BADUT CANTIK Milik Sang MUSISI

BADUT CANTIK Milik Sang MUSISI
pertemuan di taman


__ADS_3

ARSYILA PUTRI


Ia adalah seorang gadis yatim yg begitu cantik dan solehah.


Arsyi adalah gadis ceria dan suka menghibur siapa saja.


tapi di balik keceriaannya arsyi menyimpan kesedihan yg begitu dalam,


smenjak kepergian ayahnya yg mengalami kecelakaan di saat ingin menjemput arsyi yg masih duduk di bangku SMP.


Tragedi itu membuat dia mrasa bersalah krena dia berpikir dirinya lah penyebab ayahnya meninggal.


Namun arsyi slalu menutupi ksedihannya dengan snyuman,dan dia tak ingin trus menerus larut dalam ksedihan.


Walau tanpa seorang ayah dia tetap brusaha bersekolah skaligus bekerja.


sepulang skolah dia slalu bkerja paruh waktu di sbuah kios yg khusus mnjual beberapa macam minuman dingin di skitar taman kota.


Arsyi tidak hanya menjual minuman saja,tapi dia juga mengunakan kostum badut hello kitty yg lucu agar dia bisa menjual minuman skaligus menghibur orang orang yg datang kesana..


walaupun penghasilannya tidak sberapa namun dia slalu bersykur krena bisa sedikit meringankan beban ibunya yg bekerja sbgai ART di sbuah komplek dkat rumah Arsyi.


####


"Asallamualikum" salam Arsyi memasuki kios yang bertuliskan kios BU IYEM.


"Waalaikumsalam" jawab bu iyem si pemilik kios "masuk nduk.!!" imbuhnya bu iyem.


"Nggeh bu" jawab Arsyi.


Bu iyem adalah seorang janda,dia berpisah dengan suaminya karena tidak tahan dengan sifat suaminya yg suka mabuk dan main tangan terhadapnya..bu iyem di karuniai seorang anak perempuan yg masih bersekolah di bangku SMP.


Namanya Nia,gadis manis dan solehah namun sedikit jail kalo berkumpul dengan kakak angkatnya yaitu Arsyila.


Nia lebih memilih ikut ibunya dari pada ayahnya karena ayahnya juga slalu memukulinya di saat mabuk.


Sebelum memiliki kios bu iyem dulu berjualan minuman keliling di taman kota dengan membawa anaknya yaitu Nia yg saat itu masih SD.


Hingga dia bertemu Arsyi yg saat itu masih duduk di bangku SMP.


Arsyi menawarkan diri untuk membantu bu iyem berjualan karena ingin membantu perekonomian keluarganya apalagi saat itu ayahnya baru saja meninggal sagu bualn yg lalu.


Padahal penghasilan bu iyem belum seberapa namun ia merasa kasian pada Arsyi dan menerima tawaran Arsyi untuk membantunya berjualan.


Arsyi hanya bekerja paruh waktu setelah pulang sekolah.


Arsyi menjadi penjual minuman dingin dan gajinya di ambil dari keuntungan jualan.


Bu iyem beruntung bisa mempkerjakan Arsyi.


Karena ia adalah gadis yg rajin dan baik.


bu yem menganggap Arsyi seperti anaknya sendiri dan Arsyi juga menjadi sosok seorang kakak untuk Nia.


Penghasilan bu iyem terus meningkat dan sekarang ia sudah bisa menyewa kios di sekitar dekat taman kota.


##


"Wah hari ini panas bget bu,psti bnyak nih yg bkalan beli minuman dinginnya"ucap arsyi dengan penuh kyakinan.


"Iya ndok mumpung rame ayo ganti baju dlu sna"ucap bu iyem.


"nggeh bu"sahut arsyi


Sblum berjualan arsyi berganti seragam sekolahnya dengan kostum di slah satu ruangan di dalam kios.


Setelah siap Arsyi membawa keranjang minumannya dan mulai brjualan dan menghampiri setiap orang dengan menggunakan kostum badut.


Dari mulai anak kecil hingga orang dewasa semua membeli minumannya.


Bukan cuma minumannya saja yg enak tapi mereka smua juga mrasa terhibur dengan tingkah Arsyi yg lucu saat mengenakan kostum badutnya.


"mkasih dek"


"mkasih pak"


"mkasih mba" ucap Arsyi pada para pembeli.


Di saat tengah berjualan,,dari jauh arsyi melihat ada seorang pemuda mengenakan seragam SMA tengah berdiri di bawah panasnya terik matahari.


Arsyi ingin menghampiri dan berpikir untuk menawarkan minumannya pda pemuda itu,namun tiba tiba..


"Kenapa lo tega banget" teriak pemuda itu dengan kerasnya,pdahal tidak ada seorang pun di dekatnya.


Arsyi terkejut dan menghentikan lengkahmya untuk mendekati pemuda itu.

__ADS_1


"kenapa dia teriak teriak sendiri"gumam Arsyi merasa bingung.


