
#malam hari saat di kosan ari bermain gitar dan bernyanyi dengan merdu. sedang kan hendra menjadi pendengar dan terbawa suasana lagu yg di nyanyi kan oleh ari.
aku di sini selalu mengingatmu betapa hatiku merindukan kamu...
jangan kau kira hatiku tak bisa mencintai kamu dan selalu mengharapkanmu
aku ingin kau ada di sini menemaniku di kala ku berasedih.. ku kan selalu ada di sisimu ku berharap kita selalu bersama
ari begitu menghayati dalam bernyanyi dan membuat pikiran hendra melayang layang memikirkan gadis yg dia sukai. sejak SMA hendra memang sudah menyukai arsyi tapi dia sudah sering di tolak oleh arsyi dengan alasan dia gak mau pacaran dulu dan ingin membahagiakan ibunya.
ari melihat hendra melamun "woy,kenapa lo ngelamun.??ntar kesambet baru tau rasa lo"ucap ari sambil ketawa. "eh lo ngagetin aja Ar,gue gk ngelamun koq,gue cuma terbawa suasana sama lagu yg lo nyanyiin tadi"jawab hendra. "ngmong ngmong suara lo bagus juga ar,kenapa gak jadi penyanyi aja.??" "ya pengen sih tapi belum ada kesempatan hen. "coba lo nyanyi di cafe cafe buat merintis sapa tau lo bisa di kenal banyak orang nanti"ucap hendra bersemangat. "udah ah gak usah masalah itu,ak orang gak PD kalo nyanyi di depan orang banyak"ucap ari sambil berjalan ke arah dapur. "yo wes lah"ucap hendra.
#di kosan cewek "sher,besok pulang kuliah temenin ak mau gak.??"tanya arsyi "emang mau kemana ar.?" "mau cari kerja buat tambahan ongkos selama di sini sher". "gak perlu,selama di sini biar gue aja yg beli makan sama bayar kosnya"ucap sherly tersenyum dengan gaya sombongnya. "bukannya ak gak mau,ak gk enak kalo harus kaya gitu" "ak juga pengen mandiri dan gak bergantung sama orang lain,lagian keperluanku juga banyak sher"ucap arsyi. "ya udah besok gue temenin deh" "makasih sherlly"ucap arsyi tersenyum.
ke esokan harinya sepulang kuliah arsyi,sherly dan hendra berbincang di depan gerbang. "lo beneran pengen kerja Ar?'tanya hendra. "iya hen,lumayan buat tambahan ongkos di sini"jawab arsyi. "mending gak usah kerja deh,soal biaya di sini biar gue aja yg nanggung" "orang tua gue juga gak keberatan koq,kan mereka kaya."ucap hendra dengan sombongnya. "hehe,mkasih hen,tapi ak gak mau ngerepotin siapa pun dan ak pengen berusaha dengan jerih payahku sendiri."ucap arsyi dengan tersenyum. "hmm ya udah deh kalo itu kamu,emang kamu mau kerja apa di kota ini?"tanya hendra. "apa aja yg penting halal hen"jawab arsyi.
__ADS_1
akhirnya arsyi dan sherly pergi untuk mencari kerja dan hendra tidak ikut karena ada urusan.
arsyi sampai di sebuah toko buku dan mencoba melamar kerja di sana. "maaf bu,apa di sini masih menerima karyawan untuk bekerja?"tanya arsyi "iya dek,di sini memang memerlukan karyawan"ucap pemilik toko dengan senyum ramah. "alhamdulilah,apakah saya boleh ikut bekerja di sini bu?"tanya arsyi "tapi cuma dari jam 12 siang aja bu soalnya temen saya kalo pagi harus kuliah"ucap sherly menambahkan. "wah sayang sekali dek,di sini bukanya dari pagi sampe jam 2 dan ini bentar lagi juga mau tutup"ucap pemilik toko sambil melirik jam dinding yang menunjukan pukul 13.45 "gitu ya bu,ya udah kalo gitu bu mkasih buat waktunya"ucap arsyi. "iya masama de dan maaf ya ibu gak bisa nerima kamu"ucap pemilik toko. "hehe gak apa bu,mungkin belum rezekinya"ucap arsyi sambil tersenyum. "kami pamit dulu bu mau cari kerjaan yang lain lagi,assalamualaikum."pamit arsyi. "walaikumsalam"jawabnya.
