
2 hari telah berlalu kini adalah hari pernikahan baskara dan luna yang diadakan di hotel dan yang tamu undangan nya adalah keluarga dan orang terdekat karena pernikahan ini adalah privad
luna kini tengah dikamar menunggu namanya di panggil
luna yang tengah mengenakan pakaian pengantin
" bundaaa luna takut " ucap luna memeluk rani
" kenapa takut sih " jawab luna mengelus pipi luna
" pokoknya luna takut bundaaa ... enggak mau nikah " ucap luna merengek
" kamu ini ngomong apa sih orang udah pada siap semua kok nggak mau " jawab rani
" tapi bund " rengek luna
" udah kamu siap siap acaranya udah mau mulai " ucap rani merapikan baju luna lalu mengajak luna ke tempat baskara
" cantik banget menantu mama " ucap susan lalu menggandeng tangan luna
" makasih ma" jawab luna
baskara yang sudah duduk melihat ke arah luna
" cantik " batin baskara sambil tersenyum sangat tipis bahkan tidak ada yang mengetahui nya
" silahkan mempelai wanita untuk duduk disamping mempelai laki laki karena ijab kabul akan di mulai " ucap mc
luna pun duduk disamping baskara dan diletakan veil diatas kepala mereka berdua, luna melirik ke arah baskara
Baskara
" ya allah deg degan " batin luna
andra mengulurkan tangan nya dan di jabat oleh baskara
" Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Baskara Devano Anggara bin devan anggara dengan anak saya yang bernama Aluna Grania Syeira dengan mas kawin berupa 1 unit apartemen, uang 100 juta, emas 50 gram dan seperangkat alat sholat, dibayar tunai." ucap andra sebagai walinya
" Saya terima nikahnya dan kawinnya Aluna Grania Syeira binti Andra Bramasta dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai. " ucap baskara dengan lancar
" sah para saksi " ucap andra
" SAHH " sahut seluruh tamu undangan
" alhamdulillah " ucap seluruh nya yang ada di sana
pembacaan doa pun di pimpin oleh wali
" Amin ya robal alamin " ucap seluruhnya
lalu baskara mengulurkan tangannya dan disalimi oleh luna begitu juga dengan baskara yang mencium kening luna
" dekat banget ya allahhhh.... " batin luna ketika keningnya di cium oleh baskara
__ADS_1
" baik sekarang acara pertukaran cincin antara mempelai wanita dengan laki laki " ucap mc
baskara pun mengambil cincin dan memakannya ke jari luna begitu juga dengan luna memakaikanya ke jari baskara
" sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri " ucap andra sebagai wali nya
" alhamdulillah " ucap rani
acara pun selesai pada pukul 11.00 siang, acara resepsi nya akan dilaksanakan hari ini juga pada pukul 17.00 sore
" kamu ganti baju terus siap siap untuk resepsinya ya " ucap rani pada anak nya
" bunda repsepsinya hari ini juga, kenapa enggak besok aja bund pegel " ucap luna mengeluh
" biar sekalian luna kalian juga kan harus sekolah kalian sudah 3 loh enggak sekolah " jawab rani
" iya bund " jawab luna pasrah
" ya sudah kamu sama suami kamu ke kamar kalian ini kuncinya kamar nya no 104 ya " ucap rani
" hah.... luna sekamar sama baskara bund " ucap luna terkejut
" loh emang kenapa kan usah sah " jawab rani tertawa
" baskara itu suami kamu loh " lanjut susan membuat luna tambah malu
kini waktu tengah menunjukkan pukul 16.30,luna telah siap dengan gaun yang dia fiting dulu begitu juga dengan baskara
Luna
Baskara
" gue pake aja kali ya " batin luna
lalu mengambil liontin itu dan memakainya.
" waw.... cantik banget..." ucap luna memuji diri nya saat memakai liontin itu
" luna kamu udah siap acara nya mau dimulai" ucap susan
" udah ma " jawab luna
" kalung kamu bagus banget luna " ucap susan menghampiri nya
" hehe.... ini di beliin baskara ma " jawab luna
" oh ya... bagus dong " ucap luna kegirangan " " ya sudah ayo cepat acara mau mulai " lanjut nya sambil menggandeng tangan luna
luna pun duduk di samping baskara
" baskara liat deh liontin nya cantik kan " ucap luna memperlihatkan liontin nya.
" cantik " jawab baskara, entah lah yang dimaksud baskara itu liontin nya atau luna.
__ADS_1
acara pun di mulai semua tamu undangan satu persatu bersalaman dengan baskara dan luna
" selamat ya, semoga langgen rumah tangga nya " ucap tamu undangan
" Amiinn makasih " jawab luna sopan
dan begitulah percakapan luna dengan tamu undangan
" ih liat deh cantik banget suaminya juga ganteng " ucap tamu undangan
" iya dong anak sama nantu saya itu " sahut susan bangga
" kamu hebat deh pilih nantu san cantik banget " ucap kerabat susan
" iya dong " jawab luna tambah bangga
" iya anggara setelah lulus baskara kamu jadikan ahli waris ya " ucap rekan anggara
" iya itu sebabnya saya menikah kan dia, ini juga demi kebaikan dia " jawab anggara
" raniiii sekarang anak kita udah nikah " ucap susan memeluk rani
" iya saya juga senang banget " jawab rani
di sisi lain sudah 3 jam luna berdiri dan duduk membuat nya pegal, tamu undangan nya memang keluarga dan kerabat tapi mencapai ratusan orang, dari rekan perusahaan orang tua nya dan baskara belum lagi keluarga dan kerabat mereka
" aduh... pegel semua badan gue " batin luna
luna melirik ke arah baskara ia juga melihat jelas bahwa baskara juga merasa kelelahan, tak lama andra menghampiri mereka
" ayahhh badan luna pegel semua luna boleh istirahat ngga " keluh luna
" mmm ya sudah kamu sama baskara istirahat saja di kamar malam ini kalian nginap di hotel besok kalian pindah ke apartemen kalian " ucap andra
" ya yahh badan luna pegel luna masuk kamar ya yah " jawab luna
" iya , baskara kamu juga istirahat saja sama luna " ucap andra
" iya yah " jawab baskara lalu pergi
luna dan baskara pun pergi kamar mereka, sesampai nya di kamar luna langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mengganti pakaian nya
15 menit kemudian luna selesai membersihkan dirinya dan mengenakan pakaian tidur kesukaannya
luna melihat baskara sedang tertidur di sofa sambil menutup matanya dengan lengannya
" baskara baskara bangun " ucap luna membangunin baskara
" hmm " jawab baskara khas bangun tidur
" lo bersihin badan lo gih, biar nggak pegel " ucap luna menyuruh baskara dan memberikan nya handuk, baskara pun mengambilnya dan pergi mandi.
tak membutuhkan waktu lama baskara sudah selesai membersihkan dirinya, ia melihat luna sedang tertidur pulas di sofa dengan headsead di telinganya
bakara yang melihat luna tertidur dengan posisi seperti itu tidak tega, baskara pun menggendong luna ala bride stail lalu meletakkannya di kasur dan menyelimuti luna
__ADS_1
" lucu " batin baskara melihat luna yang tertidur
baskara pun langsung merebahkan badan nya di samping luna dan menyusul luna ke alam mimpi