
Berhari hari arsyi mencari ibunya namun hasilnya nihil,sherly pun sudah melaporkan masalah ini ke polisi namun kepolisian hanya meminta sherly dan arsyi me unggu kabar dari kepolisian.
sherly berusaha membujuk arsyi dan menghiburnya agar tidak larut dalam kesedihannya..
sherly meminta arsyi untuk bekerja dulu di butik miliknya dan sekaligus membantu arsyi menemukan ibunya..
arsyi tidak menolak karena dia juga harus bekerja,,lagi pula sherly juga berjanji untuk membantunya menemukan ibunya..
####
di rumah sakit yang sering bima kunjungi..
"ak kecewa sama kamu mas bim"ucap ari dengan mata merah meredam amarah..
"maafkan saya tuan,saya tidak bermaksud menyembunyikan ini dari tuan."ucap bima.
Ari mendekati wanita tua yang tergeletak di ranjang pasien dan memandangnya dengan sangat prihatin.. dia merasa terpukul karena akibat menolong dia ibu tua itu kini koma dan tidak sadarkan diri selama beberapa bulan.
ari merasa bersalah dan pergi meninggalkan rumah sakit..
"tuan,,"panggil bima.
"tolong biarkan saya sendiri,dan tolong penuhi kebutuhan ibu itu dan jaga dia selama di sini"ucap ari yang langsung pergi menggunakan mobilnya.
"baik tuan"ucap bima yang tidak bisa berbuat apa apa selain menuruti kata tuannya.
###
ari begitu gelisah dan gusar memikirkan ibu tua itu.
beberapa kali dia hampir menabrak karena tidak fokus menyetir.
akhirnya dia berhenti di taman kota tempat yang sudah lama tidak dia kunjungi setelah kembali dari kota Y.
ari duduk di salah satu bangku taman dan menangis diam diam.
####
arsyi kini sedang memilih baju yang akan di kemas dan antar ke pelanggan.
sherly sengaja membiarkan arsyi mengantar sendiri pesanan online agar pikiran arsyi bisa tenang.
karena itu permintaan arsyi sendiri yang ingin mengantarkan setiap pesanan dan sekaligus bisa mencari ibunya di sekitar kota,,siapa tau dia bisa bertemu ibunya.
arsyi bersiap pergi menggunakan sepeda listrik dan tidak lupa menggunakan helm.
arsyi menyisiri kota di mana tempat dia di besarkan dan terus mengamati jalanan dan terus berharap bisa bertemu ibunya.
akhirnya arsyi tiba di temoat pelanggan dan memberikan pesanannya.
setelah itu dia ingin kembali ke butik dia teringat dengan bu iyem.
dia berinisiatif untuk mampir di taman namun sebelumnya dia menlpon sherly.
"halo aslamualaikum sher,,"ucap arsyi.
"kenapa ar,"jawab sherly.
"jawab dulu salamnya dong"ujar arsyi.
"iya walaikumsalam bu ustadzah,,ada apa.??"jawab shery setengah meledek.
"habis ini ada pesanan lagi gak??"tanya arsyi.
"belum ad sih,palingan besok baru ada."ujar sherly.
"kalo gitu ak mau mampir ke tempat kerja aku dulu boleh kan sher"ujar arsyi.
__ADS_1
sejenak sherly berfikir..
"jauh gak ar??"tanya sherly.
"gak koq,cuma di taman kota aja"ujar arsyi.
"oh ya udah,tapi jangan lama,nanti bantuin gue nutup butik"ujar sherly.
"oke bu bos"ujar arsyi yang membuat sherly ikut tertawa.
sherly melihat bahwa arsyi memang orang yang ceria di saat apa pun dia suka membuat orang lain tersenyum dan tertawa.
"ya udah aku mau berangkat dulu ya,,
aslamualaikum"pamit arsyi.
"iya hati hati ar,walaikumsalam."jawab sherly.
arsyi pun pergi menuju taman kota..
dan tidak lama dia sudah tiba di sana karena tempat nya memang tidak jauh.
arsyi mendatangi kios di mana tempat dia bekerja dulu namun ternyata kios itu sudah di tempati orang lain sekitar beberapa tahun yang lalu,bu iyem dan nia pun tidak ada di sana dan tidak ada yang tau mereka pergi kemana.
arsyi pikir mumgkin bu iyem pulng ke kampungnya.
dengan rasa kecewa arsyi pun pergi dan memilih mengitari taman kota.
dia memilih duduk di salah satu bangku taman dan tiba tiba dia teringat sosok yang dia rindukan selama ini.
arsyi tersenyum,"di sini pertama kali kita bertemu,"gumam arsyi.
arsyi teringat dengan ari yang menangisi mantan kekasihnya dulu.
arsyi menikmati kenangan singkat bersama ari.
tidak jauh dari bangku arsyi terlihat ari sedang menangis meratapi keadaan sulit yang dia rasakan saat ini.
mereka sama larut dalam pikiran masing masing hingga lupa waktu.
