BADUT CANTIK Milik Sang MUSISI

BADUT CANTIK Milik Sang MUSISI
firasat seorang ibu


__ADS_3

Setelah sampai dan berhenti di kosan yang di arahkan oleh arsyi ari pun terheran karena dia pernah ke aini mengantar hendra.


"ini kan kosan temennya hendra,apa arsyi temennya hendra ya?"gumam ari pelan


"mungkin bukan,soalnya yang ngekost di sini pasti banyak kan."imbuhnya.


saat arsyi turun arsyi pun mengucapkan terima kasih.


"makasih ya mas udah mau anterin"ucap arsyi.


"aduh jangan panggil mas dong,serasa kaya tukang ojek gue"protes ari.


"terus manggil apa dong.??"tanya arsyi polos.


"panggil nama aja biar enak"jawab ari.


"oh iya,siap mas eh ari."jawab arsyi yang membuat ari tambah jengkel.


"ya udah lah terserah lo aja mau manggil apa"ucap ari yang sudah mulai jengkel,dan sebenarnya entah kenapa ari pun merasa suka saat arsyi memanggilnya dengan sebutan mas.


"iya"jawab arsyi.


"maaf ya gara gara nemenin gue kita pulangnya kemalaman"ucap ari.


"gak papa mas,"ucap arsyi


"ya udah lo masuk dulu sana udah malam ini,"ucap ari meminta arsyi masuk.


"mas aja yang duluan pulang nanti kalo mas udah pergi baru ak masuk."ucap arsyi.


"lo aja yang duluan masuk,habis tu gue cabut"ucap ari lagi.


perdebatan sepele itu pun berlangsung sedikit lama hingga membuat dua orang pasangan yang lewat berjalan kaki di sekitar melihat dan mendengar perdebatan mereka.


"eh mas mba,,kalo kaya gitu terus gak bakal selesai"ucap salah satu orang yang lewat.


"sudah kamu pulang aja mas,percaya aja sama pacar kamu,dia gak bakal kemana mana koq setelah kamu pergi."imbuh temannya orang itu.


"kalian pasti baru pacaran kan mangkanya kaya gak mau pisah gitu"ucap orang itu sambil tersenyum.


ari dan arsyi yang mendengar perkataan orang itu pun merasa malu dan heran juga kenapa mereka bisa berdebat kecil hanya karena masalah itu.


"iya udah deh gue aja yang duluan cabut"jawab ari dan di angguki oleh arsyi.


"hati hati mas,"ucap arsyi dan di anggukk oleh ari.


"asalamualaikum"salam ari


"walaikumsalam"jawab ari.


kedua orang yang tadi pun tersenyum melihat kelakuan ari dan arsyi.


setelah ari pergi arsyi pun masuk dan berpamitan pada kedua orang itu dan kedua orang melanjutkan perjalanan mereka.


Setelah kepergian ari arsyi pun memasuki kosannya.


dan dia terkejut di depan pintu sudah ada sherly yang menyilangkan tangan di depan dada ala emak emak yang mau memarahi anaknya.


"dari mana aja lo ar,jam segini baru pulang?"tanya sherli menyelidik.


"eh ada sherly,aku baru pulang kerja sher"jawab arsyi cengengesan.


"emang jam kerjanya sampe jam berapa koq pulangnya sampe malam gini."tanya sherly.


"jam 6 sore tadi aku udah pulang sher,tapi tadi ada sedikit urusan di rumah sakit jengukin adiknya temen yang lagi sakit"jawab arsyi.


"adik temen lo..??emang lo ada temen lain ya di sini??"tanya nya lagi.


"ada koq dia juga dari kota J dan kuliah di universitas G bareng kita sher"jawab arsyi.


"aku boleh masuk gak sher"imbuhnya yang membuat sherly tersadar jika dia dari tadi menghalangi pintu.


"oh iya sorry,gue lupa"jawab sherly.


arsyi pun memasuki kosannya dan berniat untuk bebersih terlebih dahulu.


"nanti habis mandi aku ceritain deh semuanya"ucap arsyi dan di angguki oleh sherly.


di kosan putra ari memasuki kosannya dan melihat hendra tertidur pulas dengan buku yang berserakan di kasur,,mungkin dia lagi ada tugas atau lagi belajar.


"hari ini rasanya capek banget"gumam ari.


"gue mandi dulu deh baru istirahat"imbuhnya.


ari pun melakukan aktifitas mandinya dan setelah itu dia berbaring di kasurnya.

