
luna kini tengah berada di rumah felisia bersama vanesha mereka sedang belajar bersama meski mereka berbeda kelas
" eh lo kok bisa sih jadian sama baskara secara baskara itu enggak suka atau cuek sama cewek " tanya felisia
" iya bener banget gue paham banget karakter baskara kayak gimana " lanjut vanesha
" ya gue juga nggak tau " jawab luna
" maaf ya guys gue belum bisa cerita ke kalian soalnya ini privat banget " batin luna
" kalau gitu lo beruntung na jadi pacar pertama baskara " ucap felisia
" iya " jawab luna
" beruntung apanya coba " batin luna
" tapi siapa sih cewek yang tadi itu yang nggak salah namanya abel ya " ucap luna
" lo harus hati hati sama tu orang ,dia orang yang suka sama baskara dan ngaku ngaku jadi pacar nya baskara, tapi baskara nggak suka karna sifatnya yang buruk, dia suka ngebully Adek kelas tau gak " jelas felisia
" kalau lo diganggu lo pukul aja dia kalau perlu patahin tu lehernya " lanjut vanesha
saat asik bercerita nontofikasi wa luna berbunyi
...Baskara ❄...
lo masih di rumah felisia?
gue jemput
^^^iya ^^^
^^^gue masih di rumah felisia kok^^^
^^^read^^^
" guys kayaknya gue ngga bisa lama deh gue disuruh pulang udah malam" ucap luna
" iya, lo mau gue anter " tanya vanesha
" enggak usah gue dijemput kok " jawab luna
" sama bokap lo " tanya felisia
" ee baskara " jawab luna
" cie cie kayaknya lo berharga banget deh bagi baskara sampe di jemput " ucap felisia dibalas tawa oleh luna
" lo nggak tau fel palingan juga dia terpaksa gara gara di suruh ama nyokap bokap nya atau bunda gue " batin luna tertawa
tak lama kemudian baskara sudah ada di depan gerbang rumah felisia
" yaudah cha Fell gue duluan ya bye " pamit luna
" bye hati hati di jalan " ucap felisia
" iya " jawab luna lalu pergi ke depan
" sorry lo lama nunggu ya " tanya luna pada baskara
" naik " jawab baskara tanpa menghiraukan pertanyaan luna
__ADS_1
" yaela dingin banget jadi orang " omel luna lalu naik ke motor baskara
saat di perjalanan luna bertanya pada baskara alasan kenapa dia memberitahu teman temannya tentang statusnya
" bas lo kok ngasih tau mereka kalau kita pacaran bukanya lo yang suruh ngerasiain " tanya luna
" biar mereka nggak curiga tentang kedekatan lo sama gue selesai nikah " jelas baskara
" ouh iya juga ya, kok gue nggak kepikiran sih" ucap luna sambil tertawa
" EH BASKARA BERHENTII " teriak luna membuat baskara ngerem mendadak
" kenapa? " tanya baskara
" mau seblak " ucap luna sambil menunjuk dagangan seblak itu, lalu turun dari motor baskara
" gue mau beli itu bentar ya " ucap luna yang hendak ingin pergi namun ditahan baskara
" biar gue aja lo tunggu aja disini " jawab baskara lalu dianggukan luna
baskara pun pergi menyebrang menuju pedagang selak itu, sedangkan luna menunggu di motor ,tiba tiba ya melihat beberapa anak jalanan yang duduk di depan toko melihat itu luna tak tega
" mereka pasti lapar gue beliin martabak itu aja deh " batin luna lalu pergi membeli martabak itu
" assalamualaikum adek Adek " salam luna dan dijawab ramah oleh anak anak itu
" kakak ada sesuatu buat kalian loh " ucap luna
" apaan itu kak " tanya salah satu anak tersebut
" tada.... ini martabak buat kalian " ucap luna lalu memberi martabak tersebut pada anak anak jalanan itu
" iya dong, kalian suka nggak " jawab luna
" wah makasih kakak cantik, kita suka banget" jawab anak itu
" ya udah di makan " suruh luna lalu duduk di hadapan mereka
" iya kak wah banyak banget " ucap anak anak itu lalu memakannya lahab ,hal itu membuat luna ikut merasa senang
sementara itu baskara telah selesai memberi seblak milik luna saat ia kembali dan melihat luna tidak ada
" dimana? " batin baskara lalu pergi mencari luna, tak lama kemudian ia melihat luna sedang duduk bersama anak anak jalanan itu lalu menghampiri nya
" eh lo udh balik sorry gue main pergi aja " ucap luna yang mengetahui pasti baskara mencarinya
" hmm " jawabnya singkat
" kak itu pacar kakak ya " tanya anak jalanan itu
" ee iyah ganteng ya " ucap luna sambil tersenyum
" iya ganteng cocok sama kakak cantik " jawab mereka
" makasih banyak " jawab luna sambil mengelus pipi anak perempuan itu
tanpa di sadari luna ternyata baskara tersenyum melihat nya meskipun tipis
" ya udah kakak pulang dulu ya, besok kakak datang lagi " ucap luna pamit
" iya kak hati hati di jalan ya " jawab mereka serempak
__ADS_1
" iya dada..... " jawab luna lalu bangkit dan melambaikan tangan dan pergi bersama bakara
selama diperjalan tidak ada pembicaraan hingga sampai di rumah luna
" assalamualaikum " salam luna
" waalaikumsalam " jawab rani dan susan bersama
" eh ada mama " ucap luna lalu menyalami rani dan susan
" iya mama kasini mau bahas acara kalian kan lagi 3 hari " ucap susan
"emang acara nya mau di adakan di mana" tanya luna lalu duduk begitu juga dengan baskara
" kayaknya di hotel aja deh " jawab susan
" hmm " ucap luna lalu membuka seblak nya dan memakan nya
" eh unaa kamu ini ya enggak sopan banget disini ada baskara sama mama nya loh kok kamu malah makan sendiri " omel rani
" unwaaa lwaapwaaarrr bwundd " ucap luna sambil makan
" enggak papa kok rani biarin aja " ucap susan pada rani
" lo mau " tanya luna pada baskara namun baskara hanya menggeleng kan kepala
" besok kalian enggak usah sekolah ya siapin acara kalian, sekalian fiting baju kalian " ucap andra
" iywa aywah ukh ukh " ucap luna tersedak oleh seblak nya ,baskara yang melihat itu langsung mengambilkan air untuk luna dan membantu nya minum
" kalo makan enggak usah sambil bicara " nasehat baskara datar
" iya sorry " jawab luna
orang tua mereka yang melihat itu pun langsung tersenyum
" romantis banget sih " ejek susan
" namanya juga calon pengantin " lanjut rani membuat luna mau
" ck " batin baskara tak suka karena di bicarakan
"apaan sih ma,bunda juga luna jadi malu"ucap
luna menundukan kepalanya
mendengar luna sontak membuat semuanya tertawa kecuali baskara
" enggak perlu malu lagi dong kan tinggal 3 hari kalian udah halal " goda anggara
" udah deh luna mau tidur " ucap luna lalu pergi meninggal kan mereka yang masih menertawakan nya
" yaudah kita juga mau pamit ya udah malam soalnya " ucap susan pada rani dan andra
" ouh iya, hati hati di jalan ya " jawab rani lalu saling menempelkan pipi layaknya para wanita
anggara dan susan pun pergi begitu juga dengan baskara yang menyalami rani dan andra terlebih dulu
" hati hati di jalan ya nak " ucap rani
" iya bunda " jawab baskara lalu pergi
__ADS_1