
...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...
Lalu ia menelpon Adind
HP Adind gak aktif?"Tanya Ray pada dirinya sendiri
Lalu Ray berinisiatif menelpon mama Lina
Huh nyambung"Ucap Ray sendiri saat mendengar bunyi dering di telponnya
📞
Ray : Halo mah,mamah-
Mm L : RAYYY!!!!
_________________________
Ray langsung buru-buru pergi untuk menyusul Mama Lina ke mall saat mendengar kabar bahwa Adind di culik,di satu sisi ia khawatir dengan kondisi Adind,dan di sisi lain Mamanya,ia khawatir dengan mamanya
Flashback On
Mm L : RAYYY!!!!
Ray : Mah?mamah kenapa nangis?kenapa mah?
Mm L : Adind,,,Adind di culik Ray hikss,Adind,,
Ray langsung mematikan sambungan telpon
Flashback Off
MAHH!!"Teriak Ray dari jauh saat melihat ada kerumunan,ia yakin pasti itu mamanya
RAYY!!"Teriak Mama Lina lalu bngun dari duduknya dan berlari ke arah Ray
Ray mama minta maaf,,Mama hiks ga bisa jagain Adind hiks"Ucap Mama Lina di dalam pelukan Ray sambil terisak
Mah tenang dulu,,mama udah minum?sekarang mama minum dulu ok"Ucap Ray berusaha tenang walaupun ia sebenarnya sangat panik dan khawatir,,Ray lalu mengantarkan Mama Lina untuk duduk dan memberikan minum
Mama duduk dulu,Ray mau hubungi papa sama Darren"Ucap Ray
Ray lalu menelpon Darren untuk melacak nomor handphone Adind,,kemudian ia menelpon papanya agar mengerahkan semua anak buah untuk mencari keberadaan Adin,,Ray sengaja tak memberitahukan kabar ini ke keluarga Adind,,biarlah nanti mama nya yang bilang
Eungh,,,aduh kepalaku sakit banget"Ringis Adind memegang kepalanya
Tiba-tiba
Ceklek
Tap Tap Tap
Adind menoleh ke arah suara
Kamu"Ucap Adind terkejut
Kenapa?lo ga nyangka hm?"Ucap Cewek tersebut sambil berjalan mendekat ke arah Adind
Sret
Ahkkkk sakit Ang,,angell lepas"Ringis Adind,karena rambutnya di tarik keras oleh Angel
Ya,,,orang yang menculik Adind adalah Angel
Lepas?heh?lo udah buat gue di permaluin di depan umum!!"Bentak Angel
Lep,,lepas Ngel sakit hiks"Ucap Adind sambil terisak
Lo!lo udah rebut Ray dari gue,,dasar jalang!!lo kurang ajar"Teriak Angel sambil menarik-narik rambut Adind dan menguyel-uyelnya
Sakit Ngel lepas"Ringis Adind terus berusaha menyingkirkan tangan Angel dari rambutnya
Fyi Riderin,,,Adind itu di kurung di sebuah ruangan,,dia ga di iket ataupun di bekap
Angel langsung menarik rambut Adind hingga Adind terjatuh dari kursi tempatnya duduk tadi
Aww,,hiks sakit"Ringis Adind sambil terisak,,ia melihat siku nya mengeluarkan darah
LO UDAH REBUT RAY DARI GUE!JALANG!LO BAJINGAN!GUE AKAN REBUT RAY DARI LO!"Teriak Angel sambil menendang kaki Adind yang sedang tersungkur di bawah
Cukup Ngel cukup huhu"Ucap Adind memohon,,sambil menangis tersedu-sedu
__ADS_1
PLAK
Jalang!"Teriak Angel sambil menampar pipi Adind,,lalu ia keluar dari ruangan tersebut sambil menutup pintu dengan keras
BLAM
Sakitt hiks hiks"Ringis Adind sambil memegang kepalanya,,penampilan Adind saat ini sangat memprihatinkan,,rambut berantakan,mata sembab dan wajahnya yang berderai air mata
Ray tolong,,,"Ucap Adind lalu ia jatuh pingsan
Ray sudah mulai melakukan pencarian,,sedangkan Mama Lina tak henti-hentinya menangis walaupun Ibuk Adind sudah mengatakan bahwa Adind akan ketemu,Ibuk Adind dan Pak Raka sangat percaya kepada Ray dan Papa Ray,,,Kali ini keadaan justru terbalik Mama Lina penuh derai air mata dan Ibuk Adind yang selalu berusaha menenangkan,,ya Mama Lina merasa sangat bersalah atas hiilangnya Adind,saat mengatakan kepada Ibuk Adind saja,mereka berdua sama-sama menangis meraung-raung namun Ibuk Adind lebih tenang,,karena ia mengingat adanya Putra