Semua mata pun tertuju kepada pemuda itu dan menatapnya dengan penuh tanda tanya.


diantara mereka malah beranggapan bahwa pemuda itu gila karena berteriak sendiri.


Dialah Ari Prayoga pemuda yang sedang sakit hati karena dia baru saja di campakkan oleh gadis pujaan hatinya.


FLASHBACK ON


di siang hari sepasang pemuda berseragam SMA terlihat bertengkar di sebuah taman kota.


"Ada hubungan ap lo sma cwo itu? Knpa lo kliatan mesra bnget sm dia?"Tanya Ari dengan sedikit emosi.


"Emang ap urusan lo?"tanya balik gadis itu yg terlihat bgitu cuek.


"Urusan gue...???"lo itu cwe gue kan.??knpa lo bisa jlan sm cwo lain??"Ari berbicara dengan emosi.


"Lo punya kaca gk di rumah.?"tnya gadis itu dengan nada mengejek"Gue gk prnah ngrsa kalau kita pcaran,lagian mna mungkin gue mau sma cwo yg gk jelas kya lo,mnding sma dia udah ganteng mna anak orang kya lagi,antar jemput gue pake mobil gak pake motor butut kaya punya lo "gadis itu berkata dengan prasaan bangga sekaligus mengejek ari.


"TINA" bentak Ari menyebut nama gadis itu.


"Jd slama ini lo anggap apa hubngan kita ini.??"tanya Ari dengan tatapan yg mulai berkaca kaca.


"UDAH AH" bentak Tina.


"gue capek ngbhas ini,yg jlas kita gk ada hbngan apa apa dan gue deketin lo cuma pengen mnfaatin keahlian musik lo aja,dan skarang gue gk butuhin lo lgi krena udah ada Doni yg bkal ngjarin gue smuanya"ucap Tina dengan senyum mngejek lalu pergi meninggalkan Ari di taman.


Tina adalah salah satu gadis tercantik di sekolahnya dia satu sekolah dengan ari namun beda kelas,selama ini dia mendekati Ari cuma ingin di ajari cara bernyanyi dan bermain musik krena itu adlah impian Tina yg hendak jdi penyanyi terkenal..


awalnya Ari menolak krena dia gk punya waktu buat ngajarin Tina,namun Tina bersi keras dan memohon,dia juga membohongi Ari dengan berkata kalau dia suka sma Ari dan pengen jadi pacarnya.


sebenarnya Ari juga sudah tertarik pada Tina sejak lama dan dengan senang hati di menerima cinta palsunya Tina..


Ari adalah sorang pemuda sederhana yg memang jago musik.


Bernyanyi,bermain alat musik dan mnciptakan lagu adalah hobi serta keahliannya sejak duduk di bangku SMP.


Namum dia tidak pernah menunjukannya di depan banyak orang kecuali para sahabatnya di sekolah.. Itu pun masih malu malu karena status sosialnya yg membuat dia kurang percaya diri..


FLASHBACK OFF


###


Arsyi merasa ragu ingin mlangkah mendekati cwok itu tapi dia juga penasaran kenapa cwok itu teriak sendrian.


Akhirnya Arsyi pun memberanikan diri untuk mendekatinya dan menepuk bahu cwok itu.


Saat cwok itu menoleh padanya, Arsyi sempat terkejut krena melihat wajah cwok itu nampak semerawut ora karu karuan.. Muka kusut dan air mata mengalir membasahi pipinya..


Cwok itu sedikit terkejut dan menghapus kasar air matanya lalu bertanya


"Eh badut,ngapain lo ganguin gue??,, gue udah cukup menderita hari ini jadi jangan bikin mood gue tmbah buruk lgi.. Ucapnya smbil sesenggukan.


Arsyi tersnyum di balik topeng badutnya karena lucu melihat cwok itu menangis kya anak kecil namun ia juga kasian dan penasaran apa yg terjadi pada cwok itu.


Tanpa berbicara Arsyi meletakan keranjang minumannya lalu melambaikan tangannya di depan dadanya dan mengusap usap matanya isyarat jgn sedih atau menangis lagi.


"Emang kenapa??"ucap Ari.


"Apa gue gk boleh nangis di sini??"imbuhnya


"apa ada aturan yg mlarang gue nangis di tempat ini?"ucap ari dengan berteriak karena masih terbawa emosi hatinya.


Arsyi jdi geram "emang gk malu apa di liat org bnyak" gumam Arsyi dalam hati.


Arsyi merasa tidak tau harus bgaimana lagi akhirnya dia memilih untuk menjauh dan ingin berkeliling menjual minuman lagi..


Tapi di saat dia ingin mengambil keranjang minumannya dia malah jatuh tersungkur.


Bruukk *Arsyi jatuh tengkurep di depan Ari(untung pke baju badut jadi gk sakit)*


"Hahahahaha badutnya jatuh" tiba tiba Ari tertawa lepas sperti lupa akn maslahnya karena melihat badut Arsyi terjatuh.


Namun lain dengan arsyi yg merasa bingung krena tidak bisa berdiri dan dua hanya berguling guling saja.


