
kini seorang gadis tengah tertidur pulas padahal waktu menunjukan pukul 06.50 pagi seperti tidak ada beban dihidup nya tiba tiba pintu terbuka dan menampil sosok perempuan yang ternyata adalah ibu dari sang gadis
" ASTAGFIRULLAH LUNAAAAA BANGUN KAMU " Teriak rani membangunkan anak nya sambil menarik selimutnya
" hmmm apa sih bun masih ngantuk " sahut sang gadis yang bernama luna dengan khas orang bangun tidur
" APA SIH APA SIH! INI UDAH JAM BERAPA UNAA KAMU ENGGAK SEKOLAH HAHH" ucap rani yang sedang emosi
sontak luna langsung bangun dari tempat tidurnya dan melihat jam yang telah menunjukkan pukul 07.00 yang membuat nya terkejut
" AAAA BUNDAAAA KENAPA NGGAK BANGUNIN UNA DARI TADI " Teriak luna dan langsung lari ke kamar mandi
" Bunda sudah bangunin kamu dari tadi sampai teriak teriak kamu aja yang kebo"omel rani.
tak butuh waktu lama akhirnya luna siap di baju sekolah baru nya, benar luna pindah sekolah awalnya dia sekolah dibandung namun ya terpaksa pindah karena urusan ayah nya
awalnya sulit pindah disaat kelas Xll namun karna pemilik sekolah itu kenal dengan ayah nya luna ,luna pun dapat masuk dengan mudah
" Tidur nya kayak kebo sulit banget dibangun kan, bagaimana kalau kamu punya suami " ucap rani yang masih marah dengan anaknya
" apaan sih bun masih SMA juga, udh deh una mau berangkat " ucap luna lalu menyalimi tangan rani dan pergi bersama andra ayahnya
Di sisi lain tepat dikelas Xll ips-1
" weh guys kalian udh tugas MTK nggak " tanya alden pada teman teman nya
meski baskara dan teman teman nya adalah genk motor mereka adalah siswa siswa yang pintar termasuk baskara siswa yang masuk 3 besar
" udh " jawab el pada alden
" liat dong gue lupa semalam kalau gue kerjain keburu masuk " ucap alden
" bukan nya gue udh ingatin lo semalem " jawab el
" Please el help me, I really need it " ucap alden merayu el
" enggak " jawab el
" pelit lo " balas alden
lalu menatap alan ingin mencontek jawabanya belum saja ya mengucapkanya alan sudah lebih dulu mengatakan tidak
" yaelah kalian semua pelit " gerutu alden frustrasi
tiba tiba gibran datang membawa bukunya dan menyerahkan nya pada alden
" nih contek punya gibran aja " ucap gibran
" bener nih makasih banget ya sahabat ku ini" ucap alden pada gibran
" sama sama " jawab gibran
tak lama kemudian alden pun selesai dengan contekan nya dan bel masuk berbunyi, tak butuh waktu lama bu Rita guru matematika yang paling ditakuti masuk ke kelas sambil di ikuti oleh seorang gadis di belakang nya
__ADS_1
" selamat pagi semuanya " salam bu rita
" PAGI BUU " jawab seluruh siswa
" Hari ini kalian akan memiliki teman baru, baik lah nak perkenalkan diri kamu " suruh bu Rita
" Hai semuanya perkenalkan nama ku ALUNA GRANIA SYEIRA pindahan dari bandung semoga kita bisa menjadi teman baik " ucap luna
Alan yang awalnya sibuk dengan bukunya sontak melihat gadis itu, dan benar saja itu una sababat kecilnya saat di bandung
" UNA " panggil alan untuk memastikanya ,
luna langsung melihat ke sumber suara ia terkejut ternyata di sini ada alan
" alan " jawab luna sambil kegirangan dan melambaikan tangannya
" eh kalian udh saling kenal " tanya samudra
" dia sahabat kecil gue waktu dibandung " jawab alan sambil tersenyum
teman temannya yang melihat alan tersenyum selebar itu sontak kaget karna seorang alan sangat sulit untuk menunjukkan experesinya, tapi jangan lupakan baskara yang kini sedang sibuk dengan pulpenya
