
...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...
Aishh,,"Kesal Ray
Adind membiarkan saja Daddy nya itu mengurus Dandra,,ia segera memandikan Diandra,,Dandra memang lebih sulit untuk di atur ia juga sangat tidak suka mandi,,mungkin mager
Boy kamu masih kecil,,ga boleh minum ini,,kan udah ada susu kamu sama adik kamu"Ucap Ray menggendong Dandra membawanya ke pangkuan
Huaaa"Tangis Dandra histeris
___________________
Hari kian berlalu,,si kembar tumbuh sangat cepat,,saat ini mereka berumur 3 tahun namun,,gayanya sudah seperti anak-anak 7 tahunan,,mereka berdua sangat nakal dan jahil namun jika ada mommy dan daddy nya mereka akan menjadi anak yang manja,,Adind sekarang sudah memiliki sebuah butik,,Ray sibuk di kantornya maka dari itu mereka menyewa baby sitter,,
Sayang mommy berangkat ke butik dulu ya"Ucap Adind sambil mengelus kepala kedua anaknya itu
Gak mau mom,,mau ikut sama mommy"Ucap Diandra sambil geleng-geleng dengan mata berkaca-kaca
Walaupun Adind menggunakan baby sitter untuk mengurus anak-anaknya,,si kembar tetap saja sulit lepas dari Adind,,di karenakan Adind yang selalu humble dan tak pernah melupakan anak-anaknya hanya karena urusan pekerjaan
Boy,,kamu jaga adik ya"Ucap Adind mengelus kepala Dandra
Si kecil mengangguk pasti,,Dandra walau masih berumur 3 tiga tahun namun ia sangat menyayangi adiknya,,sudah sangat cocok di katakan menjadi kakak idaman
Ngga mau mommy,,ianda mau ikut hua ga mau di tinggal mommy"Rengek Diandra sambil menangis histeris dan memeluk kaki Adind
Dandra menghampiri adiknya menarik adiknya yang sedang memeluk kaki mommy nya kemudian Dandra memeluk Diandra
Amu ga boyeh gitu,,mommy mau kelja ga boyeh lalang-lalang,,mommy mau cali uang dik jangan nangis lagi ya"Ucap Dandra sambil mengurai pelukan dan mengusap mata adiknya yang sembab
Diandra mengangguk
Adind tersenyum melihat bagaimana putranya itu mampu menenangkan sang adik
Anak pintar"Ucap Adind kemudian berjongkok
Si kembar berjalan menuju mommy nya dan,,
Muah Muah
Mereka berdua mencium pipi kiri dan kanan Adind
Bangga deh mommy,,nanti pulang kerja mommy beliin es krim mau?"Ucap Adind
Mau mau"Ucap si kembar antusias dengan mata berbinar-binar
Adind terkekeh
Ya sudah mommy berangkat dulu ya"Ucap Adind sambil mengecup kedua pucuk kepala anak-anaknya kemudian ia berjalan ke arah pintu keluar
Daa"Ucap Adind
Jangan yama-yama mom"Teriak Diandra dari dalam rumah
Setelah kepergian Adind ke butik mereka bermain mainan mereka yang banyaknya se kamar itu,,Ray,,itu ulah Ray setiap pulang kerja ia selalu membelikan anak-anaknya itu mainan padahal Adind sudah melarang dengan alasan,, "jangan buang-buang uang,,mainan mereka udah banyak by" namun Ray yang memang senang memanjakan anaknya bawa santai saja,,toh dia dan istrinya bekerja jadi apa salahnya membahagiakan anak-anak
~~
\-Siang Hari
Adind menuju kantor Ray untuk membawakan makan siang,,ini sudah menjadi rutinitas karena Ray yang memang tak mau makan selain makanan Adind untuk makan siangnya,,jadi setiap siang Adind pasti akan ke kantor Ray dari Butik,,
~~
Di Kantor
Adind langsung berjalan ke lift karyawan,,padahal Ray sudah mengatakan untuk menggunakan lift khusus CEO agar tidak lama,,namun Adind tak mau
~~
Ceklek
Ray yang sedang sibuk dengan laptopnya menoleh,,ia sama sekali tidak ngeh bahwa waktu sudah menunjukkan makan siang,,
Sayang"Ucap Ray langsung menutup laptopnya dan menghampiri sang istri yang berpenampilan modis,,semenjak Adind memiliki butik,,mama Lina selalu mengatakan "kamu harus tampil modis sayang,,sebagai contoh bahwa pakaian dan gaun yang ada di butik kamu bagus di gunakan mereka bisa melihat saat kamu mengenakannya itu menambah nilai plus sayang"
