BADUT CANTIK Milik Sang MUSISI

BADUT CANTIK Milik Sang MUSISI
kesetiaan bima


__ADS_3

Di ruangan rumah sakit terlihat pemuda sedang termenung menatap wanita paruh baya yang terbaring lemah di atas ranjang perawatan.


"saya mewakili bos saya sungguh sungguh berterima kasih karena anda telah menyelamatkan bos saya."ucap bima.


"tapi saya mohon bangun lah nyonya,,saya tidak tau harus bagaimana lagi dan informasi keluarga anda pun saya tidak bisa lacak"imbuhnya sambil menangis.


entah mengapa hati bima terasa begitu teriris menatap wanita yang tidak di kenalnya itu tidak berdaya seperti sekarang.


wanita itu tidak memiliki identitas dan bima pun bingung ingin mencari tau keluarganya,mungkin kebetulan saat itu wanita paruh baya itu tidak membawa kartu identitasnya.


tidak lama kemudian datang lah dokter yang menangangi pasien itu.


"permisi pak,saya mau memeriksa keadaan pasien"ucapnya lembut pada bima.


"iya silahkan dok,"ucap bima.


dokter itu pun memeriksa keadaan pasien.


"bagiamana keadaannya dok??"tanya bima.


"sebenarnya keadaan pasien sudah mulai membaik namun kesadarannya belum juga pulih."ucap dokter


"mungkin benturan yang di alaminya begitu keras"imbuhnya.


mendengar perkataan dokter bima teringat dengan perkataan polisi yang menyelidiki kecelakaan itu.


saat kecelakaan itu ari di temukan berada di dalam pelukan wanita paruh baya itu,terlihat betapa ibu itu tulus ingin melindungi ari..


setelah memeriksa pasien dokter itu pun pamit keluar dari ruangan.


bima memandangi ibu itu dan membuatnya merindukan sosok sesorang yang sudah lama tidak ada dalam hidupnya.


bima pun teringat saat dia masih kecil.


saat dia berumur 5 tahun orang tuanya pergi meninggalkannya tanpa sebab.


sepanjang hari dia menangis dan merasa takut jika dia tidak bisa bertemu orang tuanya lagi..


namun saat itu beruntung ada pak heru yang mau merawatnya dan mendidiknya hingga dia bisa menjadi pria mapan hingga sekarang.


dan itu lah alasan mengapa bima begitu setia kepada pak heru.


dia juga begitu setia kepada ari karena perintah pak heru,terlebih lagi ari juga sudah menganggapnya seperti kakaknya sendiri.


setelah bergelut dengan pikirannya bima berencana ingin kembali ke kantor.


namun sebelum bima melangkahkan kakinya wanita itu mulai sadar dan menyebutkan nama seseorang.


"Arsyi.."ucap wanita itu dan seteah itu dia tidak berbicara lagi.


bima yang mendengarnya langsung berlari menghampiri dokter dan memberitahukan jika pasien sudah mulai sadar.

__ADS_1


namun sayang saat dokter memeriksanya wanita itu tidak memperlihatkan tanda tanda kesadaran.


"tapi saya yakin tadi dia berbicara dan menyebutkan nama sesorang"ucap bima.


"mungkin pasien sedang mengigau tuan,dan nama yang dia sebut kemungkinan nama sesorang yang berarti baginya."ucap dokter.


dengan rasa kecewa akhirnya bima kembali ke kantor.


setibanya di kantor bima memasuki ruangannya dan belum lama dia duduk dia teringat dengan jadwal minum ari yang harus meminum obat tepat waktu.


dia bergegas ke ruangan ari untuk mengingatkannya namun dia melihat ari sedang tertidur di kursi kepemimpinannya.


"ternyata dia sedang tidur,apakah aku harus membangunkannya..??"ucap bima yang bingung.


bima pikir dia hrus membangunkannya dan meminta nya meminum obat dan setelah itu dia bisa beristirahat lagi.


namun saat ingin membangunkan ari bima terkejut saat ari mngigau dan menyebutkan nama sesorang,


"Arsyi.."ucap ari dalam keadaan tidur.


deg


bima tersentak kaget karena nama yang di sebut oleh ari seperti tidak asing bagi nya.


setelah bima mengingat ternyata nama arsyi itu juga yng di sebutkan oleh wanita paruh baya yang menolongnya.


bima tidak jadi membangunkannya dan langsung pergi ke ruangannya untuk memghubungi seseorang.