####
hari sudah menjelang sore.
setelah menutup butik sherly merasa khawatir dengan arsyi yang tak kunjung pulang dan dia berinisiatif mencari arsyi ke taman kota.
dengan menggunakan sepeda listrik yang satu lagi ia pun bergegas pergi.
sherly memiliki 2 buah sepeda untul mengantar pesanan dan yang satunya sedang di pakai oleh arsyi.
di perjalanan sherly terlalu khwatir hingga tidak menyadari jika mobil di depannya berhenti dan di menabrak mobil itu lalu terjatuh.
"aduh,,"ujar sherly.
tak lama pengemudi mobil itu pun keluar dan mengahampiri sherly.
"maaf nona,anda tidak apa apa."ujar pengemudi itu yang sedikit acuh dan dia juga tidak membantu sherly berdiri dan tetap membiarkan sherly dalam keadaan terduduk di aspal.
"gak apa apa gimana,loe
gak liat apa gue nyungsep gini"ujar sherly yang emosi.
"salah anda sendiri mobil berhenti di tabrak"ujar laki laki itu yang masih tetap acuh
sherly pun mersa malu namun tidak mau kalah.
"enak aja loe bilang salah gue ,coba loe gak ngerem mendadak pasti gak bakal gue tabrak."ujar sherly.
__ADS_1
"ya udah ,saya akan tamggung jawab dan nanti saya akan ganti sepeda nona."ujarnya memberikan kartu nama.
"nanti hubungi saya,saya sedang tidak ada waktu sekarang"ujarnya sambil masuk ke mobil dan ingin pergi.
namun setelah mobilnya berjalan tidak jauh dia melihat ke spion dan melihat sherly yang hendak berdiri namun terlihat begitu kesulitan.
dia bimbang ingin memilih membantu gadis itu atau mencari bosnya.
"kasian juga dia"ujarnya yang akhirnya berbalik ingin menolong sherly.
sherly mengomel sambil berdiri dan di sana juga sepi tak ada yang menolongnya karena hari sudah sore.
saat arsyi berdiri kakinya terasa sakit dan dia terhuyung ke depan namun dia terkejut saat ada tangan yang memegangnya dari belakang dan menangkapnya.
"anda tidak apa apa nona??"ucap pengemudi tadi.
"kenpa loe balik lagi??"tanya sherly dengan emosi.
"maaf nona saya sudah salah meninggalkan dan membiarkan gadis terluka sendiri disini"ucapnya sambil membopong sherly.
sherly hanya diam menatap aneh pada orang ini..tadi dia pergi sekarang balik lagi dalam pikiran sherly.
""deg""saat memandang wajah nya sherly langsung merasakan sesuatu.
"tapi di lihat ihat ganteng juga ni cowok"gumam sherly.
"maaf nona saya akan mengantar anda pulang"ujarnya namun sherly tetap diam menatap wajah bima.
"sebelumnya perkenalkan nama saya Bima angkasa nona bisa panggil saya bima"ujar bima.
"oh iya,tapi gue gak mau pulang,"
"gue mau nyari temen gue di taman kota"ujar sherly.
"taman kota??"ujar bima yang langsung melihat ke smartphonenya.
"kebetulan,saya juga mau ke sana,coba lihat gps mobil bos saya menunjukan bahwa dia juga ada di sana."ujar bima yang dia angguki oleh sherly.
akhirnya mereka pun pergi ke taman berdua menggunakan mobil dan sepeda sherly di titipkan di sebuah toko kecil .
di dalam mobil sherly terus memandang bima dan membuat bima merasa canggung dan berkeringat.
"hawanya panas nona"ujar bima menyalakan ac mobil namun sherly tetap diam dan terus mengamati bima.
"maaf nona,kalo boleh tau nama nona siapa.??"tanya bima untuk mengusir kecanggungan.
"nama gue sherly,"jawab singkat shery yang masih menatap bima.
bima hanya bisa pasrah di pandangi selama perjalanan.
setibanya di taman bima langsung ke luar mencari keberadaan bosnya namun yang dia dapati hanya mobil ari saja.
tidak berbeda dengan sherly yang mencari arsyi dengan tertatih menahan sakit di kakinya.
dia juga tidak memukan arsyi dan yang dia dapati hanya sepeda listriknya.
"arsyi"sherly berteriak memanggil.
""deg""bima tersentak kaget saat shery memanggil nama arsyi.
"apa teman nona itu bernama arsyi."tanya bima.
"iya bang,namanya arsyi,emang kenapa bang??."ujar sherly.
"apa gadis itu yang selama ini aku cari dan sepertinya mereka sudah bertemu"gumam bima yang masih bisa di dengar oleh sherly.79
"maksudnya bang bima mereka siapa.??"tanya sherly
__ADS_1
"kalo benar teman nona itu adalah gadis yang selama ini saya cari berarti teman nona sekarang sedang bersama tuan ari."ujar bima.
"apa,,,tuan ari..???"tanya sherly terkejut dan berteriak membuat bima ikut terkejut.