Badboy Itu Cowokku

Badboy Itu Cowokku
Sayang Daddy


__ADS_3

...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...


Ray tertawa mendengar ucapan konyol mama nya,,


Mama ih,,jelas-jelas tadi udah liat gimana senengnya kita berdua saat tau ada baby di sini(mengusap-usap perut Adind) masih aja nih mama mikir yang ngga ngga"Ucap Ray cekikikan


Ya kan mama khilaf"Cicit Mama Lina


Mereka semua melanjutkan obrolan mereka


____________________


Hari demi hari kian berlalu,,saat ini umur kandungan Adind sudah memasuki 5 bulan,,fase hamil Adind memang benar-benar sangat merepotkan Ray,,Ray hanya bisa mengelus dada mendengar setiap permintaan Adind yang tak masuk akal,,terkadang jika yang di minta masuk akal justru waktu memintanya yang benar-benar menguras emosi


Flashback On


Baby"Cicit Adind yang sedang bersandar di dada bidang Ray,,mereka berdua sedang bersantai-santai,,dan selama Adind sakit Ray tetap bekerja setelah kandungan Adind 2 bulan namun memang tidak terus dan hanya sesekali saja di karenakan anaknya di dalam perut Adind ingin terus bersama dirinya,,Mama Lina dan papa Ray bisa mengerti keadaannya apalagi papa Ray yang memang pernah menjadi pesuruh ibu hamil hahah walaupun papa Ray adalah CEO dari perusahaan tersebut namun ia sama sekali tak memaksa anaknya untuk ini dan itu,,ia membiarkan Ray sebagaimana maunya namun,,jika Ray melakukan kesalahan pasti ada konsekuensi dari sang papa untuk Ray


Ray mencium aroma yang akan membuatnya susah kembali saat mendengar panggilan istrinya


Namun Ray tak boleh membuat moodnya turun,,ibu hamil harus bahagia,,itulah yang selalu Ray tanam dalam benaknya agar selalu bisa sabar menghadapi istrinya


Iya sayang hm?"Ucap Ray sambil mengelus-elus pipi istrinya yang sudah mulai menggembul alias chubby


Pengen banget liat kamu potong rambut deh sayang,,gak tau kenapa"Ucap Adind memelas memberikan tatapan berbinar,,Adind tau bahwa permintaannya aneh-aneh,,dan ia selalu mengatakan "gak tau kenapa"di akhir permintaannya,,karena ia pernah menciduk Ray yang mengadu kepada Mama Lina soal permintaan Adind yang selalu aneh,,Adind yang mendengar itu pun merasa tersinggung dan ngambek berhari-hari sampai akhirnya Adind diberikan pengertian oleh Mama Lina dan ia pun paham bahwa ia juga salah


Cuman potong rambut kan?"Tanya Ray was-was takut ada sambungannya


Adind menggeleng


Mampus kan gue,,udah gue tebak"Batin Ray tersenyum paksa

__ADS_1


Terus apa lagi?"Tanya Ray hati-hati


Pengen banget liat suami aku ini kepalnya botak,,rambutnya abis,,pasti gemes banget,,gak tau kenapa aku pengen gitu,,apa baby yang minta ya?"Ucap Adind tak merasa bersalah


Ray melotot mendengar permintaan istrinya yang ehm kurang ajar upss,,selama ini gak ada yang pernah berani mengusik rambutnya ini,,mahkota miliknya dan sekarang?istrinya no!anaknya sendiri yang meminta,,,


Kualat kamu nak,,masih di perut mommy udah buat Daddy pusing tujuh keliling"Batin Ray konyol


Ehmm,, sayang mending kita makan dulu yuk,,,kayanya mama masak enak tuh"Ucap Ray mengajak Adind keluar kamar,,sebenarnya mengalihkan pembicaraan agar istrinya tak mengingat hal yang di ucapkan tadi,,maksudnya permintaan konyol tadi


Adind tak bergeming,,ia menunduk matanya berkaca-kaca ia sadar permintaannya aneh namun tak mendapat respon apapun dari Ray dan malah mengalihkan pembicaraan entah mengapa membuatnya sakit hati,,entah padahal ia tak ingin menangis hanya karena hal kecil seperti ini namun air mata tetap saja memaksa keluar