Ibuk,,kenapa Mama ina nangis teyus?"Tanya Putra
Emm,,Putra Mama Lina itu nangis bahagia sayang,,Putra sekarang tidur dulu ya,,emm bareng sama bi Sumi dulu main di kamar Kak Rey"Ucap Ibuk Adind,,mereka saat ini memang berada di Rumah keluarga Gillete
Pah,,gimana?ada kabar dari anak buah papa?"Tanya Ray tergesa,,sangat terlihat dari raut wajahnya bahwa ia sangat khawatir saat ini
Belum Ray,,tunggu dulu papa yakin mereka bakal bawa kabar"Ucap Papa Ray
Ting tong
Ray langsung berlari ke arah pintu,,dan membukanya
Gimana udah ada kabar?"Tanya Ray tergesa
Lalu anak buah tersebut menceritakan penyelidikannya,dan mengatakan mobil yang membawa Adind pergi itu berjalan ke arah Bandung,,
Pah,mah Ray bakal ke Bandung sekarang,Ax Darr lo bareng gue"Ucap Ray lalu mengambil perlengkapan yang perlu ia bawa di kamarnya
~~
Bibi,kenapa semuanya ga ada yang senyum tadi?"Tanya Putra
Karena suasana lagi ga enak sayang"Ucap Bik Sumi
Emangnya kenapa bibi?"Tanya Putra polos
Mereka semua memang tidak ada yang memberi tahu kabar soal Adind kepada Putra,,karena mereka tau Putra mengerti arti dari kata hilang,,mereka sudah menduga Putra pasti akan menangis meraung-raung jika tau kabar soal Adind
Ceklek
Ray masuk ke kamarnya,,sebelum Bi Sumi menjawab pertanyaan Putra
Kak Ley"Panggil Putra sambil berjalan ke arah Ray yang sedang mondar-mandir mengumpulkan sesuatu
Saking fokusnya Ray hingga tak menyadari bahwa Putra berada di sampingnya dan,,,
Brugh
__ADS_1
Aww,,,sakitt hiks"Ucap Putra sambil mengelus-elus bokongnya yang terpentok ujung mejaa
Ray yang melihat itu sontak terkejut
Sayang,,maafin kak Rey,kak Rey gak tau Putra diem di situ tadi"Ucap Ray sambil mengelus-elus bokong Putra yang kepentok tadi
Putla mau ketemu kak Ayin,,mau suru Kak Ayin malahin Kak Ley huaaa"Ucap Putra diiringi dengan tangisnya yang menggema,,karena pintu kamar Ray tak tertutup,,jadilah semua yang di bawah naik karena mendengar suara tangisan Putra
Putra,,kenapa sayang?"Ucap Ibuk Adind berlari ke arah Putra yang sedang duduk di pangkuan Ray dan menangis tersedu-sedu
Putla mau ketemu Kak Ayin,,mau suluh malahin Kak Ley,,kak Ley jatuhin Putla huaaa"Ucap Putra sambil menangis
Ibuk Adind menatap Ray dengan tatapan bertanya-tanya
Putra udah ya jangan nangis,,kak Ray beneran ga sengaja,,Kak Ray kasi es krim stroberi ya tapi Putra harus diem"Ucap Ray berusaha menenangkan Putra dengan di iming-imingi Es krim stroberi
Benelan es klim tobeli?"Tanya Putra dengan mata sembab dan hidungnya yang memerah
Ray mengangguk
~~
Setelah menenangkan Putra,,mereka semua keluar dari kamar Ray,,Ray menjelaskan tentang kejadian tadi mengapa Putra bisa sampai menangis
Pah Mah Ray berangkat dulu"Ucap Ray lalu salam kepada mama papanya
Iya nak,,hati-hati di jalan nanti kita menyusul"Ucap Papa Ray,,sedangkan Mama Lina masih saja menangis
Buk,Pak Ray berangkat dulu doain kita ya"Ucap Ray lalu salam dengan mereka berdua diikuti Axcel dan Darren
Nanti kita nyusul,,setelah polisi kasih kabar"Ucap Pak Raka
Ray mengangguk
Sabar sayang,,aku pasti datang"Batin Ray
**Hi Riderin gimana?penasaran ga sama episode selanjutnya??Makanya vote yuk biar Author makin Rajin buat Update,,Author tunggu nih**
**1**
**2**
**3**
**Terimakasih Riderin❤️**
***YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️***
__ADS_1