
seperti biasa genk thunder akan selalu rebutan jika makanan kesukaan mereka tinggal 1, benar mereka sangat menyukai makanan kuliner khas betawi yaitu gado gado
" itu punya gue jangan ada yang ambil " teriak samudra sambil menunjuk bibi kantin yang mengantarkan pesanan mereka
" enak aja lo itu punya gue, lo udah makan 2 porsi kali, serakah bener dah lu " jawab alden yang tak mau kehilangan gado gado nya
" ih itu kan gibran yang pesan ya berati punya gibran lah " sahut gibran tak mau kalah juga
" eh bocil smp kan kita nyuruh lo pesan 7 kenapa 1 " ucap alden
" kalian bisa tenang dikit ngak si kayak nggak pernah makan gado gado aja " marah el karena sudah tidak tahan mendengar pertengkaran antara samudra, alden, dan gibran, yang akan selalu bertenggkar jika makanan keskaan mereka tinggal sedikit
" ini den gado gado nya " ucap bi kantin sambil meletakan gado gado nya di atas meja
" bi masa gado gado cuma satu di sini kita kan 7 orang bi mana cukup " ucap samudra
" maaf ya, bibi buat nya cuma sedikit " jawab bi kantin
" kalau gitu ini punya gue " ucap samudra yang ingin mengambil gado gado nya namun alden sudah duluan mengambil nya
" enak aja lo main ngambil ngambil ini tu punya gue " ucap alden
" balikin nggk " suruh samudra
" kalau gue nggk mau " jawab alden
" udah udah panda aku mending kita makan yang lain aja ya sayang " ucap felisia pada samudra agar tidak bertengkar lagi
" tapi by mau panda nya mau gado gado itu " melas samudra berharap akan di beri
" huaakkkk by by najis anjing " ucap alden
Tampa di sadari gibran mengambil gado gado di samping alden lalu memakan nya
" ih iri ya nggk di manja sama grilfreind nyaa kasian " ucap samudra memanas manasin alden
" lo " tunjuk alden
" yank masa kamu nggk bela pacar km sih " ucap alden dengan wajah memelas
vanesha tak menjawab melainkan jalan dan menginjak kaki samudra keras keras membuat samudra meringis
" awwww vanesha sakit tau, mana sepatu lo hak nya keras lagi " ringis samudra
" sakit ya, rasain itu " ucap vanesha sinis lalu berjalan menuju alden
" udah kan " ucap nya
" makasih ya sayangk ku " jawab alden tersenyum
saat hendak ingin berbalik dan duduk untuk memakan gado gado nya, lagi lagi alden di buat emosi karena gado gado nya yang di makan oleh gibran, gibran yang sudah merasa ketahuan malah cengengesan
" GIBRAN ****** LO YA " emosi alden
" Udah de kamu ini cuma gara gara gado gado pake teriak teriak " marah vanesha yang membuat alden berhenti seketika
" ya ya maaf yangk abisan gue ma-" belum selsai bicara vanesha langsung mengancam nya
" mau apa hmm " ucap vanesha yang memperlihatkan tangan tinju nya
__ADS_1
" nggk jadi " jawab alden yang kembali duduk
Sudah menjadi makanan sehari hari baskara yang melihat temannya bertengkar sementara itu luna hanya celingak celinguk seperti mencari seseorang, baskara bangkit dan langsung duduk di sebelah luna namun luna malah mengeser kursi nya yang membuat baskara heran
" kamu kenapa kok kaya panik gitu sama kok ngehindar dari aku " tanya baskara
" nggk nggk kok he " jawab luna
" terus? " tanya baskara
" a-aku aku cuma cuma-"
" baskara " panggil alan yang baru saja tiba setelah rapat osis
" eh ketua osis dah selesai rapat nya " ucap el
" udah kok, ee gue mau ngomong sama baskara bentar " ucap alan
