BASKARLUNA ( ON GOING)

BASKARLUNA ( ON GOING)
19. SEDIH


__ADS_3

luna kini hanya bengong di dalam kelas ia sedih karena harus sekolah tampa baskara, ia sudah menolak namun baskara memaksa nya luna mau tidak mau harus sekolah, tiba tiba dari belakang


" DUAARRR " vanesa dan felisia yang mengejutkan luna


" EE BABI NGOK NGOK " kaget luna


" whahaha babi ngok ngok lu bilang " tawa felisia


" ih kalian ngagetin gue aja deh " marah luna.


" ya abisan lo kita cariin di kantin enggk ada ternyata lo di sini " ucap vanesha


" oh iya tumben tadi gue liat thunder nggk ada ketuanya tuh " ucap felisia sambil melipat tangan nya


" baskara sakit " jawab luna lesu


" sakit? sakit apa " tanya vanesha


" ternyata baskara itu mengidap sakit ka-ka keram perut iya keram perut hehe " ucap luna ngibul karena baskara melarang nya buat memberi tau teman teman nya termasuk vanesha dan felisia


" keram perut? " tanya felisia yang masih kurang ngerti


" maksud gue itu sakit perut " ucap luna


" ouh pantesan lo bengong di sini, ternyata ayangk nya sakit " ucap felisia tertawa


" bener bener, ternyata ayang nya sakit " lanjut vanesha tertawa


" ih apaan sih kalian ini, yaudah ayo kita ke kantin " ajak luna agar vanesha dan felisia berhenti menertawai nya


" ciee ngambekan, ya udah iya gue minta maaf luna " ucap vanesha lalu mengejar luna yang meninggal kan mereka


di rumah sakit baskara sedang memainkan ponsel nya ia membuka galeri yang ternyata penuh dengan foto luna, selama ini baskara selalu memfoto luna diam diam, ia melihat satu persatu foto luna sambil tersenyum


" lucu " ucap baskara


Saat asik melihat foto luna tampa di sengaja baskara melihat foto 2 anak bayi kembar yaitu adik el yang 2 bulan lalu lahir, mata baskara menatap penuh sayang pada foto bayi kembar


" kok gue jadi tiba tiba suka sama bayi ya " ucap baskara tertawa


Dari balik pintu ternyata rani dan susan sedang mengintip dan menguping baskara, mereka berdua saling tatap dan tertawa tampa suara


" kayak nya baskara kepengen punya anak deh " bisik susan


" iya, ya ampun kita bakalan punya cucu dong " girang rani


Karena susan dan rani tetlalu heboh membuat baskara menyadari kehadiran mereka


" ma, bunda ngapain di situ " tanya baskara yang sudah dalam posisi duduk


" eh baskara enggak ini mama sama rani kejepit pintu, ya kan ran " tawa susan


" iya tadi kejepit pintu " lanjut rani panik


" mama sama bunda nggk papa " tanya baskara


" enggk kok, oh iya nanti sore kamu udah boleh pulang kata dokter tapi tunggu infus km yang satu habis " jelas susan


" iya ma " jawab baskara

__ADS_1


hari ini suasana kantin sangat berisik luna yang merasa terganggu memutuskan untuk pergi ke perpustaan tempat yang paling damai


" eh lo mau kemana luna " tanya samudra melihat luna yang bangkit dari kursi nya


" ee gua pusing di sini berisik gue mau ke perpus bentar kok bye " jawab luna


" ya elah gegara nggk ada ayang jadi galau lo " sahut alden


" ih apaan si di sini berisik tau kalian nggk keributan apa " jawab luna masam


" ya udah sana becanda juga " ucap samudra


Luna pun pergi dari kantin yang berisik saat itu abel melihat nya, melihat luna sendiri dan tidak ada baskara abel ingin membalas semua yang dilakukan luna dan teman temanya