__ADS_1


saat berbaring tiba tiba ari tersenyum karena dia teringat dengan sosok gadis yang hari ini bisa membuat di merasa berbeda.


"kenapa gue mikirin dia terus sih??gumam ari.


"gue gak boleh mikirin cewek itu,semua cewek itu sama aja dan gue gak mau sakit hati lagi"ucap ari pada diri sendiri.


tak lama terdengar suara adzan isya dan ari pun langsung berwudhu dan menjalankan sholat.


setelah itu dia beristirahat dan tidur.


di kosan putri setelah menunaikan sholat isya arsyi langsung di interogasi oleh sherly dan arsyi pun menceritakan semuanya.


"jadi selama ini lo udah kenal lama sama dia ar.??tanya sherly terkejut dan di angguki oleh arsyi.


"tapi kemaren kalian koq kaya gak kenal gitu.??tanya sherly lagi.


"kalo aku kemaren masih ragu,takut salah orang,dan ternyata aku gak salah kalo dia di itu emang dari kota J."jawab arsyi.


"tapi aku juga baru kemaren tau nama dia, waktu dia nolongin aku yang hampir di tabrak mobil."imbuh arsyi.


"maksudnya gimana sih,katanya kenal tapi baru tau namanya?"sherly semakin bingung.


"kami emang pernah ketemu tapi belum pernah kenalan"ucap arsyi.


"ya udah lah,yang penting lo gak papa dan lain kali jangan pulang malam ar,aku lo sampe khawatir kalo ada apa apa sama kamu gimana.??"ucap sherly yamg gak mau ambil pusing


"iya maaf,"jawab arsyi.


"ya udah kita tidur sekarang besok harus fighting lagi sama pelajaran"ucap sherly.


"oke bos"jawab arsyi dengan cengengesan.


setelah mengakhiri pembicaraan akhirnya mereka tidur.


Di kota J


ibu arsyi saat ini sedang merindukan putrinya dan merasa khawatir.


"gimana kabar arsyi ya Allah"gumam bu inah.


bu inah dan arsyi tidak bisa berkomunikasi karena bu inah tidak bisa mempunyai hp atau sejenisnya dan arsyi juga tidak memiliki hp karena hp nya rusak saat SMA.


bu inah begitu merindukan arsyi karena sudah hampir seminggu ini arsyi tidak ada kabar sama sekali.


dan bu inah mempunyai firasat aneh yang membuay dia takut terjadi apa apa pada arsyi di sana.


setelah sampai ke rumah keluarga handaya bu inah pun mengetuk pintu dan mengucap salam.


"asalamuaikum"salam bu inah.


tak lama ada yang membuka pintu dan menjawab salam.


"walaikumsalam"jawab pak Toni handaya ayah sherly.


bu inah memang sudah lama bekerja di rumah keluarga handaya dan itu lah mengapa sherly begitu akrab dengan arsyi karena semasa kecil mereka sudah sering bertemu dan bermain bersama saat arsyi di ajak ke kediaman keluarga handaya.


"lo bu inah,ayo masuk dulu,"


"ada apa bu malam malam ke sini.??tanya pak toni yang heran karena tidak biasanya bu inah ke sana saat malam hari.


"anu pak di sini saja,maaf kalo saya mengganggu,"


"saya mau minta tolong sama bapak atau ibu"ucap bu inah.


tak lama bu ratih pun keluar juga dari dalam rumah.


"lo bu inah koq gak di suruh masuk pak?"tanya bu ratih.


"gak usah bu,saya cuma sebentar aja"jawab bu inah.


"saya mau minta tolong untuk menanyakan kabar anak saya melalui non sherly pak mereka kan satu kampus pak,"ucap bu inah.


"tunggu biar saya telpon dulu si sherly"ucap bu ratih


beberapa kali bu ratih menelpon namun tidak ada respon karena sherly dan arsyi memang sudah tidur.


"gak di angkat bu inah,tapi sudah saya kirimin pesan kalo bu inah kangen sam arsyi"ucap bu ratih.


"besok pagi pasti dia sudah baca pesannya koq bu"imbuhnya.


"oh ya udah bu,makasih banyak dan maaf sudah merepotkan"ucap bu inah.


"gak merepotkan koq bu,bu inah gak perlu sungkan"ucap pak Toni.


"saya langsung pamit pulang dulu ya pak,bu,terima kasih banyak,asalamualaikum"ucap bu inah berpamitan.

