Bebas Di Dunia Lain

Bebas Di Dunia Lain
Anak Malang & Teman Baru


__ADS_3

Kami telah sampai di IbuKota Sihir. kami masih ketakutan karena Ras Penyihir ini Tak butuh Pahlawan yang mempunyai Ras Manusia.


Schier: *gemetar*


Ichi: kamu tenangkan diri ya..


Schier: bagaimana cara nya.. aku terlalu takut


Ichi: kamu dekatkan tubuhmu ke sini-


*Langsung memeluk*


Ichi:j-jangan seperti ini...


Schier: gimana dong...


Ichi: pegang saja tanganku


(dia benar benar memegang tanganku!)


Schier: kita akan di bawa kemana??


Ichi: ke Istana...


*di Istana*


Menteri: selamat datang di Istana Tuan Pahlawan... hm? sepertinya kalian Ras Manusia!


Schier, Ichi & Eadiu: !!!


Menteri: Sudah kuduga.. dasar Raja Schelmes!!


Ichi: tenangkan diri kalian!


Menteri: kami salah panggil, silahkan pergi dari sini!


Ichi: dimana Raja?


Menteri: kau tak dengar ya..? kubilang Pergi dari Sini! kami salah panggil!


Ichi: apa maksudnya Salah Panggil, BOTAK!


Menteri: sialan kau! memanggil ku Botak!! kau mengejeku... Manusia Lemah


Eadiu: jaga omonganmu!!


Menteri: siapa kau?!


Eadiu: aku Pahlawan Sihir


Menteri: berani nya kau!! menjawab pertanyaanku!!


Ichi: bukankah kamu bertanya?


Menteri: cih! rendahan... Penjaga, Usir mereka dari Istana!!


Eadiu: sial.. siapa sih dia? berani sekali mengusir kita


Ichi: dari sikap dan tahtanya, mungkin dia adalah sang menteri


Eadiu: dia tak pantas..!


Ichi: aku setuju...


Schier: bagaimana ini??


Ichi: lebih baik, kita tinggal di Ibu Kota dulu


Eadiu: benar itu... aku setuju


Kami melihat Pasar IbuKota. Sangat Ramai dan Damai. Kami membeli Apel dan memakannya. dan melihat Rumah Warga.


Penjahat: mana uang!


Pedagang: tak ada... aku tak ada!!


Penjahat: kau!! mau melawan ya..?!


Pedagang: i-ini uangku.. jadi, tak ada untukmu!


Penjahat: dasar..!!


Ichi: *mengeluarkan pedang nya* eh? kok tak ada?!


Eadiu: Sihir Pemunculan! Pedang! *muncul di tangan Eadiu*


Eadiu: *melemparnya ke Ichi* pakai!!


Ichi: *lari dan berteriak* terimakasih bantuannya


Ichi: *berusaha melindungi* Tak akan kubiarkan kau menyakitinya!! *sambil teriak*


Penjahat: *terjatuh pedangnya* sialan kau!! *menyerang tangan kosong*


Ichi: *menghindar dan serang balik dengan tendangan Ichi* Pergi kau!!


Penjahat: b-baik!!


Ichi: *menghampiri pedagang* kau baik baik saja?


Pedagang: aku kehilang uang ku


Ichi: kalau boleh tau berapa?


Pedagang: 50 Hijau


Ichi: *memberi 50 Hijau*


Pedagang: *senang* Te-terimakasih!! *melihat pedang Ichi* kau adalah pahlawan Dua pedang pendek!! *memberi penghormatan* sekali lagi makasih!!


Eadiu & Schier: *datang dan tersenyum*


Ichi: *tersenyum*


Pedagang: *melambai lambai* hati-hati di perjalanan mu Pahlawan!!


Ichi: *teriak* ya! kami akan berhati-hati!!


*dalam Hutan*


Ichi: kita istirahat dulu...


Eadiu: kau lelah?


Ichi: apakah kau gila? lihat Schier dia yang ku maksud


Eadiu: aku setuju...


Schier: *tersenyum* makasih Ichi


Ichi: *tidur*


Schier: lebih baik kita masak makanan bukan??


Eadiu: iya.. seharusnya aku ada sedikit makanan dari IbuKota tadi.. *mengecek ransel nya* oh tidak! makanan ku ternyata sudah habis


Schier: tapi aku mempunyai dua Roti saja. aku kasihan dengan Ichi, dia belum makan sejak tadi siang


Eadiu: aku tak usah lebih baik untuk Ichi-kun saja


Schier: *tetap tegas* tidak! buat kamu saja.. aku akan mencari untuk makan malam!


Eadiu: hei! jangan kemana mana! ini sudah larut malam!


Schier: tak apa.. karena dia orang baik


Eadiu: *terdiam* jadi... aku ini kurang baik? betul seperti itu?!