" yaelah pake rahasia rahsiaan lo pada ah, kagak asik " sahut samudra
" bukan gitu " jawab alan
" kenapa? " tanya baskara
" di roftoop " ucap alan lalu pergi dan di ikuti oleh baskara
" mereka kenapa ya " batin luna yang melihat kepergian mereka
Alan dan baskara sudah ada di roftoop tatapan yang serius dari mereka berdua
" so, ada apa " tanya baskara
" hmm " ucap baskara lalu memasukan tangan nya ke saku celana nya dan berjalan di depan alan sehingga alan berdiri di belakang nya
" lo tau apa penyebap nya " tanya alan yang berjalan selangkah kedepan
" dia bilang dia pusing, tapi gue tau di bohong sama gue " jawab baskara tampa melihat ke arah alan
" gue tau penyebap nya " ucap alan, mendengar itu baskara langsung bebalik ke arah alan
" apa " tanya alan
" abel " jawab alan
" abel " ucap baskara yang mengulangi perkataan alan
" iya abel, tadi waktu gue ngantar buku gue nggak sengaja ngedengar abel dan tem- "
" to the point aja " potong baskra
" luna di tampar sama abel kemaren dua kali mangkanya kemaren pipi nya merah " jelas alan
" tampar, dua kali " ucap baskara
Mendengar semua fakta itu membuat baskra naik pitam dia langsung turun dari rooftop dan mencari abel
" ABEEL DIMANA LO " Teriak baskara yang memenuhi ruang kelas 12 Ipa 1, yang membuat semua siswa siswi kaget
" DIMANA FARANIA DARA ABELIA " Tanya baskara pada semua yang ada di sana
__ADS_1
" d-di kantin " ucap salah satu siswi berkaca di sana, baskara tak menjawab langsung pergi ke kantin namun di cegat oleh alan
" BASKARA BASKARA WAIT " Teriak alan memegang bahu baskara namun langsung menepis kasar tangan alan
" APA " ucap baskara tegas
" tunggu kalau lo balas abel di kantin, di sana ada luna " ucap alan
" gue nggak peduli " jawab alan lalu pergi ke kantin mencari abel
" gawat " batin alan
saat di kantin baskara melihat abel dengan teman nya di meja no 2 dekat dinding, baskara langsung menyusuri abel dengan tatapan marah seakan ingin memakan orang
" baskara " panggil alan pada baskara yang berjalan menuju meja tempat abel
" eh baskara tumben lo nyamperin gue, ada apa? " tanya abel yang sok cantik
" enggak usah sok nggk tau lo " jawab baskara tegas
" maksudnya? " tanya abel heran
" mungkin maksud baskara tu dia mau ajak lo ngedate kali " ucap vania
" mana ada ngajak ngedate muka nya serem kayak gitu " marah clara pada vania
" Diam lo pada " ucap baskara tegas pada vania dan clara
" lo apain luna kemarin " tanya baskara yang sudah naik pitam
" duh pasti luna ngasih tau baskara, ternyat nggk kapok juga ya dia " batin abel
" DTAMMM! " Basjara memukul meja sangat keras membuat abel, vania dan clara bahkan seisi kantin terkejut
" eh itu kan baskara kok marah gitu sama abel " ucap vanesha
" baskara " gumam luna
" alan " pangil el
" baskara kenapa kok marah gitu muka nya " tanya el
" baskara marah sama abel karena abel udah nampar luna kemarin " jelas alan
" jadi luna nangis karena abel " ucap gibran
" iya " jawab alan
" kok baskara bisa tau " tanya luna
" gue yang kasih tau na, gue nggk mau lo di ganggu lagi sama abel tapi ternyata baskara marah banget saat dia tau, sorry na " jelas alan
" gue harus jelasin ke baskara " ucap luna
" biarin aja na biar si abel nggk ganggu lo lagi " cegah vanesha
" bener una " lanjut felisha
" nggk gue bakal cegah baskara " ucap luna lalu pergi menghampiri baskara
__ADS_1