Author*
**Udah satu tahun aja nih,,,kalian mau Author tamatin cerita ini di episode berapa Riderin❤️Author siap-siap aja nih,jangan lupa saran dan inget votenya awas ya kalo kalian ga dengerin Author hiks**
__ADS_1
***YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️***