Arsyi dan sherly keluar dari toko dan mulai berjalan lagi untuk mencari kerja.
saat di perjalanan sherly merasa haus dan ingin membeli minuman yg berada di seberang jalan,akhirnya arsyi memilih pergi membelikan minum dan sherly menunggu di tempat. pada saat arsyi ingin menyeberang jalan dia tidak melihat ada mobil yang melaju cepat ke arahnya,arsyi menyadarinya dia terkejut dan spontan menutup matanya. tapi setelah itu dia merasa ada yang menariknya dengan cepat kepinggir jalan dan terjatuh tepat di atas tubuh orang itu dengan posisi berpelukan.
FLASHBACK ON. Ari melaju dengan sepeda motornya dan berniat ingin mencari,dia mendapat info ada sebuah cafe baru yang mencari penyanyi untuk mengisi acara di cafe tersebut jadi dia mendaftarkan diri sebagai penyanyi. di perjalanan dia melihat anak kucing di tengah jalan dan dia berhenti untuk mengambil anak kucing itu dan menaruhnya di tempat yang lebih aman. "hey puss,jangan main di jalan dong banyak kendaraan nanti kamu ketabrak"ucap ari pada anak kucing. setelah menaruh anak kucing itu dia berniat pergi namun pandangannya menangkap seorang gadis yang menyeberang jalan tanpa melihat kanan kiri dan ada mobil yang melaju ke arah gadis itu dan ari pun langsung berlari ke arah gadis itu. FLASHBACK OFF.
"brukkk"kepala mereka saling berbenturan "aduh,sakit"ucap arsyi yg terjatuh. "lebih sakitan gue kali udah jatuh malah kebentur kepala loe terus lo tindihin lagi"omel seorang pria yang tadi menariknya. arsyi terkejut dan menoleh pada pria itu. "Deg... "jantung arsyi langsung berdebar saat tau orang yang menolongnya adalah pria yang mirip dengan seseorang yang dulu pernah ia cari. dia terdiam memandang wajah pria tersebut
di saat mereka asyik dengan pikiran mereka masing masing sherly dan beberapa orang di tempat itu datang berlari menghampiri mereka.
"Ar" panggil sherly kepada arsyi. "iya"sahut arsyi dan ari secara bersamaan karena panggilan unyuk nama depan mereka sama dan panghilan itu membuat mereka sadar jika mereka masih dalam keadaan berpelukan dan berbaring di tanah. mereka langsung berdiri dan saling bantu melepas kerudung arsyi yang tersangkut di kancing ari. wajah mereka merona merah menahan malu dan perasaan aneh. "lo gak papa Ar ?"tanya sherly. "gak papa koq"sahut arsyi dan ari. "gue tanya temen gue bukan tanya ama lo"ucap sherly sambil memandang heran kepada ari. "lo tadi manggil nama gue kan?"ucap ari. "geer amat lo,gue manggil temen gue tu"tunjuk sherly pada arsyi. "siapa yang geer,jelas jelas tadi lo panggil Ar,ya itu nama gue"ucap ari mulai heran. "gue kan udah bilang kalo gue manggil temen gue tu si arsyi" "oh pantesan aja sama,panggilan nama depan kita sama"ucap ari melihat pada arsyi. "emang nama kamu siapa?"tanya arsyi dengan polosnya. "nama gue ari"jawab ari. "oh pantesan aja sama,"ucap sherly "makasih ya ari udah nyelametin ak"ucap arsyi. "sama sama"ucap ari "gue cabut dulu masih ada urusan"ucap ari memakai helm dan pergi dengan sepeda motornya. sherly masih terlihat kwatir pada arsyi. "lo beneran gak papa Ar?"tanya sherly. "iya gak papa koq,cuma kotor dikit aja"jawab arsyi. "untung aja ada cogan yang nyelametin lo tadi,kaya di cerita cerita novel gitu,so sweet"ucap sherly ngawur. "cogan itu apa sher?"tanya arsyi "cogan itu yang tadi itu lo (cowok ganteng)"jawab sherly sambil cekikikan. "ih apaan sih sher,kamu ini bisa aja"ucap arsyi mulai merona malu mengingat kejadian pelukan tadi. "ya udah kalo gitu kita pulang aja deh istitahat dulu,cari kerjanya besok aja lagi"ucap sherly dan di angguki oleh arsyi. setelah itu mereka pulang ke kosan.
__ADS_1
#akhirnya ari tiba di cafe and resto tempat dia ingin melamar kerja.