__ADS_1


"walaikumsalam"jawab mereka.


di perjalanan pulang bu inah merasakan rindunya kepada anaknya semakin bertambah dan membuatnya tidak sadar meneteskan air mata selama perjalanan pulang.


orang tua mana yang tidak merindukan anaknya apalagi selama ini arsyi tidak pernah jauh dari ibunya.


akhirnya bu inah sampe di rumah dan bergegas tidur karena dia sudah tidak sabar menunggu hari esok agar bisa mengetahui kabar putri tunggalnya.


keesokan harinya di kosan putri arsyi dan sherly bangun dari tidur dan langsung mandi,setelah mandi mereka menjalankan sholat shubuh.


tak berbeda di kosan putra,ari pun juga melakukan sholat shubuh namun tidak dengan hendra,mungkin karena kecapean dia masih belum bangun juga.


di kosan putri sherly dan arsyi sedang memasak nasi goreng untuk sarapan mereka.


sherly yang masih sibuk dengan kegiatan paginya belum sempat memegang hp dan membaca pesan dari mamanya.


"udah siap semua ar,??"tanya sherly.


"udah koq,tinggal goreng telurnya aja."jawab arsyi dan di angguki oleh sherly.


selesai memasak akhirnya mereka bersiap berangkat kuliah.


saat ingin berangkat sherly mengbil hpnya dan melihat ada panggilan tak terjawab dari pesan dari mamanya yang mengatakan kalo ibunya arsyi merindukan anaknya.


"eh ar,ni ibu lo kangen sama lo nih"ucap sherly.


"mana mana ibu ku.?"ucap arsyi yang bersemangat dan langsung berlari ke arah sherly karena dia juga sangat merindukan ibunya.


"bentar dong,,ini juga baru mau gue telpon."jawab sherly.


tuuut tuutt "halo asalamualaikum"salam dari bu ratih.


"walaikum salam ma"jawab sherly.


"kenapa baru nelpon sih sher,itu bu inah sudah datang pagi pagi banget biar bisa nelpon arsyi"ucap bu ratih protes.


"iya maaf ma,sherly baru pegang hp,soalnya tadi sibuk bikin sarapan."jawab sherly.


"oh gitu, ya udah tolong berikan hp kamu sama arsyi"pinta bu ratih.


"iya ma,"jawab sherly dan langsung memberikan hpnya pada arsyi.


"halo assalamualaikum"salam arsyi


namun tidak ada jawaban,dan yang terdengar suara sesenggukan seperti sedang menahan tangisan.


saat bu inah mendengar suara arsyi dia tidak bisa menahan air matanya yang begitu saja mengalir mungkin karena kerinduan seorang ibu pada anaknya.


arsyi yang mendengarnya pun sudah tau jika itu pasti ibunya.


"halo asalamualikum,ini arsyi"ucap arsyi lagi.


akhirnya pun terdengar suara bu inah menjawab salam dengan suara tangisan.


"walaikumsalam nak."jawab bu inah dengan menangis.


"ibuuuu"ucap arsyi sedikiy merengek dan ikut menangis.


"kamu apa kabar nak,?ibu kangen banget sama kamu nak"ucap bu inah yang masih menangis.


"aku baik aja bu,ibu sehat sehat aja kan di sana,??"ucap arsyi


"maaf ya bu kalo arsyi belum sempat ngasih kabar ke ibu."imbuhnya.


"gak papa nak,yang penting kamu di sana sehat dan baik baik aja."ucap bu inah.


bu ratih yang menyaksikan dan mendengar percakapan mereka pun terenyuh dan ikut terharu.


begitu pula dengan sherly yang ikut menteskan air mata.


"sekarang ibu udah tenang karena bisa denger suara kamu dan tau kalo kamu di sana baik baik aja nak."ucap bu inah.


"iya bu,aku pasti akan baik baik aja di sini"


"ibu di sana gak usah banyak mikirin arsyi,kasian nanti kalo ibu sakit gimana,??"ucar arsyi mengingatkan.


"iya nak,kamu tenang aj,"


"ya udah kalo gitu ibu sudahi dulu ya nak soalnya ini udah masuk jam kerja ibu,"ucap bu inah.


"iya bu,arsyi juga mau berangkat kuliah dulu"


"asalamuaikum bu"salam arsyi.


"walaikumsalam nak"jawab bu inah.

__ADS_1


bu inah pun merasa lega arsyi baik baik dan ternyata suatu yang di rasakannya saat memikirkan arsyi semalam bukan lah firasat buruk.


__ADS_2