Badboy Itu Cowokku

Badboy Itu Cowokku
Pingsan


__ADS_3

...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...


Terus by,,udah enakan"Pinta Adind


Ray mengangguk sambil tersenyum


Lalu Ray mengecup-ecup perut Adind,,seperti ikatan batin atau bagaimana rasa mual Adind hilang


Makasi by"Ucap Adind langsung memeluk Ray saat merasa perutnya tak mual lagi usai di elus oleh Ray


Ray membalas pelukan istrinya tersebut


_________________________


Sayang sini,,kok mukanya pucet banget hm?"Tanya Mama Lina kepada Ray saat melihat Adind berwajah pucat


Iya mah,,kayanya Adind masuk angin,,tadi pagi-pagi udah mual-mual bolak balik kamar mandi"Ucap Ray sambil mengeluarkan kursi dari bawah meja


Papa Ray dan Mama Lina langsung berbinar mendengar ucapan Ray


Mama Lina langsung beranjak dan berjalan ke tempat di mana Adind duduk


Sayang kamu mual-mual?sejak kapan?"Tanya Mama Lina antusias sambil duduk di sebelah tempat Adind duduk


Adind mengangguk,,ia sangat lelah hanya untuk sekedar berbicara


Mah,,jangan di ajak ngomong banyak-banyak dulu Adind nya,,dia capek mah"Ucap Ray mengingatkan mama nya


Ya udah makan dulu kalian,,nanti lanjut ngobrolnya"Ucap Papa Ray


Lalu Mereka berempat makan bersama


Mama Lina sigap mengambilkan makanan kepada menantunya,,saat melihat Adind yang memang benar-benar terlihat pucat


Sayang ini ada ayam goreng kesukaan kamu,,"Ucap Mama Lina sambil menyodorkan piring yang ia isi dengan ayam kepada Adind


Adind menerima dan berkata,,,


Makasih mah"Ucap Adind lirih menerima piring yang di sodorkan oleh mertuanya


Sayang,,nanti kalo kamu terus ga enak badan gini kita ke dokter ya"Ucap Ray


Adind menggeleng


Kenapa hm?"Tanya Ray berhenti menyuap nasinya,,sedangkan Adind ia sama sekali tak memakan nasi tersebut


Gak mau aja"Ucap Adind lirih


Ya udah mudah-mudahan bisa membaik"Ucap Ray sambil mengelus-elus kepala Adind


Hening,,


Sayang mau Caramell Frappe gak?"Celetuk Mama Lina memecah keheningan


Mah"Ucap Ray tegas menatap mama nya tajam


Boleh mah?"Tanya Adind tanpa memandang Ray,,karena ia tahu Ray tak akan mengijinkan


Sayang"Ucap Ray memperingati Adind


Ga apa Ray kasi aja,,mungkin Adind kangen sama minuman favoritnya"Ucap Papa Ray


Apaan!gak ada"Ucap Ray tak terima


Diem Ray"Gertak Mama Lina


Lalu Mama Lin membuatkan Adind Caramell Frappe buatannya sendiri



Ini sayang"Ucap Mama Lina menyodorkan Adind Caramell Frappe tersebut,,,Namun,,



Hoek Hoek



Adind langsung berlari ke arah wastafel karena perutnya terasa di aduk-aduk saat mencium aroma Caramell



Ray yang melihat Adind mual-mual lagi dan berlari ke arah wastafel menyusulnya



Sayang"Ucap Ray memijat-mijat tengkuk Adind


__ADS_1


Ga enak rasanya"Rengek Adind dengan mata berkaca-kaca



Iya sini sayang"Ucap Ray mau memeluk Adind



Gak mau"Ucap Adind menggeleng-geleng



Huft



Say-"Ucap Ray terpotong



BRUGH



Untungnya Ray dengan sigap menangkap Adind yang tak sadarkan diri



Mah Mamah,,Papah!"Teriak Ray menggema ke seluruh penjuru rumah



Kenapa Ray?"Tanya Mama Lina khawatir yang memang menunggu Ray di depan kamar mandi,,saking khawatirnya Ray sampai tidak melihat Mama dan Papa nya di sebelahnya



Pah,,tolong papa siapin mobil pah,Adind pingsan"Ucap Ray tergesa-gesa



Tanpa menjawab Ray,,papa nya langsung saja ke arah garase mobil dan menyiapkan mobil,,,



Ray berlari sambil membawa Adind di gendongannya




Ray tak menjawab ucapan mamanya,,ia langsung masuk ke dalam mobil dengan Adind yang berada di pangkuannya,,Papa Ray langsung saja melajukan mobil ke Rumah Sakit



