
...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...
Terus by,,udah enakan"Pinta Adind
Ray mengangguk sambil tersenyum
Lalu Ray mengecup-ecup perut Adind,,seperti ikatan batin atau bagaimana rasa mual Adind hilang
Makasi by"Ucap Adind langsung memeluk Ray saat merasa perutnya tak mual lagi usai di elus oleh Ray
Ray membalas pelukan istrinya tersebut
_________________________
Sayang sini,,kok mukanya pucet banget hm?"Tanya Mama Lina kepada Ray saat melihat Adind berwajah pucat
Iya mah,,kayanya Adind masuk angin,,tadi pagi-pagi udah mual-mual bolak balik kamar mandi"Ucap Ray sambil mengeluarkan kursi dari bawah meja
Papa Ray dan Mama Lina langsung berbinar mendengar ucapan Ray
Mama Lina langsung beranjak dan berjalan ke tempat di mana Adind duduk
Sayang kamu mual-mual?sejak kapan?"Tanya Mama Lina antusias sambil duduk di sebelah tempat Adind duduk
Adind mengangguk,,ia sangat lelah hanya untuk sekedar berbicara
Mah,,jangan di ajak ngomong banyak-banyak dulu Adind nya,,dia capek mah"Ucap Ray mengingatkan mama nya
Ya udah makan dulu kalian,,nanti lanjut ngobrolnya"Ucap Papa Ray
Lalu Mereka berempat makan bersama
Mama Lina sigap mengambilkan makanan kepada menantunya,,saat melihat Adind yang memang benar-benar terlihat pucat
Sayang ini ada ayam goreng kesukaan kamu,,"Ucap Mama Lina sambil menyodorkan piring yang ia isi dengan ayam kepada Adind
Adind menerima dan berkata,,,
Makasih mah"Ucap Adind lirih menerima piring yang di sodorkan oleh mertuanya
Sayang,,nanti kalo kamu terus ga enak badan gini kita ke dokter ya"Ucap Ray
Adind menggeleng
Kenapa hm?"Tanya Ray berhenti menyuap nasinya,,sedangkan Adind ia sama sekali tak memakan nasi tersebut
Gak mau aja"Ucap Adind lirih
Ya udah mudah-mudahan bisa membaik"Ucap Ray sambil mengelus-elus kepala Adind
Hening,,
Sayang mau Caramell Frappe gak?"Celetuk Mama Lina memecah keheningan
Mah"Ucap Ray tegas menatap mama nya tajam
Boleh mah?"Tanya Adind tanpa memandang Ray,,karena ia tahu Ray tak akan mengijinkan
Sayang"Ucap Ray memperingati Adind
Ga apa Ray kasi aja,,mungkin Adind kangen sama minuman favoritnya"Ucap Papa Ray
Apaan!gak ada"Ucap Ray tak terima
Diem Ray"Gertak Mama Lina
Lalu Mama Lin membuatkan Adind Caramell Frappe buatannya sendiri
Ini sayang"Ucap Mama Lina menyodorkan Adind Caramell Frappe tersebut,,,Namun,,
Hoek Hoek
Adind langsung berlari ke arah wastafel karena perutnya terasa di aduk-aduk saat mencium aroma Caramell
Ray yang melihat Adind mual-mual lagi dan berlari ke arah wastafel menyusulnya
Sayang"Ucap Ray memijat-mijat tengkuk Adind
__ADS_1
Ga enak rasanya"Rengek Adind dengan mata berkaca-kaca
Iya sini sayang"Ucap Ray mau memeluk Adind
Gak mau"Ucap Adind menggeleng-geleng
Huft
Say-"Ucap Ray terpotong
BRUGH
Untungnya Ray dengan sigap menangkap Adind yang tak sadarkan diri
Mah Mamah,,Papah!"Teriak Ray menggema ke seluruh penjuru rumah
Kenapa Ray?"Tanya Mama Lina khawatir yang memang menunggu Ray di depan kamar mandi,,saking khawatirnya Ray sampai tidak melihat Mama dan Papa nya di sebelahnya
Pah,,tolong papa siapin mobil pah,Adind pingsan"Ucap Ray tergesa-gesa
Tanpa menjawab Ray,,papa nya langsung saja ke arah garase mobil dan menyiapkan mobil,,,
Ray berlari sambil membawa Adind di gendongannya
Ray tak menjawab ucapan mamanya,,ia langsung masuk ke dalam mobil dengan Adind yang berada di pangkuannya,,Papa Ray langsung saja melajukan mobil ke Rumah Sakit
Sayang,,,bertahan ya"Ucap Ray mengecup-ecup kening Adind