"permisi"ucap ari pada pelayan cafe. "iya,ada yang bisa kami bantu mas?"ucap pelayan tersebut. "apakah di cafe ini sedang memerlukan penyanyi?"tanya ari. "benar mas,cafe kami masih baru jadi kami ingin membuat audisi bernyanyi dan peserta yang terbaik akan kami ambil sebagai penyanyi tetap yang akan memberikan hiburan musik untuk daya tarik ke pelanggan kami mas. "kalo boleh saya ingin mendaftarkan diri"ucap ari. "silahkan isi formulirnya dan bergabung dengan peserta lainnya".ucap pelayan. tidak sulit bagi ari mengikuti audisi itu karena keahliannya memang tidak bisa di ragukan lagi. dan dengan mudahnya dia menjadi yang terbaik dan terpilih bekerja di cafe tersebut. "Alhamdulillah,gue berhasil juga"ucap ari pada dirinya sendiri. dan ternyata belum apa apa ari sudah mendapatkan kan fans yaitu para gadis abg yang memuji suara dan ketampanan ari, mereka juga meminta foto bareng dengan ari,mau tidak mau ari pun mengikuti saja apa mau mereka.
mulai besok ari sudah mulai bekerja sepulang kuliah. setelah itu ari pulang mengendarai motor bebeknya dengan perasaan senang. saat di perjalanan sekilas ari teringat kejadian tadi siang dan membayangkan wajah arsyi. "kenapa tiba tiba gue mikirin cewek itu,??"gumam ari sambil membayangkan wajah cantik polos arsyi yang selalu mengenakan kerudung membuatnya terlihat anggun dan begitu manis "apa gue kenal ya sama cewek itu?"ari bertanya pada dirinya. tiba tiba ari pun teringat masa lalunya. "udah ah,gak usah mikirin cewek lagi ari,fokus sama impian lo aja,jangan sampai impian lo hancur cuma gara gara cewek lagi"gumam ari kesal mengingat mantan pacarnya.
Ari memang masih trauma dengan kejadian saat cintanya di permainkan oleh Tina mantan pacarnya dulu,saat itu dia merasa hancur dan terpuruk membuat dia kehilangan semangat dan sempat membuatnya lupa dengan cita citanya sebagai musisi. musik mugkin bisa membuat dia bahagia. tapi musik juga pernah membuat dia terluka,
sesampainya di kosan ari langsung membersihkan diri dan sholat,setelah itu dia beristirahat di kamarnya. hendra tidak ada di kosan karena sedang pergi ke kosan arsyi setelah menerima telpon dari sherly. sherly memberitahukan kejadian yang telah menimpa arsyi dan hendra pun langsung pergi kesana untuk melihat keadaan arsyi.
#di kosan putri "lo gak papa ar?"tanya hendra khawatir. "gak papa kok hen,cuma lecet dikit tdai udah di kasih obat merah pemberian ibu kos"jawab arsyi meyakinkan. "udah tenang aja,arsyi gak papa koq,"ucap sherly "untung tadi ada cogan yang nolongin dia"imbuhnya "cogan,??siapa sher??"tanya hendra penasaran. "cowok ganteng hen,dia nyelametin arsyi tadi dan terlihat keren dan sweet banget kaya di drama drama korea gitu hen"ucap sherly. "dia narik arsyi dalam pelukannya supaya gak ketabrak mobil hen,keren kan?"imbuhnya. "meluk arsyi,,??emang siapa nama cowok itu?"tanya hendra "kalo gak salah namanya....aaa"ucapan sherly di potong oleh arsyi. "udah gak usah di bahas lagi deh,ak gak papa koq,"ucap arsyi yang merasa malu kalo mengingat kejadian pelukan tadi.
"ngimong ngomonh maksih ya hendra,sherly,buat perhatian kalian,kalian emang teman terbaik"ucap arsyi tersenyum pada hendra dan sherly. "sama sama ar,"ucap hendra dan sherly bersamaan.
"ya udah kalo gitu gue balik dulu,udah sore banget nih gak enak sama ibu kos kalian nanti"ucap hendra berpamitan. "iya hen,makasih ya udah nengokin ak"ucap arsyi "sama sama ar" "gue pulang dulu,asalamualaikum"salam hendra. "walaikumsalam"jawab arsyi dan sherly.
__ADS_1
hendra pulang dengan perasaan gelisah dan dia juga lupa menanyakan lagi siapa cowok yang udah nyelametin arsyi. "besok gue harus tanya lagi sama sherly siapa cowok itu"gumam hendra. "di berani banget meluk meluk bidadari gue"ucap hen dra sedikit kesal karena gadis yang dia taksir di peluk oleh cowok lain.
sesampainya di kosan putra,hendra pun mandi setelah itu beristirahat. sedangkan ari sudah tertidur pulas di ranjangnya