
Tuuut tuutt "halo asalamualaikum"salam dari bu ratih.
"walaikum salam ma"jawab sherly.
"kenapa baru nelpon sih sher,itu bu inah sudah datang pagi pagi banget biar bisa nelpon arsyi"ucap bu ratih protes.
"iya maaf ma,sherly baru pegang hp,soalnya tadi sibuk bikin sarapan."jawab sherly.
"oh gitu, ya udah tolong berikan hp kamu sama arsyi"pinta bu ratih.
"iya ma,"jawab sherly dan langsung memberikan hpnya pada arsyi.
"halo assalamualaikum"salam arsyi
namun tidak ada jawaban,dan yang terdengar suara sesenggukan seperti sedang menahan tangisan.
saat bu inah mendengar suara arsyi dia tidak bisa menahan air matanya yang begitu saja mengalir mungkin karena kerinduan seorang ibu pada anaknya.
arsyi yang mendengarnya pun sudah tau jika itu pasti ibunya.
"halo asalamualikum,ini arsyi"ucap arsyi lagi.
akhirnya pun terdengar suara bu inah menjawab salam dengan suara tangisan.
"walaikumsalam nak."jawab bu inah dengan menangis.
"ibuuuu"ucap arsyi sedikiy merengek dan ikut menangis.
"kamu apa kabar nak,?ibu kangen banget sama kamu nak"ucap bu inah yang masih menangis.
"aku baik aja bu,ibu sehat sehat aja kan di sana,??"ucap arsyi
"maaf ya bu kalo arsyi belum sempat ngasih kabar ke ibu."imbuhnya.
"gak papa nak,yang penting kamu di sana sehat dan baik baik aja."ucap bu inah.
bu ratih yang menyaksikan dan mendengar percakapan mereka pun terenyuh dan ikut terharu.
begitu pula dengan sherly yang ikut menteskan air mata.
"sekarang ibu udah tenang karena bisa denger suara kamu dan tau kalo kamu di sana baik baik aja nak."ucap bu inah.
"iya bu,aku pasti akan baik baik aja di sini"
"ibu di sana gak usah banyak mikirin arsyi,kasian nanti kalo ibu sakit gimana,??"ucar arsyi mengingatkan.
"iya nak,kamu tenang aj,"
"ya udah kalo gitu ibu sudahi dulu ya nak soalnya ini udah masuk jam kerja ibu,"ucap bu inah.
"iya bu,arsyi juga mau berangkat kuliah dulu"
__ADS_1
"asalamuaikum bu"salam arsyi.
"walaikumsalam nak"jawab bu inah.
bu inah pun merasa lega arsyi baik baik dan ternyata suatu yang di rasakannya saat memikirkan arsyi semalam bukan lah firasat buruk.
arsyi pun menutup telpon dan memberikannya pada sherly.
arsyi terlihat lebih bersemangat karena dia sudah bisa menghubungi ibunya yang sangat dia rindukan,berbeda dengan sherly yang hampir tiap hari bisa telpon atau mengirim pesan pada papa dan mamanya.
"ayo kita berangkat sher"ucap arsyi yang langsung di angguki oleh sherly.
akhirnya mereka berdua pun berangkat ke kampus.
mereka tiba di kampus dan melakukan aktifitas belajar mereka.
stelah menyelesaikan aktifitas kampus di depan gerbang kampus arsyi dan sherly berpisah karena arsyi harus bekerja,dia berpamitan pada sherly dan sherly menunggu hendra yang belum keluar dari kampus.
arsyi pun berjalan kaki ke tempat kerjanya karena memang tempat kerjanya tidak terlalu jauh mungkin cuma membutuhkan waktu 20 menit.
tidak lama setelah kepergian arsyi sherly pun melihat seorang pria yang sedang terburu buru dan hampir menabraknya dengan sepeda motor dan pria itu berhenti dan menghampiri
"eh lo punya mata gak,hampir aja gue ke tabrak"ucap sherly protes pada pria itu.
"sorry,gue buru buru tadi,lo gak apa apa kan"ucap ari yang memang sedang terburu buru karena hari ini ada pelanggan istimewa di cafe dan dia harus cepat cepat ke sana.