Pah lebih cepet pah"Ucap Ray khawatir menyuruh papa nya menjalankan mobil lebih cepat agar Adind bisa mendapat penanganan
Skip
Suster Dokter!!"Teriak Ray sambil menggendong Adind
Suster yang mendengar itu pun langsung membawa brankar ke arah Ray dan menjalankan brankar tersebut
Skip
Adind sedang di periksa oleh dokter,,Ray yang terus memaksa akhirnya di perbolehkan masuk,,
Selesai dokter memeriksa Adind Ray pun bertanya,,,
Dokter gimana keadaan istri saya?"Tanya Ray khawatir dan tergesa-gesa bahkan kini tangannya berpeluh dan dahinya tak terelakkan dari basah nya keringat walaupun di ruangan tersebut sudah berisi AC
__ADS_1
Bapak tidak perlu khawatir,,istri bapak tidak apa-apa-"Ucap Dokter terpotong
Maksud dokter apa?istri saya jelas-jelas pingsan mukanya pucet bahkan dari tadi pagi mual-mual terus dan dokter bilang istri saya tidak apa-apa?ga becus"Ucap Ray geram memotong ucapan dokter
Maaf pak,,ini biasa terjadi pada ibu yang sedang hamil muda,,trimester pertama memang sangat rentan dan sangat sensitif bahkan hormon bisa berubah setiap satu menit,,jadi hanya perlu membuat sang ibu merasa senang maka janin di kandungannya tidak akan rewel"Ucap Dokter menjelaskan
Maksud dokter?"Ucap Ray tak yakin dengan yang di dengarnya,,maka dari itu ia mendengar penjelasan dokter hingga selesai
Selamat bapak,,istri anda sedang mengandung usianya sudah masuk 6 minggu"Ucap Dokter
Istri saya hamil dok?"Ucap Ray tak percaya matanya sudah berkaca-kaca saking bahagianya
Dokter mengangguk
Istri saya hamil dok?"Ucap Ray mengulang pertanyaan dan,,
Ray langsung memeluk dokter tersebut
Terimakasih dok terimakasih"Ucap Ray sambil memeluk dokter tersebut ala-ala cowok
Baik pak sama-sama"Ucap Dokter sebenarnya merasa tak nyaman di pelukan Ray yang begitu erat
Ray mengurai pelukan,,ia tersenyum-senyum membayangkan pikirannya sendiri
Saya permisi,,setelah ini temui saya di ruangan saya pak,,ada yang ingin saya sampaikan"Pamit dokter
Ray mengangguk sambil tersenyum,,,raut wajah yang tadinya khawatir kini hanya ada senyuman yang terukir
Ray menghampiri Adind yang terbaring lemah di atas brankar
Ray menunduk kemudian menyingkap baju yang di pakai Adind,,kemudian ia mengecup-ecup perut Adind dan berbicara
Sayangnya Daddy,,jangan rewel ya di dalam sana,,jangan bikin mommy susah,,Daddy sama Mommy sayang baby"Ucap Ray di depan perut Adind yang sedang tertidur karena suntikan vitamin dari dokter
Ray menutup perut Adind kembal kemudian Ray keluar ruangan
Ray gimana Adind?"Tanya Mama Lina khawatir saat Ray baru saja keluar bahkan pintu belum di tutup olehnya
Adind gak apa mah"Ucap Ray dengan wajah datarnya
Maksud kamu??tadi kan Adind pingsan Ray"Ucap Papa Ray ikut menimpali
Iya,,kata dokter ini biasa"Ucap Ray menggantung
Biasa apa nya Ray??dokter gendeng,,tau gitu tadi mama stop aja dia,,jangan di kasi lewat meriksa mantu mamah aja ga bener"ucap Mama Lina kesal
Lalu mama Lina berniat masuk menemui Adind namun belum sampai membuka pintu,,tangannya baru menyentuh gagang pintu Mama Lina mendengar Ray mengatakan kabar yang sangat bahagia,,membuat Mama Lina ingin melompat-lompat saat itu juga
Adind hamil mah"Ucap Ray tersenyum lebar,,Papa Ray langsung memeluk Ray sembari memberi selamat kepada anaknya yang sebentar lagi menjadi seorang ayah
Hi Riderin❤️ Author udah Up nih,,,jadi 2 hari lagi bakal ada hari raya,,otomatis Author bakal sibuk nih,,,jadi kemungkinan Author bakal ga Up dulu Riderin❤️mohon permakluman nya,,jangan di hujat😭
YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️
__ADS_1