Di kota Y.


dia tidak bisa menghubungi ibunya karena ibunya belum punya ponsel.


rencana arsyi ingin membelikan ponsel jika dia pulang ke kota J namun banyaknya pekerjaan membuat dia belum bisa pulang.


ibunya juga sudah berhenti bekerja karena sering sakit dan arsyi yang memintanya tetap di rumah karena penghasilan arsyi sekarang udah lebih dari cukup untuk membiayai kehidupan mereka.


"ibu gimana kabarnya ya,aku bingun mau hubungi siapa buat tanya kabar ibu"gumam arsyi.


arsyi terus memikirkan ibunya hingga terlelap di kasurnya.


Di kota J.


hari sudah hampir tengah malam dan Bima masih berada di kantor untuk mencari info tentang orang yang bernama arsyi.


dia heran ada hubungan apa ari dengan wanita tua itu hingga mereka bisa menyebutkan satu nama yang sama di saat mereka tidak sadar.


"besok akan ku tanyakan pada tuan ari."ucap bima.


Bima juga teringat dengan ucapan pak heru tempo hari,dimana saat itu tuannya juga menyebutkan nama yang sama.


Bima semakin bingung dan tidak mengerti dengan semua ini.

__ADS_1


ke esokan harinya.


Ari baru saja tiba di kantornya dengan terburu buru karena akan ada meeting untuk investor baru dan dia juga bingung karena sejak tadi ponsel bima tidak bisa dia hubungi.


di ruangan bima baru terbangun dari tidurnya dan semalam tidak sengaja dia tertidur saat mencari info tentang arsyi.


"wah,gawat aku ketiduran di sini."ucap bima.


"aku lupa hari ini ada meeting dan ini sudah hampir jamnya"imbuhnya lalu berlari ke kamar mandi dan membasuh wajahnya.


setelah itu bima berlari menuju ruangan ari dan saat bima memasuki ruangan ari dia membuat ari terkejut dengan penampilannya yang acak acakan dan wajahnya juga kusut seperti orang yang tidak tidur semalaman.


"ada apa denganmu mas koq mukanya kucel gitu??"tanya ari pada bima.


"tadi malam saya ada kesibukan sampai ketiduran di kantor tuan,dan maaf saya terlambat"ucap bima.


"ya udah gak apa yang penting sekarang mas bima ganti baju dan siap siap dulu.,itu di ruanganku ada baju ganti "ucap ari.


"oke bos"ucap bima yang langsung begegas masuk ruangan ari.


setelah mereka siap mereka langsung menghadiri meeting bersama klien dan semua berjalan lancar.


"alhamdulillah mas bim,kini semakin banyak investor yang sudah menaruh saham di perusahaan kita."ucap ari.


"iya tuan bos"ucap bima sambil menguap.


"masih ngantuk mas bim..??"tanya ari.


"eh gak koq bos"jawab bima.


"kalo ngantuk tidur aja lagi,,lagian hari ini gak ada kegiatan penting dan mas bima juga gak pernah libur"ucap ari.


"gak masalah koq bos,saya masih kuat dan sehat"ucap bima.


tiba tiba bima teringat sesuatu.


"eh tuan bos,maaf ada yang mau saya tanyakan sama anda"ucap bima.


"mau nanya apa mas,??"ucap ari.


"sebenarnya ini yang sudh bikin saya begadang semalaman"


"saya mau menanyakan apakah anda mengenal seseorang bernama arsyi..??"tanya bima.


"arrsyyi"ucap ari yang tiba tiba mersakan sakit di kepalanya hingga terhuyung dan beruntung bima sigap dan menahan tubuh ari.


"anda kenapa tuan..??"tanya bima namun ari tidak menjawab karena mersakan sakit di kepalanya.


bima pun langsung membawa ari keruangan ari.


dia membawa ari ke kursinya setelah iti dia mengambil air minum untul ari.

__ADS_1


"sebenarnya tuan bos kenapa,??"tanya bima.


"aku juga gak tau mas,kepalaku tiba tiba sakit"jawab ari...


__ADS_2