BASKARLUNA ( ON GOING)

BASKARLUNA ( ON GOING)
7. SESAK


__ADS_3

sang putri tidur kini tengah asik dengan mimpi nya tiba tiba saja ada cahaya yang masuk dalam pengelihatannya dan sosok pangeran yang ada di hadapannya


" Bangun " ucap baskara


luna yang tersadar bahwa yang di hadapannya adalah baskara langsung bangun


" lo ngapain ke kamar gue " panik luna sambil menutupi dirinya dengan selimut


" buruan sekolah " ucap baskara lalu meninggal kan luna di kamar


" ouh iya sekarang gue harus pergi sekolah bareng dia " ucap luna menepuk jidat nya


luna pun langsung ke kamar mandi dan bersiap siap sekolah setelah siap ia langsung turun dimeja makan sudah ada baskara yang menunggu


" pagi bunda " ucap luna dengan rani


" pagi juga sayangk buruan gih sarapan bareng baskara " ucap rani


" siap bund " balas luna dengan hormat membuat rani tertawa


luna pergi ke meja makan samping baskara


" yuk sarapan " ajak luna


" gak gue kenyang " ucap baskara menolak ajakan luna


namun luna dapat mendengar perut baskara berbunyi sontak ia langsung tertawa


" udah deh lo nggak usah bohong gue malahan dengar tu cacing di perut lo teriak minta makan " ucap luna sambil tertawa


" nggk " jawab baskara melihat keadaan lain membuat luna tambah tertawa


" enggak sopan tau nolak pemberian orang lain ,liat sini aaaa " ucap luna menyuapi baskara


"ngga"


"udah buka aja mulut lo aaa" perintah luna dan baskara pun menurut dan memakannya


melihat luna yang menyuapi baskara membuat rani jadi heboh sendiri


" yah ayah liat deh ih gemes banget mereka berdua " ucap rani berbisik sambil memukul lengan andra


" apaan sih bunda kayak anggak pernah muda aja kita juga kan pernah " ucap andra membuat rani salting


" apaan sih coba yaudah ayah berangkat aja ke kantor sana " ucap rani


" ya udah ayah pamit ya assalamualaikum " ucap andra


" waalaikumsalam " jawab rani sambil menyalimi tangan anda


balik ke cerita luna dan baskara yang sedang sarapan bareng kini telah selesai


" nih minum lo " ucap luna memberikan air pada baskara


" makasih " jawab baskara dan meminum air nya


" ya udah bund luna sama baskara pamit ya assalamualaikum " ucap luna lalu menyalami rani begitu juga dengan baskara


" waalaikumsalam hati hati ya " jawab luna


*baskara dan luna pun pergi ke sekolah*


sementara itu di sisi lain alan tengah memandangi foto luna semalam, ia sangat mencintai luna, selain cinta nya yang bertepuk sebelah tangan, cinta nya juga dihalangi oleh tiang yang sangat tinggi yaitu agama nya alan kristen yang sedangkan luna islam

__ADS_1


" gue ngga bisa ngambil lo dari tuhan lo atau ninggalin tuhan gue buat lo na... kayak nya mencintai lo diam diam jauh lebih baik " batin alan tersenyum miris


tiba tiba saja gibran datang mengagetkan alan dan yang lainnya


" ALAANNN " teriak gibran


" ngagetin lo anjing " jawab samudra yang memang


" apaan sih orang gibran lagi nyari alan " ucap gibran


" kenapa " ucap alan langsung memasuki handphone nya ke saku


" kalian tau nggak? " ucap gibran


" enggak " jawab alden


" ih dengarin dulu " marah gibran


" lo lama banget ngmongnya anjir " balas samudra


" gini tadi waktu berangkat kesekolah gibran liat baskara sama luna goncangan loh " heboh gibran


" whattt .....baskara bareng luna " heboh vanesha


" iya " jawab gibran


" lo ngga salah liat baskara nggak suka dekat sama cewe loh " tanya alden


" nggk ....gue liat beneran sumpah " ucap gibran mengangkat tangannya


" baskara sama luna? ngapain " batin alan


Tak lama kemudian baskara datang bersama luna membuat semua jadi mempercayai gibran