Sayang"Panggil Ray hati-hati,,ia menyadari ada perubahan terhadap istrinya ini seperti ada sesuatu,,hingga ia menunduk dan Ray yakin istrinya menangis karena Ray secara tidak langsung menolak permintaannya


Adind tak bergeming,,ia sesenggukan bahunya naik turun,,ia menangis


Sayang hey,,maaf,,ayok sekarang kita ke barber shop,,jangan nangis"Ucap Ray merasa bersalah,,ia membalikkan tubuh Adind agar menghadap dirinya,,Ray bisa melihat Adind dengan mata sembabnya habis menangis,,namun tak mengeluarkan suara


Nggak usah"Ucap Adind sambil menggeleng-geleng


Adind mendongak menatap mata Ray,,


Permintaan aku aneh ya?jangan di turutin ya Ray,,aku juga ga tau,,spontan pengen tapi sekarang udah nggak kok"Ucap Adind dengan bibir mengkerut ke bawah seperti anak kecil yang tertangkap basah mencuri dan di sidang ibunya


Sayang,,jangan bohong,,ayok ke barber shop sama aku hm?"Ucap Ray meyakinkan Adind,,Ray tak mau Adind berbohong dan mengatakan dirinya tak ingin lah,,dulu pernah kejadian seperti itu,,Adind berbohong hanya agar Ray tak kesulitan,,hingga akhirnya ia sendiri gelisah dan tak bisa tidur,,ujung-ujungnya Ray juga tau deh,,,


Beneran,,masa aku bohong sih"Ucap Adind berusaha meyakinkan Ray,,menenggelamkan kepalanya di dada bidang Ray


Kan kamu sering banget bohong sama ku by"Ucap Ray sedikit menyindir


Sindir-sindiran"Gerutu Adind sambil mendusel-dusel kepalanya di dada bidang Ray

__ADS_1


Mamam dulu yuk yang,,,"Ucap Ray mengajak Adind makan bareng,,,ia ingin merasakan Adind yang manja padanya saat makan,,setiap Ray tak masuk kerja Adind akan meminta Ray untuk menyuapinya makan,,karena akhir-akhir ini Ray lumayan sering pergi ke kantor walaupun hanya beberapa jam membuat mereka berdua jarang makan bersama


Nggak mau"Rengek Adind


Lho kenapa by?kok gak mau mamam?biasanya paling semangat"Ucap Ray gemas mengacak-acak rambut Adind yang sedang duduk di pangkuannya dan sedang menenggelamkan wajahnya di dada bidang Ray


Udah gendut by,,liat pipi aku gembul nanti jelek,,kamu cari istri lagi"Ucap Adind merasa insecure,,memang semenjak hamil Adind menjadi lebih banyak makan,,satu porsi tidak cukup buatnya,,harus dengan 2 porsi,,Ray Mama Lina dan Papa Ray memaklumi itu mungkin karena Adind berbadan dua pikir mereka


Sayang,,ngomong apa barusan?aku sentil nih"Ucap Ray menyiapkan tangannya untuk menyentil Adind


Tak


Auchh ihh sakit"Ringis Adind memukul dada Ray


Makanya jangan asal ngomongnya by,,siapa yang mau cari istri lagi?lagian kamu wajar gendutan,,bagus lagi nambah montok berisi yang,,lagian kalo kamu makan sedikit nanti baby ga kebagian mamamnya"Ucap Ray menjelaskan sambil mengelus kening Adind yang tadi ia sentil


Iya iya maaf,,lagi kan biasanya kalo cowok cari yang bening-bening cari yang bodynya bagus"Ucap Adind mencebikkan bibirnya


Ray memeluk Adind


Iya by,,maaf ya,,aku setia sama kamu lagian ini udah ada baby,,udah ada yang aku cinta di pelukan aku terus kau cari istri baru buat apa?"Ucap Ray sebenarnya kesal dengan pemikiran Adind


Skak mat


Adind tak bergeming


Adind menengadah,,Lalu ia menyengir kepada Ray


Hehe Sayang Daddy"Ucap Adind menyengir sambil menirukan suara baby,,dan menenggelamkan kepalanya di dada bidang Ray


Flashback Off

__ADS_1


Hi Riderin❤️Author udah Up nih,,Author bakal balik lagi Up 2 kali dalam sehari nih yeyeye siapa nih yang seneng?coba komen di bawah🥺


YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️


__ADS_2