Schier: tidak, bukan seperti itu- *kepotong*


Eadiu: tak apa... aku memang seperti itu *memakan roti* aku akan mengikutimu


Schier: lalu siapa yang menjaga Ichi??


Eadiu: dia akan aman karena sudah kuberikan sihir pelindung perisai


Schier: tuh... kan kamu juga terlihat baik


Eadiu: ku kira aku tidak seperti itu


Schie: baik... menunggu apa lagi? mari kita mencari makanan!! *pergi mencari bahan makanan*


Eadiu: *ikut bersama Schier*


Ichi: *terbangun* tak ada orang? apa ini? *memegang* pelindung perisai? apakah mereka sedang ada pekerjaan? aku juga akan membantu semaksimal ku tapi, aku ingin mencoba kekuatan special! *Pemberhentian waktu* nah aku akan pergi di sekitar hutan ini.. dan aku akan membeli apapun di IbuKota lagi. Tenang saja... mereka akan bergerak tapi aku disana mereka melihatku sedang tidur seperti tadi dan aku belanja dengan tanpa gangguan.


Ichi: Ranselku penuh! satu satunya adalah membunuh monster kecil di tempat luar kota! untuk memperluas Ranselku


*Hutan Yawn*


Hutan ini bermunculan Monters sangat lemah namun, Mendapatkan EXP besar. hanya Hutan inilah yang memunculkan Monster Sangat lemah ini di Negeri Sihir ini. Hutan Yawn adalah nomer satu dari Hutan yang lain.


*Eadiu dan Schier Berada*


Schier: aku menemukan bahannya!! mari kita pulang- *terkejut*


banyak sekali prajurit IbuKota


Schier: apa apan ini?!


Eadiu: *terdiam*


Schier: katakan kepadaku apa yang kamu lakukan!


Eadiu: *terdiam*


Pisfi: bagus Eadiu!! kamu melakukan nya


Eadiu: kalau begitu apakah aku bebas?!


Pisfi: ya...


Eadiu: terimakasi- *terbunuh*


Pisfi: kau tak semudah itu kabur


Schier: *panik* apa apaan itu... !! *terjatuh*


Pisfi: *mendekat Schier*


Schier: *menggerak-gerak kaki* jangan mendekat!!


Pisfi: hahaha baguslah kau seperti itu... karena akan kubunuh kau


Schier: *panik* menjauh dariku!!!

__ADS_1


*Suara Kaki berlari*


*suara rumput*


Rifstar: *melempar bom asap* *mengambil Schier dan kabur*


Rifstar: kamu tak apa?


Schier: a-aku.... a-aku... sangat takut... !! *memeluk Rifstar*


Rifstar: ******** itu harus kubunuh!! sebentar


Schier: kumohon jangan lama-lama


Rifstar: *diatas pohon* *membidik panah* *melepas tembakan*


*terkena target*


Pisfi: aaa *terbunuh*


Rifstar: tinggal semut nya saja *turun dari pohon dan membantai sisah nya*


Rifstar: *mengecek siapa itu Pisfi* sial... dia adalah Pemimpin Pasukan penyerang Ibu Kota. ini akan Bahaya!! *kabur*


Schier: dimana orang itu?? apa dia terbunuh...?! a-aku harus kembali!!


*berlari*


*Ichi Berada*


Ichi: *tebas Slime dengan pedang nya* Hiyaa!


*monster Kelinci*


Ichi: Kelinci?! tak masalah! *tebas dengan Pedang nya* aa.. terlalu mudah


Ichi: sisah satu saja? ini mudah *mendekati kelinci* *tebas* *pedang patah*


Ichi: haah?! pedang satu ku!


*Ibu Kota*


Ichi: sial... aku kehilangan Satu Pedang Palsu ku... *masuk*


Ichi: permisi.. apa ada pedang berbentuk pendek?


Sakura: selamat datang! kamu mencari pedang seperti itu? tentu nya kami mempunyai nya!


Ichi: bagus! aku akan melihat-lihat nya


Sakura: disini!!


Ichi: aku akan kembali.. terimakasih ya


Sakura: kalau mau belanja lagi, datang lah disini! aku ada disini


Ichi: baik *tersenyum*


*berlari* *berlari*


*kembali seperti semula*


Ichi: *terbangun* kamu... kenapa?


Schier: Ichi-Kun!! *memeluk lebih erat*


Ichi: aduh...!


Ichi: jadi, kamu hanya khawatir aku terbunuh? itu saja? lalu, dimana Eadiu?


Schier: ....dia terbunuh


Ichi: apa?!


Schier: aku tak tau akan terjadi tapi, dia membawa pasukan Ibu Kota


Ichi: gawat! kita pasti akan berurusan dengan Ibu Kota


Schier: Ichi-kun Ichi-kun *ketawa* Ichi-kun


Ichi: kau memanggilku tiga kali lho


kenapa?