" sudah sudah nanti saja kalian kenalannya, sekarang luna kamu boleh duduk di samping baskara, baskara angkat tangan kamu " perintah bu Rita agar dapat di kenali oleh luna
baskara pun mengangkat tangannya, melihat itu luna langsung berjalan ke bangkunya
" hai " sapa luna pada baskara namun hanya di balas deheman oleh baskara yang masih sibuk dengan pulpen nya
" ya allah dingin banget ni orang " batin luna dan langsung duduk
setelah 3 jam bu Rita menerangkan materinya yang membuat otak siswa rasanya ingin pecah akhirnya waktu yang sangat dinantikan oleh para siswa yaitu bel istirahat telah berbunyi
seluruh siswa pun keluar kelas dan terpencar begitu juga dengan luna yang sedang berjalan menuju kantin, tiba tiba ada seseorang yang memeluk nya dari belakang yaitu felisia
" una lo beneran pindah ke sini gue kira lo cuma bercanda " ucap vanesha
" nggak lah masa gue bohongin kalian berdua sih " jawab luna
vanesha dan felisia adalah sahabat luna saat masih smp sedangkan alan adalah sahabatnya saat masih di TK dan BTW vanesha dan felisia beda kelas dengan luna ya mereka di kelas Xll ipa - 2
" ya udh kita ke kantin yuk gue udh laper nih " sahut felisia
mereka pun pergi ke kantin setelah berbelanja vanesha mengajak mereka ke meja tempat baskara dan teman temannya
" hai guys " sapa vanesha dan di sambut baik oleh mereka
" luna sini " panggil alan dan menyuruhnya duduk di samping nya luna yang sudah mengenal alan pun menurut dan duduk di samping alan
" ada di balik batu nih " sahut samudra
" hai lunaa" sapa gibran
__ADS_1
" hai " sahut luna ramah
" lo kok bisa pindah ke sini na " tanya gibran
" gue pindah karna ayah gue ada urusan di sini jelas luna dan gibran pun hanya ber-oh Riya
" bunda sama ayah apa kabar una " tanya alan
" baik kok, kalau kamu sama orang tua kamu ?" tanya balik luna
" baik juga " jawab alan
luna yang asik bercanda dengan teman temannya tiba tiba melirik ke arah baskara yang sedang tertidur dengan menutup mukanya dengan buku
" dia tidur? " batin luna
samudra yang menyadari bahwa luna sedang memperhatikan baskara dengan kebingungan pun langsung menjelaskan nya
" Dia baskara ketua genk ini " ucap samudra
" genk? " tanya luna
" iya ,genk motor namanya genk thunder tapi jangan takut kita bukan genk berandalan kok tenang aja "ucap samudra
" bener, meskipun baskara orangnya cuek dan dingin dia aslinya peduli kok sama temannya, itu kalau lo penasaran sama dia " jelas alden
luna pun hanya pengangguk paham
" dan sahabat kecil lo itu wakil genk ini " tambah el
" dan vanesha juga satu satu nya perempuan di genk ini " lanjut el
" sha lo ikut? " tanya luna
" hehe iya " jawab vanesha cengingiran
" kalau Chia " tanya luna pada felisia
" ye una bagaimana gue masuk ke genk motor gue aja ngga tau bawa motor " jelas felisia
" jangankan bawa motor naik sepeda aja lo jatoh " tambah samudra
sontak membuat semuanya tertawa
tak terasa akhirnya sudah waktu pulang baskara dan teman teman nya masih ada di parkiran
" bas lo ke beskem kan ntr malam? " tanya el
" sorry gue masih nggak bisa soalnya ada urusan bareng bokap gue ntar malam " jawab baskara
" ouh ya udh deh kalau gitu " ucap el
malamnya anggara menghampiri putranya di kamar
__ADS_1
" kamu ingat kan sekarang ada yang seseorang yang mau papa kenalin ke kamu" tanya anggara
" ingat kok pa " jawab baskara