"Apes bnget sih,pake jatuh segala lagi"gumam Arsyi. "terus gimana bangunnya kalo kya gini,,itu cwok bukannya bantuin malah ngtawain"kesal Arsyi


Ari pun menghentikan tawanya setelah sadar kalo badut itu gak bisa berdiri,jadi dia mendekat dan membantunya.


"hap"akhirnya Arsyi bisa berdiri karena Ari membantu mengangkat tubuhnya dengan cara memeluk ..


"Deg..."entah apa yg Arsyi rsakan saat menatap wajah tampan Ari saat tersenyum.


Jantungnya berdebar tak menentu membuat dia sedikit gugup..

__ADS_1


Sedangkan Ari merasa biasa aja karena mungkin dia pikir badut itu adalah laki laki..


"mangkannya hati hati bro,kalo jatuh kn jadi susah bangunnya.."ucap Ari sambil tersenyum" tapi thanks ya gue jadi terhibur liat tingkah lucu lo"imbuhnya.


Arsyi tak berkata apa pun.


Dia hanya mengangguk sekali dan pergi membawa keranjang minumannya.


"Lucu banget badut itu"ucap ari sambil terkekeh.


*SESAMPAINYA DI KIOS BU IYEM*


Arsyi berlari kecil memasuki kios dengan perasaan yg masih berdebar.


dia melepas topeng kostumnya dan menarik nafas panjang.


"jantungku kenapa ya kok bisa deg degan gini.??"gumam Arsyi.


"apa karena efek jatuh tadi..??"merasa khawatir.


Di saat Arsyi bertanya jawab dengan pikirannnya.


"woy nduk" tiba tiba bu iyem memanggil Arsyi dan membuatnya terkejut.


"Aduh ibu bikin kaget aja"protes Arsyi dengan wajah cemberut.


"kamu kenapa ngelamun di sini.?tanya bu iyem "nanti kesurupan lo nduk,, bahaya,dagangan ibu nanti bisa habis kamu acak acak" canda bu iyem.


"iih ibu,,siapa juga yg nglamun.??wong ak cuma istirahat aja kok di sini.."jawab Arsyi.


"oh yo wes,, kalo gitu istrihat sana,, "ucap bu iyem.


"kalo kamu haus minum aj minuman yg kamu jual tadi,, gak usah takut gk akn di potong gaji kok nduk.. "bu iyem berkata sambil berjalan ke arah meja kios.


"nggeh bu,,matursuon"ucap Arsyi menggunakan bahasa jawa.


####


Tak terasa hari sudah mulai sore dan minuman yg Arsyi bawa sudah banyak yg terjual.


"Wah,hari ini banyak banget yg beli,bu iyem pasti seneng.."ucap Arsyi sambil tersenyum.


Setelah kembali ke kios Arsyi menyerahkan hasil jualannya dan bu iyem tersenyum sambil berkata


"wah,,hbis banyak to nduk.?"ucap bu iyem.


"alhamdulilah bu hari ini dapat banyak"jawab Arsyi.


"alhamdulilah nduk,,ya udah ayo kita makan dulu ibu udah siapin makanan tu di dalam"ucap bu iyem menggandeng tangan arsyi.


"iya bu tapi ak mau ganti baju dulu sebentar,gerah kalo pake kostum ini terus"ucapnya.


"oh ya udah cepetan deh,sekalian sholat ashar mumpung belum telat nduk"..jawab bu iyem dan arasyi pun mengangguk


Arsyi mengganti kostumnya dengan baju yg sudah dia siapkan setelah itu dia melaksanakan sholat ashar dan stelah sholat dia segera menyusul bu iyem untuk makan.


Di saat makan.


"oh iya,dari tadi siang ak gak ad liat nia bu,,kemana dia.??ucap arsyi sambil mengunyah pelan makanan dimulutnya.


"nia lagi ada tugas dan sekalian belajar kelompok nduk,,mungkin sore banget baru pulang"jawab bu iyem.


"pantesan gk ada kliatan biasanya ada yg ngusilin ak tapi hari ini damai damai aja"ucap arsyi sambil terkekeh dan bu iyem ikut tersenyum


Setelah makan arsyi pun menerima gajinya dan pamit pulang pada bu iyem.


"Ak pulang bu,Assallualikum"salam arsyi.


"waalaikumsalam nduk hati hati ya"jawab bu iyem dan balas anggukan oleh arsyi.


###


Di tempat lain.


Ari masih merasa sakit hati dan kecewa karena cerita cintanya yg kandas.


Setelah dari taman dia tidak pulang tapi melainkan pergi ketempat biasa dia bermain musik bersama temannya,tapi kali ini dia hanya sendiri.


Di sana dia bermain gitar dan bernyanyi meluapkan emosi dan kekesalannya.


"sayang terima kasih tuk semua"


"selama ini kau telah menyakitiku"


"ku terima semua keputusanmu di dalam hidupku"

__ADS_1


Ari bernyanyi dengan penuh penghayatan karena suasana hatinya memang sedang melow.


__ADS_2