__ADS_1
Ray memeluk Adind erat menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Adind menyesap di sana hingga menimbulkan bercak merah
Aww by,,kebiasaan deh"Kaget Adind memukul punggung Ray reflek
Habisnya kangen yang,,lama gak ketemu"Ucap Ray sekenanya sambil cengar-cengir di pelukan istrinya
Adind melotot mendengar ucapan Ray
Lama ga ketemu?dasar,,baru tadi pagi juga ketemu,,udah dulu ih pelukannya,,makan dulu by,,udah jam makan siang,,lagian gak enak entar ada yang masuk terus liat kita"Ucap Adind sambil berusaha melepaskan pelukannya
Sayang berapa kali aku bilang,,kalo kamu masuk ruangan aku,,, nggak akan ada yang berani masuk ruangan ini tanpa seijin aku,,lagian aku selalu kunci sehabis kamu masuk yang"Ucap Ray
Aish
Ya sudah lepas dulu deh,,males aku tuh"Rengek Adind
Ray terkekeh
Kemudian melepaskan pelukannya,,
Ray dapat melihat wajah cemberut istrinya
Chup
Ihh"Kesal Adind,,kemudian berjalan ke arah sofa
Bawa makan apa aja?"Tanya Ray
Ini semua makanan kesukaan kamu plus bayam,,kamu harus makan lo ya"Ucap Adind dengan nada mengancam
Hadiahnya apa kalau kau makan"Ucap Ray
Apa aja"Ucap Adind sekenanya sambil menyiapkan makanan
Skip
Sayang aku udah makan sampai habis bayamnya,,aku mau hadiah"Ucap Ray seperti anak kecil
Aish kamu by,,udah punya anak dua masih kaya anak kecil aja"Ucap Adind geleng-geleng kepala
Kan kamu udah janji"Ucap Ray
Ya udah mau hadiah apa?"Tanya Adind
Kita kan udah lama ga iya iya by,,aku mau iya iya di sini pengen ngerasain sensasi baru di meja kerja aku"Ucap Ray ambigu
__ADS_1
Adind melotot
Iya iya mama?"Tanya Adind tak percaya,,di meja kerja what?"Batin Adind
Ray mengangguk
Tanpa aba-aba Ray sudah menempelkan bibirnya dengan sang istri dan \*\*\*\*\*\*\* habis bibir istrinya,,Ray melancarkan aksinya,,Adind pasrah ia juga sadar bahwa suaminya sudah lama tak mendapatkan jatah
Dan terjadilah apa yang seharusnya terjadi,,di ruangan itu hanya terdengar erangan dan desahan yang menggema untung saja ruangan Ray kedap suara,,Ray menggempur Adind di atas meja kerjanya dan Adind hanya bisa pasrah menerima keganasan suaminya itu dalam urusan iya-iya
Skip
Usai percintaan panas mereka,,Adind tertidur di ruangan khusus tempat merek bercinta yang berada di dalam ruangan Ray,,
Ray tersenyum bangga melihat istrinya tepar karena ulahnya,,berarti gue masih kuat"Batin Ray konyol
Skip
Eungh"Lenguh Adind mulai mengerjap-ngerjapkan matanya
Melihat sekeliling,,ia dapat melihat baju yang tadi ia gunakan kemari berada di tempat kotor,,karena memang tadi bajunya sudah sobek ulah Ray dan berserakan kemana-man karena keganasan Ray
Ray"Panggil Adind agak keras,,
Ray yang mendengar suara itu berjalan ke arah ruangan tempat istrinya tidur
Ceklek
Kenapa sayang?"Tanya Ray dengan wajah segarnya,,*maklum habis di kasi jatah*
Baju"Ucap Adind merengek
Aku udah suruh asisten aku beli,,ntar lagi di bawain by"Ucap Ray mengelus kepala istrinya
Cepetan suruhin by,,anak-anak di rumah,,aku mau pulang iss,,"Ucap Adind kesal
Ray terkekeh
Kita pulang bareng yang,,tunggu dateng baju kamu kita langsung pulang ok"Ucap Ray mengusap pipi Adind,,Ray tersenyum-senyum melihat maha karyanya di tubuh sang istri,,banyak tanda merah di leher dan di dekat gundukan Adind,,
Jangan liatin kaya gitu"Ucap Adind kesal menaikkan selimut sampai menutupi tubuhnya hingga leher
Ray terkekeh
Aku bangun lagi yang,,,gara-gara liat kamu begini"Ucap Ray
**Hi Riderin❤️Author udah Up nih**
__ADS_1
***YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️***