" gue bakal balas semua nya sama lo luna " batin abel lalu mengikuti luna


" guys ikutin gue " ucap abel


" kenama gue masih makan abelia " jawab vania


" lo berani sama gue " marah abel


" eh iya maaf abel ku sayang " ucap vania


" lo si makan mulu kerjaan lo " ucap clara


" gue kan cuma becanda kalian beperan banget " jawab vania



Clara refalina



Abel vania dan clara pun megikuti luna, ternyata luna masuk ke toilet


" pas banget lo masuk ke situ luna " batin abel


" kita ngapain si ngikutin dia abel " tanya vania


" udah lo diam sekarang ikutin apa yang gue bilang " ucap abel


Saat luna ingin keluar abel dengan kasar mendorong luna hingga terjatuh


" awww " ringis luna


" clara tutup pintu nya " suruh abel


" okey " jawab clara


" abel kok lo dorong gue si gue salah apa " ucap luna yang sudah berdiri


" salah lo? Salah lo itu udah ngerebut baskara dari gue lo nggk udah sok cantik deh karena gue jauh lebih cantik dari lo, ya kan guys " tanya abel


" ya dong ratu abel gitu loh " sahut vania dan clara kompak


" oh gitu doang, ya udah minggir gue mau keluar " ucap luna yang melangkah ke luar


" eh siapa yang suruh lo keluar ha, vania abel tahan dia " suruh abel

__ADS_1


Dengan sigap vania dan abel menahan kedua tangan luna


" lepas lepasin gue kalian mau ngapain " ucap luna yang mencoba memberontak


" diem lo gue mau balas apa yang udah lo perbuat ke gua " ucap abel


" PLAAKKK " Satu tamparan tepat mengenai pipi kiri luna


" aww lo apa apaan si abel lo ngapain nampar gue hah " marah luna


" PLAAKKK " abel menampar luna untuk ke dua kali nya di pipi kiri luna


" itu buat semua balasan perbuatan lo karena lo berani lawan gue " ucap abel sinis


" mangka nya jangan coba coba ngelawan abel sekarang lo tau kan akibat nya " ucap clara


" guys ayo kita keluar " suruh abel lalu keluar dan di ikuti oleh vania dan clara sementara itu luna diam terpaku


bel masuk pun berbunyi semua siswa masuk termasuk genk thunder


" eh kok luna belum masuk sih ke asikan baca buku ya? " ucap alden yang bertanya pada teman teman nya


" baca buku? yang ada dia molor tuh paling di sana " jawab samudra lalu tertawa


" eh elo gue kasih tau baskara ya biar lo di geprek sama baskara " ancam gibran


" eh jangan gue nggk mati sebelum punya 4 anak bareng pelangi gue " ucap samudra lalu dilempar kertas oleh alden


tak lama kemudian luna masuk ke kelas dengan wajah yang masam dan menangis lalu duduk di bangku nya


" eh itu kan luna dia kenapa " ucap samudra


" luna lo kenapa " tanya alan namun luna diam tak menjawab


" wah cari mati ni yang ganggu luna " sahut alden


" udh semua nya duduk biarin dia nenangin dirinya " perintah alan lalu semuanya duduk di bangku masing masing


pulang sekolah luna di antar oleh alan ke apertemenya sesampai disana ternyata bersamaan dengan baskara yang baru saja pulang dari rumah sakit


" alan makasih ya udah ngantar luna " ucap baskara


" iya sama sama " jawab alan


Baskara yang melihat luna murung bertanya


" luna kamu kenapa? " tanya baskara


" enggk papa kok " jawab luna lalu masuk


" luna kenapa? " tanya baskara


" gue nggak tau tadi dia masuk kelas udah dalam keadaan nangis gue sama yang lain nanya kenapa tapi dia nggk ngejawab gue " jelas alan


" luna nangis? "


" iya, maaf gue nggk bisa jagain dia " ucap alan meminta maaf


" it's oke " jawab baskara

__ADS_1


" gue duluan ya " ucap alan pamit


" hmm " jawab baskara


__ADS_2