Schier: *menangis* aku hanya senang kau tak apa apa


Ichi: ya ampun padahal sudah kubilang tadi *bunyi perut*


Schier: *tertawa lembut* kamu keroncongan *sedih* tapi, aku tak dapat makanan


Ichi: hhm?? kalau kamu tak ada... apa aku juga tak ada?


Schier: Ichi-Kun...


Ichi: hehee *sambil mengelus kepala sendiri* aku barusan menggunakan sihir lho dan aku membeli makanan! *mengeluarkan makanan lezat* nah makan lah


Schier: baik! kamu ikut makan juga ya


Ichi: tak masalah


dan akhirnya mereka makan bersama di pagi hari.


TEMA: TEMAN BARU


Rifstar: apa?! aku disewa dengan orang itu lagi. apakah aku akan kabur? tidak, aku tetap disini karena disini ada Temanku


Rifstar: (sial...) *keluar dari sel*


Gitta: oho..! kau keluar juga


Rifstar: karena temanku aku akan disisimu!


Gitta: Oho.. bagus juga! aku suka kau


Rifstar: tapi apa boleh budak menyukai bos nya?


Gitta: Oho.. tentu boleh! apakah kamu juga mencintai ku?


Rifstar: a-aku tak tau cinta tapi, aku akan melakukan yang terbaik!


Gitta: kau!! mempermainkan ku! Tangkap dia!


Pengawal: baik!


Schier: apa?! *kabur* (kenapa menjadi seperti ini!)


Schier: *ke Sel Teman nya* Hisawa! ayo ikut bersamaku keluar dari PENJARA ini! *menarik Hisawa*


Hisawa: ...eh


Gitta: tangkap mereka hidup-hidup!!


Rifstar: *kabur*


Hisawa: bagaimana ini...?!


Rifstar: tak apa.. serahkan kepadaku


Hisawa: kita akan kemana?!


Rifstar: ke kota Narsis


Hisawa: baiklah...


Ichi: kita ke Kota Narsis


Schier: Kota Narsis...? itu agak lumayan jauh bukan?


Ichi: iya.. sekarang kita harus bersiap


Schier: *cemburut*


Ichi: kamu kenapa?? kok sedih seperti itu


Schier: e...?? a-aku tak punya Pedang...


Ichi: hah?!


*Ibu Kota*


Schier: apa kau yakin kita tak akan ketahuan?


Ichi: ya aku yakin


Schier: .....


*Ichi tertabrak*


Sakura: Mas yang tadi ?!


Ichi: kamu yang penjual itu ?!


Ichi & Sakura: KENAPA KAU ADA DISINI ?!


*Ichi menceritakan nya*


Sakura: teman mu tak punya Pedang?


Ichi: iya... tapi aku tau kamu tak menjualnya


Sakura: kata siapa aku tak menjual nya?


Ichi: e...? jadi kau menjualnya?


Sakura: tentu..!


*Mereka masuk ke toko*


Sakura: selamat datang di toko Sakura Tools !!


Ichi: kamu mau yang seperti apa?


Schier: aku ingin yang ringan


Sakura: kalau begitu pedang Thief mungkin cocok denganmu


Ichi: (itu sama dengan satu pedang Pahlawanku...)


Schier: *megang pedang nya*


Sakura: cobalah


Schier: *mengayungkan pedang* sangat enteng !!


Sakura: ya kan! gimana? cocok dengan mu?

__ADS_1


Schier: sangat ringan.. ini cocok denganku


Ichi: *datang ke Schier* jadi, apa kamu ingin memilih yang itu?


Schier: ya!


Ichi: teman ku milih yang ini


Sakura: baik ! pembayaran nya ikut aku


*di kasir*


Sakura: total nya 2 Orens


Ichi: baik ini dia *memberi 2 Orens*


Schier: Ichi-kun bukan nya itu- *dipotong*


Ichi: tak apa *tersenyum*


Ichi: oh ya... Photo itu..


Sakura: *mengambilnya* oh.. ini adalah Photo sahabat ku, salah satu nya... menjadi budak


Schier: budak?! kemarin aku dibantu oleh budak Ichi-kun!


Ichi: mungkin dia adalah sahabat mu


Sakura: Rifstar... *dengan suara pelan*


apakah kamu akan berpetualang? aku akan ikut bersama mu!


Ichi: .....


Schier: boleh! kami tujuan nya akan ke Kota Shi!


Sakura: baik! mohon bantuan nya!


Ichi: b-baik... aku juga


Schier: mohon bantuan nya Sakura-san


*diperjalanan sambil jalan*


Sakura: kenapa kita mengambil jalan kaki?! aku punya kuda lho! K-U-D-A !!