Sayang,,,bertahan ya"Ucap Ray mengecup-ecup kening Adind



Pah lebih cepet pah"Ucap Ray khawatir menyuruh papa nya menjalankan mobil lebih cepat agar Adind bisa mendapat penanganan



Skip



Suster Dokter!!"Teriak Ray sambil menggendong Adind



Suster yang mendengar itu pun langsung membawa brankar ke arah Ray dan menjalankan brankar tersebut



Skip



Adind sedang di periksa oleh dokter,,Ray yang terus memaksa akhirnya di perbolehkan masuk,,



Selesai dokter memeriksa Adind Ray pun bertanya,,,



Dokter gimana keadaan istri saya?"Tanya Ray khawatir dan tergesa-gesa bahkan kini tangannya berpeluh dan dahinya tak terelakkan dari basah nya keringat walaupun di ruangan tersebut sudah berisi AC


__ADS_1


Bapak tidak perlu khawatir,,istri bapak tidak apa-apa-"Ucap Dokter terpotong



Maksud dokter apa?istri saya jelas-jelas pingsan mukanya pucet bahkan dari tadi pagi mual-mual terus dan dokter bilang istri saya tidak apa-apa?ga becus"Ucap Ray geram memotong ucapan dokter



Maaf pak,,ini biasa terjadi pada ibu yang sedang hamil muda,,trimester pertama memang sangat rentan dan sangat sensitif bahkan hormon bisa berubah setiap satu menit,,jadi hanya perlu membuat sang ibu merasa senang maka janin di kandungannya tidak akan rewel"Ucap Dokter menjelaskan



Maksud dokter?"Ucap Ray tak yakin dengan yang di dengarnya,,maka dari itu ia mendengar penjelasan dokter hingga selesai



Selamat bapak,,istri anda sedang mengandung usianya sudah masuk 6 minggu"Ucap Dokter



Istri saya hamil dok?"Ucap Ray tak percaya matanya sudah berkaca-kaca saking bahagianya



Dokter mengangguk



Istri saya hamil dok?"Ucap Ray mengulang pertanyaan dan,,



Ray langsung memeluk dokter tersebut



Terimakasih dok terimakasih"Ucap Ray sambil memeluk dokter tersebut ala-ala cowok



Baik pak sama-sama"Ucap Dokter sebenarnya merasa tak nyaman di pelukan Ray yang begitu erat



Ray mengurai pelukan,,ia tersenyum-senyum membayangkan pikirannya sendiri



Saya permisi,,setelah ini temui saya di ruangan saya pak,,ada yang ingin saya sampaikan"Pamit dokter



Ray mengangguk sambil tersenyum,,,raut wajah yang tadinya khawatir kini hanya ada senyuman yang terukir



Ray menghampiri Adind yang terbaring lemah di atas brankar



Ray menunduk kemudian menyingkap baju yang di pakai Adind,,kemudian ia mengecup-ecup perut Adind dan berbicara



Sayangnya Daddy,,jangan rewel ya di dalam sana,,jangan bikin mommy susah,,Daddy sama Mommy sayang baby"Ucap Ray di depan perut Adind yang sedang tertidur karena suntikan vitamin dari dokter



Ray menutup perut Adind kembal kemudian Ray keluar ruangan



Ray gimana Adind?"Tanya Mama Lina khawatir saat Ray baru saja keluar bahkan pintu belum di tutup olehnya


Adind gak apa mah"Ucap Ray dengan wajah datarnya


Maksud kamu??tadi kan Adind pingsan Ray"Ucap Papa Ray ikut menimpali


Iya,,kata dokter ini biasa"Ucap Ray menggantung


Biasa apa nya Ray??dokter gendeng,,tau gitu tadi mama stop aja dia,,jangan di kasi lewat meriksa mantu mamah aja ga bener"ucap Mama Lina kesal


Lalu mama Lina berniat masuk menemui Adind namun belum sampai membuka pintu,,tangannya baru menyentuh gagang pintu Mama Lina mendengar Ray mengatakan kabar yang sangat bahagia,,membuat Mama Lina ingin melompat-lompat saat itu juga


Adind hamil mah"Ucap Ray tersenyum lebar,,Papa Ray langsung memeluk Ray sembari memberi selamat kepada anaknya yang sebentar lagi menjadi seorang ayah


Hi Riderin❤️ Author udah Up nih,,,jadi 2 hari lagi bakal ada hari raya,,otomatis Author bakal sibuk nih,,,jadi kemungkinan Author bakal ga Up dulu Riderin❤️mohon permakluman nya,,jangan di hujat😭


YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2