" tuh kan gibran bener " ucap gibran


" lo berangkat berdua bareng baskara ya " ucap samudra menanyai luna


" iya " bukan luna yang menjawab melainkan baskara


" mereka? " batin alan yang telah overtingking


" wih tumben lo mau nganterin cewek ke sekolah biasa lo paling nggak suka " ucap alden


baskara tidak menjawab tiba tiba saja seorang datang sambil berteriak


" BASKARA " Teriak abel


" datang lagi tu nenek lampir " ucap vanesha tak suka


" Baskara gue liat lo gocengan sama cewe " ucap abel menggandeng tangan baskara namun langsung di tepis oleh baskara


" lepas " ucap baskara


" lo kok guru sih, " ucap abel sok imut


" eh lu kan cewek yang di goncengan sama baskara, siapa lo " ucap abel menunjuk nunjuk luna


" apaan lo main tunjuk tunjuk teman gue " ucap vanesha tak terima


" tau nih mak lampir datang datang main marah marah awas cepat tua lo " lanjut felisia


"diam kalian gue mau ngomong ama ni orang"

__ADS_1


ucap abel


" ngelunjak nih lama lama mak lampir " sahut samudra.


" siapa nya baskara lo hah" tanya abel mendorong luna membuat luna hampir terjatuh untung saja ada baskara di belakang luna sehingga luna tak jatuh


" luna pacar gue " jawab luna


mendengar itu apa yang dikatakan baskara sontak membuat nya terkejut termasuk luna sendiri


" whatt... bukanya dia yang nyuruh buat ngerahasiain ini semua kok malah dia yang kasih tau " batin luna yang kebingungan


" p-pa-car baskara lo bohongan kan " tanya abel yang masih tak terima


" iya ,jadi lo nggak usah deket sama gue " jawab baskara tegas


" rasain tuh mak lampir " ucap alden tertawa dan di ikuti oleh yang lainnya


abel yang kesal sekaligus tak terima langsung marah


" gue nggak bakal buat kalian berdua bahagia" ucap abel lalu pergi.


" yah kalah saing kok ngancam sih Mba malu dong " teriak samudra pada abel


setelah abel pergi semuanya langsung merapat dan bertanya tanya kapan luna dan baskara berpacaran


" kalian berdua pacaran kok bisa gimanaa caranya " tanya el


" ya e begitu " jawab luna yang tak tau harus menjawab apa


" kalian kapan jadian nya " tanya vanesha


" seminggu yang lalu " ucap baskara datar


" jadi mereka beneran udah jadian ya " batin alan yang rasanya hati nya tersayat pisau.


alan yang tak kuat melihat luna langsung pergi dan meninggalkan tempat duduk mereka menuju rooftop sekolah, luna yang melihat alan pergi merasa tak enak karena identitas nya dengan baskara


" gue kayaknya harus ngejelasin ke alan deh " batin luna


" guys gue ke toilet bentar ya " ucap luna pada teman nya lalu pergi menyusul alan


luna mencari kesana sini namun ia tak juga menemui alan pada akhirnya ia bisa menemukan alan yaitu di rooftop atas


" a-alan " panggil luna


" eh luna kenapa " tanya alan


" gue minta maaf " ucap luna


" minta maaf buat apa unaa lo nggak salah " jawab alan


" karena gue nggak masih tau lo tentang gue dan baskara " ucap luna menahan tangis nya


" padahal lo sahabat terbaik gue tapi gue malah nyembunyiin ini dari lo " lanjut luna yang kini tak bisa menahan tangis nya


" nggak papa una udah lo nggak usah nangis nggak papa kok " ucap alan menenagkan


" sama satu hal lagi yang paling penting kalau gua ama baskara nikah minggu depan " ucap una,mendengar itu alan langsung terkejut


" lo becanda deh mana ada lo masih SMA luna " ucap alan tertawa.


" tapi ini beneran lan gue udh di jodohkan sama bunda dan ayah dan gue mohon tolong rahasiain ini dari teman teman yang lain lan " ucap luna sambil menghapus air matanya

__ADS_1


" gue bakal jaga kok rahasia ini lo tenang aja " ucap alan sambil tersenyum


" sesak... sesak banget na... hati gue kayak di cabik cabik na.... " batin alan


__ADS_2