Ichi: kami menjadi buronan Ibu Kota.. mana mungkin kita bisa selamat jika memakai kendaraan berisik seperti itu


Sakura: kamu benar juga..


Schier: *tersenyum*


Sakura: aku ingin bertanya.. apa boleh?


Ichi: silahkan...


Sakura: kenapa kalian hanya berdua? dimana teman kalian?


Schier: dia.... *dilanjutkan oleh Ichi*


Ichi: dia sudah terbunuh...


Sakura: tak mungkin...!


Ichi: aku telah menghilangkan dia dengan mudah... aku sangat ceroboh


Schier: itu bukan salah Ichi-kun ! sebenarnya aku yang salah..


Ichi: tidak... ini salah ku.. bisa bisanya aku bersantai sedangkan kalian sedang membantuku...


Sakura: *memegang bahu Ichi* tak usah bersalah... Tragedi seperti itu pasti akan terjadi, pasti ada alasan juga 'kan?


Ichi: ya... kamu benar


*di tempat Rifstar*


Rifstar: kita sudah sampai... tutupi kepala mu dengan selendang ini


Hisawa: baik... aku akan memakai nya


Rifstar: bagus


*pintu masuk*


Penjaga Pintu: kalian budak Ibu Kota ya!


Rifstar: (sial! kami ketahuan !!) *memukul perut Penjaga Pintu*


Penjaga Pintu: *pingsan*


Hisawa: cepat nya bertindak...


Rifstar: ya kamu harus lebih waspada lagi!


Hisawa: baik


*mereka berhasil masuk Ke kota Shi*


budak Kota Shi: lihat ! mereka budak bukan?! kenapa dia bersantai begitu!


Rifstar: sial! kita masih bisa di kenali ! lari Hisawa! *lari*


Hisawa: *lari*


Rifstar: kita sebaik nya keluar dari Kota Shi!!


Hisawa: baik


*sambil berlari keluar*


*Pintu Utama*


Rifstar: sial... kita ada di Pintu Utama !


Pasukan Kota Shi: Tangkap Mereka !!


Penjaga Pintu Utama: siap!


Penjaga pintu utama: kalian ingin kemana? budak yang malang..


Rifstar: *memukul*


*tapi Penjaga Pintu Utama yang duluan memukul Rifstar dan Dia pingsan*


Rifstar: *pingsan*


Hisawa: Rifstar!!


*mereka di bawa ke ruangan Budak Kota Shi*


*Ichi Berada*


Ichi: y okay... Kita sudah sampai!!


Schier: akhirnya...


Ichi: kalian siap masuk?


Sakura & Schier: siap!


*di depan Pintu Utama*


Penjaga Pintu Utama: kalian harus menjawab pertanyaanku


Ichi: Ok


PPU: kalian dari mana?


Ichi: kami dari Ibu Kota


PPU: *ting tong* baik.. selanjutnya


PPU: kalian bekerja sebagai apa


Schier: *biar aku yang jawab* Ichi: ya! "Kami sebagai Petualang"


PPU: *ting tong* dan terakhir.. apakah kalian... Buronan?


Ichi: (gawat !)


Sakura: kami bukan Buronan


PPU: *ting tong* kalian lolos, silahkan masuk


Ichi: kenapa kalian bisa lolos?


Sakura: biar kuperjelaskan.. alat itu bisa mendektesi kebohongan namun, jika kita bersamaan dan Satu orang di antara mereka orang jujur walaupun dia berkata "kami/kita" jadi, mereka selamat


Ichi: oh.. begitu tapi, kenapa jawaban Schier betul??


Schier: tak tau...


Sakura: gawat...


*baru mereka masuk ke Kota Shi dan mereka langsung di kelilingi oleh prajurit Ibu Kota*


Ichi: kenapa harus Prajurit Ibu Kota lagi sih !! kemana prajurit raja??


*tiba tiba Rily datang lalu menembak semua prajurit dengan panah*


*Rily bersama Mereka*


Rily: apakah kalian tak apa?


Schier: ya kami tak apa


Ichi: kamu... siapa?


Sakura: kalian berdua!! bersopan lah kepadanya dia adalah sang putri !! *menunduk* salam putri


Rily: iya Salam.. *senyum* *dekat Ichi*


kamu siapa?


Ichi: aku Pahlawan Dua Pedang Pendek *menunduk hormat*


Rily: lalu kamu? *menatap Schier*


Schier: aku Adalah Pahlawan Penyembuh


Rily: aku adalah Putri Sihir *salam ala Kerajaan* semoga bisa berteman dengan kalian


Sakura: hehe.. mustahil dengan Putri Kerajaan


Ichi: baik.. dengan senang hati

__ADS_1


Rily: *tersenyum* mari ke istana


*mereka sedang di perjalanan menuju istana*


__ADS_2