Sherly yang melihat jika pria itu adalah ari dia bisa mengenalinya dan mengingat jika dia adalah pria yang sudah menolong arsyi.
"iya,sorry kalo gue tadi hampir nabrak lo."ucap ari.
"kalo lo gak apa apa gue cabut dulu ya soalnya ada urusan penting"imbuhnya.
"iya gue gak apa apa koq,tapi lain kali kalo bawa motor hati hati."jawab sherly dan di angguki oleh ari.
setelah mendapat jawaban dari sherly ari langsung menaiki motornya dan tancap gas.
ari mengendarak motornya dengan kecepatan sedang karena takut jika kejadian tadi terulang kembali.
namun di perjalan ari melihat gadis yang mirip arsyi sedang di ganggu oleh 2 pria yang mukanya serem serem dan dia berhenti untuk memastikannya.
FLASHBACK ON
setelah berpisah dengan sherly arsyi berjalan kaki sendiri,namun di perjalanan arsyi melihat sedikit jauh di depannya ada 2 pria sedang duduk di pinggir jalan dan menatap arsyi begitu tajam seperti mempunyai niat jahat.
arsyi tak mehiraukannya dan terus berjalan dengan langkah yang sedikit cepat karena cuma itu jalam satu satunya ke tempat dia bekerja.
tapi saat arsyi sudah dekat dengan 2 pria itu,salah satu dari mereka berteriak.
"hey,bagi duit lo."ucap preman 1 dengan nada mengancam
saat mereka meminta uang arsyi langsung membuka tasnya tanpa pikir panjang karena dia begitu takut,tapi sangking gugupnya arsyi jadi kebingungan membuka tasnya.
__ADS_1
"cepetan dong lama banget nih"ucap preman 2 yang langsung menarik tas arsyi dan langsung mengambil dompetnya.
arsyi yang ketakutan pun hanya bisa diam.
preman itu mengobrak abrik tas dan dompet arsyi
dan mereka menemukan 2 lembar uang 100 ribuan di dompet dan hanya itu yang arsyi punya untuk bertahan sebelum gajihan.
"jangan semuanya bang"ucap arsyi yang tak rela kalo mereka memgambil semua.
"udah lah,gak usah banyak omong lo,dari pada lo gue habisin di sini"ucap preman 1.
arsyi langsung terdiam dan tak berani berbicara lagi,dia menangis karena takut
"ngomong ngomong cantik juga ni cewek,kita bawa ke markas aja bro"ucap preman 2 pada rekannya.
"ide lo bagus juga bro"ucap preman 1.
FLASHBACK OFF.
kedua preman itu mulai mendekati arsyi yang menangis dan ingin menyeret arsyi ke markas mereka
tapi saat salah satu tangan preman itu menarik narik tangan arsyi tiba tiba.
"buukkk"suara benturan kepala yang di pukul dengan helm.
"sialan lo,gak usah ikut campur"ucap preman 1 yang kesakitan memegang kepalanya.
"tolong lepasin dia,"ucap ari dengan sedikit berteriak.
"jangan jadi sok jagoan lo"ucap preman 2 yang langsung menyerang ari dan akhirnya terjadi lah perkelahian di antara ari dan preman 2.
sedangkan preman 1 masih mencengkaram tangan arsyi dengan kuat.
"habisin dia bro"ucap preman 1.
ari begitu lihai dalam berkelahi karena dia juga pernah mengikuti kegiatan bela diri.
ari menendang tepat di wajah musuhnya yang membuat musuhnya langsung ambruk.
"kurang ajar lo"ucap preman 1 yang melepas arsyi dan menyerang ari.
ari pun kembali berkelahi lagi.
namun saat berkelahi dengan preman 1 ternyata temannya yang ambruk tadi terbangun lalu diam diam mengeluarkan pisau dan mendekati ari.
"sleepp" preman itu menusuk dan "sreeet"suara kulit yang ters*y*t..
"bruuk"suara tubuh yang ambruk begitu saja di atas tanah di sertai darah yang mengalir.
kedua preman itu langsung berlari dan kabur meninggalkan lokasi.
__ADS_1